Skip to main content
Iklan

Lifestyle

Vanness Wu ikut Hyrox Beijing sehari usai insiden BAB viral

Member F4 itu bersama rekan setimnya berhasil mencapai garis finis dengan catatan waktu 1 jam, 11 menit, dan 53 detik, tetapi warganet justru penasaran dengan kondisi venue.

Vanness Wu ikut Hyrox Beijing sehari usai insiden BAB viral

Penyanyi keturunan Taiwan-Amerika, Vanness Wu, dalam ajang Hyrox Beijing baru-baru ini. (Foto: Instagram/vannesswu)

Hyrox berkembang menjadi salah satu ajang olahraga yang paling hype dalam beberapa tahun terakhir.

Namun, kehebohannya naik ke level yang benar-benar berbeda setelah atlet Hyrox asal Australia, Joanna Wietrzyk, viral karena buang air besar (BAB) di tengah perlombaan pada Sabtu (12/9) dalam ajang Hyrox di Beijing.

Atlet berusia 22 tahun itu mengalami inkontinensia usus di tengah kategori Women's Pro, tetapi tetap melanjutkan perlombaan meski sejumlah klip yang beredar memperlihatkan kotoran terlihat di kakinya. Wietrzyk kemudian berhasil memenangkan perlombaan di kategori tersebut.

Berdasarkan unggahan Instagram-nya, penyanyi Taiwan-Amerika Vanness Wu ternyata ikut berpartisipasi tepat keesokan harinya, pada 13 September 2026, hanya sehari setelah insiden yang dialami Joanna Wietrzyk.

Pihak penyelenggara mengatakan, venue telah dibersihkan dan didisinfeksi secara menyeluruh setelah insiden tersebut, sementara peralatan terkait juga diganti sebelum acara dilanjutkan keesokan harinya.

Ya, tepat pada hari ketika member F4 berusia 48 tahun itu dan para peserta lainnya memulai perlombaan.

Wu dan rekan-rekan setimnya disebut akhirnya berhasil melewati garis finis dengan catatan waktu 1 jam, 11 menit, dan 53 detik.

Namun, netizen tampaknya jauh lebih penasaran dengan kondisi venue setelah insiden BAB tersebut. Banyak dari mereka berbondong-bondong memenuhi kolom komentar untuk menanyakannya.

Beberapa bertanya apakah ia sempat "mencium baunya" atau "menginjak" kotoran tersebut, sementara netizen lain berkomentar, "Semoga kamu tidak kebagian stasiun yang ada kotorannya."

Namun, seorang penggemar justru bercanda, "Stadionnya wangi banget hari ini!" berkat kehadiran Wu.

Menanggapi insiden tersebut, pihak penyelenggara mengeluarkan pernyataan dan memastikan bahwa mereka memiliki "prosedur yang jelas terkait kontaminasi biologis dan penanganan medis".

"Kami memahami bahwa hal ini wajar jika menimbulkan rasa frustrasi, pertanyaan, dan pandangan yang kuat di dalam komunitas kami," tulis mereka.

"Kekhawatiran tersebut valid dan, sebagai penyelenggara, kami harus siap mendengarkannya, memeriksa apa yang terjadi, serta bertanggung jawab untuk terus melakukan perbaikan."

Meski demikian, mereka mengingatkan bahwa tidak ada tempat di komunitas mereka untuk "ancaman kekerasan atau dorongan untuk menyakiti seorang atlet", yang menurut pihak penyelenggara terjadi sepanjang akhir pekan tersebut.

"Siapa pun yang teridentifikasi melakukan perilaku seperti ini, baik melalui komentar, pesan langsung, maupun media sosial, akan dilarang secara permanen mengikuti seluruh ajang Hyrox," tegas mereka.

Pihak penyelenggara juga tengah dalam proses mengidentifikasi orang-orang yang bertanggung jawab sebelum tindakan lebih lanjut diambil.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: CNA/ps(ar)

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan