Skip to main content
Iklan

Indonesia

Matahari merah pekat hebohkan warga Medan, ini penjelasan BMKG

Kondisi haze terpantau di Medan dan sekitarnya ketika fenomena terjadi.

Matahari merah pekat hebohkan warga Medan, ini penjelasan BMKG

Video viral mathari merah pekat di Medan, Minggu (6/9/2026). (Instagram/medantalk)

MEDAN: Penampakan matahari berwarna merah pekat menghebohkan warga Medan setelah videonya beredar di media sosial. BMKG memastikan fenomena tersebut merupakan efek optik akibat partikel di atmosfer dan bukan karena matahari benar-benar berubah warna.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @medantalk, matahari terlihat berbentuk bulat dengan warna merah pekat hingga memicu pertanyaan warganet mengenai penyebab fenomena tersebut.

"Heboh matahari merah pekat, tanda apa," tulis akun tersebut, dikutip Senin (7/9).

BMKG Wilayah I menjelaskan penampakan tersebut dipengaruhi keberadaan partikel di atmosfer, seperti aerosol, debu, maupun asap.

Partikel-partikel tersebut memengaruhi proses perambatan cahaya matahari sebelum mencapai mata manusia.

"Partikel di atmosfer seperti aerosol, debu, maupun asap yang memengaruhi proses perambatan cahaya matahari," demikian keterangan BMKG Sumut, dilansir detikSumut, Selasa (8/9).

Menurut BMKG, partikel di atmosfer menyebabkan cahaya biru lebih banyak dihamburkan. Akibatnya, cahaya yang mencapai mata manusia lebih didominasi warna merah atau jingga.

Efek tersebut akan terlihat lebih jelas ketika posisi matahari masih rendah di cakrawala, terutama pada pagi atau sore hari.

"Efeknya akan semakin terlihat ketika posisi matahari masih rendah seperti pagi ataupun sore hari," jelas BMKG.

Dalam kasus di Medan, BMKG Wilayah I menduga keberadaan aerosol di atmosfer menjadi faktor yang memengaruhi penampakan matahari.

Saat fenomena tersebut terjadi, kondisi atmosfer di Medan dan sekitarnya terpantau mengalami haze atau udara kabur pada sore hingga malam hari.

BMKG menegaskan warna merah yang terlihat merupakan hasil interaksi cahaya dengan kondisi atmosfer, bukan perubahan pada matahari itu sendiri.

"Jadi fenomena matahari tampak merah yang dilihat warga Medan kemarin merupakan efek optik atmosfer. Bukan berarti mataharinya berubah warna, tetapi cahaya matahari mengalami proses hamburan dan penyaringan oleh kondisi atmosfer sebelum sampai ke mata penglihat," ucapnya.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ew(da)

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan