Perebutan Kuasa - Berburu Galium
Galium sangat penting bagi teknologi hijau dan China memasok 90 persen dari kebutuhan dunia. Maka, ketika China mulai membatasi ekspor galium, dunia sontak mencari-cari negara lain yang memiliki sumber daya yang berharga ini.
Perebutan Kuasa - Berburu Galium
Galium sangat penting bagi teknologi hijau dan China memasok 90 persen dari kebutuhan dunia. Maka, ketika China mulai membatasi ekspor galium, dunia sontak mencari-cari negara lain yang memiliki sumber daya yang berharga ini.
Perebutan Kuasa
Negara-negara Barat berlomba-lomba mengamankan pasokan logam kritis, termasuk logam tanah jarang. Bahan-bahan ini penting bagi teknologi tinggi—dari sektor pertahanan hingga transisi menuju masa depan rendah karbon. Namun, China masih mendominasi pasar untuk sebagian besar komoditas strategis ini.
Bagaimana Tiongkok bisa memegang kendali, dan mengapa persaingan kian memanas? Kartik Kuna menelusuri setiap mata rantai pasokan untuk mencari jawabannya, dimulai dari sebuah tambang logam tanah jarang yang baru beroperasi di Australia Barat. Mengapa perlu lebih dari 10 tahun hingga tambang ini akhirnya bisa berjalan?
Perjalanannya berlanjut saat rantai pasokan itu melintasi dunia—dari Malaysia hingga Tiongkok—dua pemain penting dalam pengolahan hilir logam tanah jarang. Namun, mengapa Malaysia menolak keberadaan pabrik pengolahan ini?
Dan ketika Tiongkok mengumumkan larangan ekspor gallium dan germanium, Kartik menuju Vietnam untuk memahami mengapa sumber daya gallium yang berharga di negara itu belum dimanfaatkan.