Efek Internet ke Parenting: Bikin Gampang Atau Sulit? - Bagian 2
Bayi lahir dan tumbuh dengan cepat. Orangtua harus memonitor banyak hal, mulai dari tonggak pertumbuhan seperti asupan makanan padat, hingga tangisan yang kerap tak terkendali. Menyesuaikan diri dengan kehidupan setelah kelahiran bayi tidaklah mudah. Apakah internet membantu mereka atau justru menjadi hambatan?
Efek Internet ke Parenting: Bikin Gampang Atau Sulit? - Bagian 2
Bayi lahir dan tumbuh dengan cepat. Orangtua harus memonitor banyak hal, mulai dari tonggak pertumbuhan seperti asupan makanan padat, hingga tangisan yang kerap tak terkendali. Menyesuaikan diri dengan kehidupan setelah kelahiran bayi tidaklah mudah. Apakah internet membantu mereka atau justru menjadi hambatan?
Efek Internet ke Parenting: Bikin Gampang Atau Sulit?
Mengasuh anak bukan hal yang mudah. Tapi apakah semuanya jadi lebih sulit di era internet?
Sebelum internet, orangtua muda biasanya mengandalkan saran kakek-nenek, orangtua, teman dan kerabat yang berniat baik—mungkin ditambah masukan dari buku dan doktor. Kini, nasihat datang dari segala arah. Internet menawarkan lautan informasi yang nyaris tak ada habisnya, dan sering kali saling bertentangan. Lalu, bagaimana orangtua baru menavigasi banjir informasi ini tanpa tenggelam di dalamnya?
Dalam seri dua bagian ini, kita mengikuti pengalaman orangtua muda di Singapura menghadapi apa yang disodorkan internet—mulai dari masa kehamilan hingga tahun-tahun awal kehidupan anak. Bagaimana mereka memilah informasi dan menentukan apa yang paling cocok untuk keluarga mereka? Bagaimana mereka menjadikan internet sebagai sekutu, menghadapi tekanan media sosial dari “ibu super” dan “ayah sempurna”, lalu mematikan kebisingan yang tak perlu?