Skip to main content
Iklan

Teknologi

Harga MacBook dan iPad naik drastis imbas krisis cip memori AI

MacBook Neo, yang seharusnya menjadi MacBook yang paling terjangkau, juga tidak luput dari kenaikan harga.

Harga MacBook dan iPad naik drastis imbas krisis cip memori AI

MacBook Neo ditenagai cip A18 Pro, yang biasanya digunakan pada lini iPhone 16 Pro. (Foto: Dok. Apple)

SAN FRANCISCO: Apple pada Kamis (25/6) resmi menaikkan harga iPad dan MacBook karena sudah tidak bisa lagi menahan lonjakan biaya cip memori dan penyimpanan yang dipicu pembangunan pusat data AI dalam skala besar.

Langkah ini tidak memengaruhi iPhone yang masih menjadi sumber pendapatan terbesar Apple. Namun, harga awal MacBook Neo, laptop paling terjangkau Apple yang ditujukan untuk merebut pangsa pasar dari laptop Windows dan Chromebook murah, kini naik dari US$599 (Rp10,7 juta) menjadi US$699 (Rp12,5 juta), hanya beberapa bulan setelah pertama kali diluncurkan.

Kenaikan harga ini menunjukkan bahwa bahkan perusahaan elektronik terbesar di dunia dengan jaringan rantai pasok yang begitu besar pun tetap tidak kebal terhadap lonjakan harga memori, yang tentu saja memperburuk prospek penjualan smartphone dan PC.

Produsen memori seperti Micron dalam beberapa bulan terakhir memprioritaskan pesanan dari pembuat cip kecerdasan buatan (AI) seperti Nvidia. Langkah tersebut membantu mereka mencetak laba dalam jumlah besar, tetapi membuat pasokan untuk produsen perangkat elektronik menjadi terbatas sehingga mereka terpaksa menaikkan harga produk.

"Kami belum pernah melihat kenaikan harga komponen sebesar ini dalam waktu sesingkat ini," bunyi pernyataan Apple, dikutip dari Reuters.

"Selama ini kami telah menanggung kenaikan biaya tersebut agar tidak dibebankan kepada pelanggan. Namun, kini kami telah mencapai titik di mana kami perlu mulai menaikkan harga sejumlah produk, termasuk kenaikan harga iPad dan Mac yang diumumkan hari ini."

Apple menaikkan harga MacBook Air dengan kapasitas penyimpanan 512GB menjadi US$1.299 (Rp23,2 juta) dari sebelumnya US$1.099 (Rp19,6 juta). Sementara itu, MacBook Pro dengan penyimpanan 1TB kini dibanderol US$1.999 (Rp35,8 juta) dari sebelumnya US$1.699 (Rp30,4 juta), berdasarkan daftar harga terbaru di situs resminya.

Di sisi lain, iPad Air dengan kapasitas penyimpanan 128GB naik dari US$599 (Rp10.734.080) menjadi US$749 (Rp13.422.080), bersama sejumlah perubahan harga lainnya.

Apple juga menaikkan harga untuk dua versi speaker pintar HomePod serta perangkat set-top box Apple TV. Saham Apple langsung turun sekitar 0,7 persen usai perubahan harga ini.

Pada April lalu, Apple menyatakan, persediaan yang dimilikinya masih mampu menjaga margin laba kotor tetap berada di atas ekspektasi Wall Street.

Namun, Apple juga memperingatkan bahwa kenaikan biaya memori akan mulai terasa pada akhir bulan ini dan diperkirakan sedikit menekan profit.

"Kami memperkirakan biaya memori akan meningkat secara signifikan," kata CEO Apple Tim Cook dalam konferensi bersama analis pada akhir April.

"Meski kami belum memberikan panduan setelah kuartal Juni, saya bisa mengatakan bahwa setelah periode tersebut kami yakin biaya memori akan memberikan dampak yang semakin besar terhadap bisnis kami," lanjut Cook.

Laptop MacBook Air dengan cip M5 hadir dengan opsi RAM hingga 24 GB dan penyimpanan SSD sampai 1 TB. (Foto: Dok. Apple)

LONJAKAN HARGA MEMORI

Apple belum mengungkapkan langkah lain selain menaikkan harga untuk mengatasi lonjakan biaya memori. "Kami memahami bahwa ini bukan kabar yang diinginkan pelanggan, dan kami terus bekerja tanpa henti untuk menemukan solusi," bunyi pernyataan dari Apple.

Para pakar memperkirakan Apple juga akan menaikkan harga iPhone dalam beberapa bulan ke depan. Mereka menilai kenaikan harga terbaru ini bisa mendorong sebagian calon pembeli untuk mempercepat keputusan pembelian mereka.

"iPhone juga tidak akan lolos, kenaikan harganya tinggal menunggu waktu," kata Nabila Popal, Senior Research Director IDC.

"Apple sangat strategis mengumumkan kenaikan harga sebelum peluncuran iPhone pada musim gugur. Dengan begitu, saat peluncuran nanti fokus utamanya bukan lagi kenaikan harga, melainkan nilai lebih yang ditawarkan jajaran iPhone terbaru."

Harga dynamic random access memory (DRAM), yang digunakan hampir di seluruh perangkat teknologi modern, naik hingga 98 persen pada kuartal pertama 2026. Menurut lembaga pemantau industri TrendForce, harga tersebut diperkirakan kembali melonjak sekitar 58 persen hingga 63 persen pada kuartal berjalan.

Apple menghadirkan empat pilihan warna MacBook Neo, yakni Blush, Indigo, Silver, dan Citrus. (Foto: Dok. Apple)

GARA-GARA PERKEMBANGAN AI

Lonjakan tersebut bahkan dijuluki sebagian pakar sebagai "RAMageddon". Penyebab utamanya adalah pesatnya pembangunan pusat data AI, dengan perusahaan seperti Nvidia menandatangani kontrak jangka panjang bersama produsen memori yang kini berlomba meningkatkan kapasitas produksinya.

Micron pada Rabu mengungkapkan bahwa perusahaan telah mengamankan komitmen kontrak jangka panjang senilai US$22 miliar (sekitar Rp394,24 triliun) dari para pelanggan yang ingin memastikan pasokan cip memori mereka tetap tersedia.

Kenaikan biaya tersebut diperkirakan akan memberikan tekanan besar terhadap penjualan perangkat elektronik tahun ini.

Firma riset IDC memperkirakan, pasar smartphone akan mengalami penurunan tahunan terbesar sepanjang sejarah, yakni hampir 14 persen pada tahun ini. Sementara itu, pasar PC diperkirakan turun sebesar 11,3 persen.

Salah satu yang paling jelas adalah kehadiran MacBook Neo yang diluncurkan pada Maret. Produk tersebut membantu mendorong proyeksi penjualan Apple untuk kuartal Juni dan bahkan membuat sejumlah pengamat industri merevisi naik perkiraan penjualan PC.

Namun, setelah harganya naik, MacBook Neo kini kehilangan keunggulan harga sebesar US$100 (Rp1,7 juta) dibandingkan laptop Dell XPS 13 yang dibanderol US$699 (Rp12,5 juta) dan diperkenalkan bulan lalu, khusus untuk bersaing dengan Neo. Harganya juga kini lebih mahal dibandingkan beberapa Chromebook buatan Lenovo dan Asus.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ps(ar)

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan