Zhang Linghe bahas masalah iklim di dokumenter terbarunya
Zhang Linghe mengeksplorasi dunia energi berkelanjutan lewat dokumenter The Answer Is Earth yang juga membawanya kembali ke akar sebagai mahasiswa teknik.
Zhang Linghe dalam The Answer Is Earth, sebuah film dokumenter terbaru dari Warner Bros Discovery, di mana ia kembali menelusuri akar kariernya di bidang teknik elektro. (Foto: Instagram/zhanglinghe__1230)
Aktor muda China Zhang Linghe mungkin selama ini dikenal sebagai sosok “heartthrob” dari drama romantis seperti Pursuit Of Jade. Tapi di proyek terbarunya, ia justru menanggalkan citra glamor itu dan kembali ke akar yang lebih membumi: dunia teknik dan energi berkelanjutan.
Lewat dokumenter The Answer Is Earth garapan Warner Bros Discovery bersama organisasi lingkungan WildAid, Zhang menunjukkan sisi lain dirinya—bukan sebagai aktor, melainkan sebagai “penerjemah” isu-isu besar seperti perubahan iklim dan transisi energi agar lebih dekat dengan generasi muda.
Sebelum dikenal luas, Zhang Linghe—yang bernama asli Zhang Jiawei—adalah mahasiswa teknik elektro di Nanjing Normal University. Hidupnya berubah setelah ditemukan pencari bakat, dan kini ia memiliki jutaan pengikut di media sosial serta karier gemilang di dunia akting.
Namun, lewat dokumenter ini, ia seperti “pulang” ke jalur yang dulu sempat ia bayangkan.
“Dalam banyak hal, ia kembali menapaki jalan yang pernah ia bayangkan untuk dirinya sendiri. Ada rasa penemuan yang sesungguhnya dalam perjalanan itu”,” ungkap Warner Bros Discovery, Selasa (12/5).
Dalam proyek ini, Zhang turun langsung ke lapangan di provinsi asalnya, Jiangsu. Ia mencoba berbagai peran—mulai dari teknisi turbin angin, pekerja pembangkit listrik tenaga air, hingga bahkan kapten kapal pengeruk dan teknisi pertanian ramah lingkungan.
MEMBUMIKAN ISU BESAR LEWAT CERITA YANG "NGENA"
Dokumenter ini tidak sekadar menampilkan teknologi hijau, tapi juga mencoba membuatnya relevan dengan kehidupan sehari-hari.
“Saat ini, beberapa isu terpenting di dunia berkisar pada perubahan iklim, energi, keberlanjutan, dan hubungan kita yang terus berubah dengan alam,” kata Vikram Channa, vice-president Warner Bros Discovery seperti dilaporkan China Daily, Senin (11/5).
Ia menambahkan, “Ini adalah isu-isu krusial di zaman kita… Namun, kisah-kisah ini sering kali disampaikan melalui fakta dan angka—yang tidak selalu dapat benar-benar menyentuh hati orang-orang. Di situlah kekuatan bercerita dapat membuat perbedaan.”
Di sinilah peran Zhang jadi penting. Dengan latar belakang teknik, ia mampu menjelaskan konsep kompleks dengan cara yang lebih santai. Misalnya, ia menyebut sistem pembangkit listrik tenaga air berbasis pompa sebagai “giant power bank”—analogi sederhana yang langsung mudah dipahami.
Selama syuting, Zhang bahkan tinggal bersama para insinyur di stasiun listrik lepas pantai, ikut melakukan inspeksi dan perawatan rutin.
Ia menyadari satu hal menarik: saat kamera menyala, para insinyur berbicara formal. Tapi di balik layar, mereka jauh lebih santai dan penuh semangat.
“Saya bisa merasakan betapa bangga mereka dengan apa yang mereka lakukan,” kata Zhang.
Ia juga menangkap kegelisahan mereka. “Mereka juga ingin lebih banyak anak muda bergabung dengan mereka, tetapi sayangnya banyak di antara mereka yang justru mengejar jurusan dan pekerjaan yang sedang tren.”
Lewat dokumenter ini, ia berharap bisa mengubah persepsi itu—bahwa pekerjaan di sektor energi berkelanjutan bukan hanya relevan, tapi juga punya dampak nyata bagi masa depan.
DARI AKTOR KE "STORYTELLER" LINGKUNGAN
Zhang sadar popularitasnya bisa jadi jembatan untuk isu yang lebih besar.
“Karena banyak orang mengenal saya melalui karakter-karakter yang saya perankan… saya ingin memanfaatkan perhatian dan pengaruh itu untuk membawa lebih banyak hal positif bagi semua orang,” ujarnya.
Ia berharap para penggemarnya tidak hanya mengikuti kariernya, tapi juga ikut peduli pada perubahan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.
“Saya berharap, sambil mengikuti saya, para penonton juga dapat menyaksikan transisi energi di negara ini, melakukan perubahan-perubahan kecil dalam gaya hidup mereka, dan turut berkontribusi pada kemajuan transformasi energi kita.”
SISI LAIN ZHANG YANG JARANG TERLIHAT
Menariknya, proyek ini juga jadi perjalanan personal bagi Zhang. Ia mengaku sempat “menjauh” dari dirinya yang dulu setelah menjadi bintang.
Dokumenter ini membawanya kembali—ke kampung halaman, ke pekerjaan yang pernah ia pelajari, dan ke lingkungan orang-orang yang lebih autentik.
“Perjalanan itu membuatku lebih terbuka,” katanya.
Pengalaman ini bahkan mengubah cara pandangnya tentang pekerjaan.
“Apa yang mereka lakukan benar-benar mengubah kehidupan orang-orang, mengubah masa depan negara kita, dan mengubah masa depan mereka sendiri,” ujarnya mengenai para pekerja di sektor energi.
The Answer Is Earth bukan hanya proyek TV biasa. Ini adalah kombinasi antara storytelling, sains, dan refleksi personal—dibungkus dengan pendekatan yang lebih ringan dan dekat dengan audiens muda.
Bagi penggemar Zhang Linghe, ini juga kesempatan melihat sisi dirinya yang berbeda: “penuh pertimbangan, penuh rasa ingin tahu, dan sangat terlibat dengan orang-orang serta gagasan yang membentuk masa depan yang lebih berkelanjutan.”
Dan mungkin, dari perjalanan ini, publik juga diajak melihat bahwa masa depan yang lebih hijau bukan cuma soal teknologi—tapi juga tentang manusia yang mau terlibat di dalamnya.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.