Buron 2 tahun, penyamaran YouTuber Thailand terbongkar akibat tak bisa nyanyikan Indonesia Raya
Petugas imigrasi Indonesia yang mencurigai aksennya kemudian memintanya menyanyikan lagu kebangsaan serta melafalkan Undang-Undang Dasar NKRI 1945.
Sosialita dan YouTuber asal Thailand Natthamon Khongchak mengganti citranya menjadi seorang investor dan trader forex. (Foto: Instagram/@nutty.suchataa)
Penyamaran sosialita dan YouTuber asal Thailand, yang sudah dua tahun buron, akhirnya terbongkar pada akhir Oktober lalu. Ia tidak bisa lagi berpura-pura menjadi perempuan Indonesia, setelah kedapatan tidak bisa menyanyikan lagu nasional Indonesia Raya.
Natthamon Khongchak, yang dikenal dengan nama "Nutty" dan memiliki lebih dari 800.000 pengikut di YouTube, masuk dalam daftar buron polisi akibat diduga melakukan penipuan senilai 59 juta dolar AS (Rp929,25 miliar).
Pada 18 Oktober lalu, perempuan berusia 31 tahun, bersama ibunya, Thaniya, ditangkap di Riau setelah mencoba masuk ke Indonesia secara ilegal melalui jalur laut, karena tidak memiliki dokumen perjalanan resmi.
Petugas imigrasi Indonesia mencurigai aksennya dan meminta dia untuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya serta melafalkan Undang-Undang Dasar NKRI 1945.
Tentu saja karena bukan orang Indonesia, ia pun tidak bisa melakukannya.
Khongchak dilaporkan sempat mencoba mendapatkan paspor Indonesia, namun identitas aslinya keburu terungkap.
Pada 25 Oktober 2024, ia dan ibunya diekstradisi kembali ke Thailand.
KASUS PENIPUAN NUTTY
Khongchak dan ibunya menjadi buronan polisi karena diduga melakukan penipuan yang telah berlangsung selama dua tahun, dilansir dari Bangkok Post.
Menurut Wakil Direktur Jenderal Departemen Investigasi Khusus Thailand (DSI), Wissanu Chimtrakul, lebih dari 6.000 orang sudah menjadi korbannya, dengan kerugian mencapai 2 miliar baht (atau Rp887 miliar).
Khongchak, yang menggunakan alias seperti Leeah dan Suchata, terkenal melalui saluran YouTube-nya, Nutty’s Diary, dan akun Instagram @nutty.suchata, yang kini sudah dinonaktifkan.
Akunnya digemari karena ia kerap menyanyi dan menari lagu-lagu K-pop.
Ia pun secara terbuka bercita-cita menjadi idola K-pop dan sempat terafiliasi dengan label Korea Selatan, Dream Cinema, pada tahun 2015.
Beberapa tahun setelah memulai karir di YouTube, Khongchak mengganti citranya menjadi seorang investor dan trader forex, dan kerap kali flexing kekayaannya.
Dalam sebuah acara TV Thailand, dia pernah mengklaim memiliki "14 mobil dan mempekerjakan 22 pengasuh."
Pada tahun 2022, dia meluncurkan skema investasi forex, menjanjikan pengikutnya imbal hasil tinggi.
Persentase imbal yang ia janjikan yakni 25 persen untuk kontrak selama tiga bulan, 30 persen untuk enam bulan, dan 35 persen untuk 12 bulan.
Dia meyakinkan para pengikutnya bahwa pembayaran akan dilakukan setiap bulan.
Namun, ketika para korbannya tidak mendapatkan imbal yang sesuai, Khongchak pun dilaporkan atas dugaan menyalahkan kesalahan perdagangan.
Ia sempat meminta para pengikutnya untuk tidak melaporkannya, dengan dalih keterlibatan polisi dalam kasus ini akan membuatnya sulit untuk membayarkan imbal hasil investasi yang dijanjikan.
Pada Juli 2022, Khongchak, ibunya, dan sekretaris mereka, Nichaphat Rattanukrom, pun akhirnya melarikan diri.
Pada bulan Agustus, para korban, yang dipimpin oleh pengacara Phaisal Ruangrit, pun melaporkannya ke polisi dengan tuduhan memanfaatkan popularitas untuk menipu investor dengan janji imbal hasil cepat.
Jenderal Polisi Thawatchai Piyaneelabut mengungkapkan kepada Bangkok Post bahwa ketiga orang tersebut melintasi perbatasan ke Malaysia dari selatan Thailand, sebelum masuk Indonesia secara ilegal.
Ketika Khongchak dan ibunya ditangkap di provinsi Riau, Rattanukrom berhasil melarikan diri dan hingga kini masih buron.
DSI sudah menyita asetnya senilai 16 juta baht (Rp7 miliar) dan sedang melacak jejak uang untuk memulihkan lebih banyak dana milik korban, menurut Polisi Kerajaan Thailand.
📢 Kuis CNA Memahami Asia, eksklusif di saluran WhatsApp CNA Indonesia, sudah dimulai. Ayo uji wawasanmu dan raih hadiah menariknya!
Jangan lupa, terus pantau saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk mendapatkan tautan kuisnya 👀
🔗 Cek info selengkapnya di sini: https://cna.asia/4dHRT3V