Sebelum meninggal, Vidi Aldiano sempat opname 10 hari karena pneumonia, suaranya hilang
Chat Vidi dengan Daniel Mananta sebulan lalu mengungkapkan ia memilih pulang dari rawat inap karena rindu keluarga.
Vidi Aldiano berpelukan dengan Daniel Mananta yang menjadi MC saat resepsi pernikahannya. (Foto: Instagram/@vjdaniel)
JAKARTA: Kepergian Vidi Aldiano pada Sabtu (7/3) menyisakan berbagai cerita tentang kondisi kesehatannya di hari-hari terakhir. Salah satunya diungkap presenter Daniel Mananta lewat chat terakhir mereka, yang memperlihatkan Vidi sempat mengidap pneumonia di tengah perjuangannya melawan kanker ginjal.
Percakapan itu dibagikan Daniel melalui unggahan di media sosial dan berasal dari pesan yang ia terima pada Februari 2026.
Dalam percakapan tersebut, Vidi menceritakan bahwa dirinya baru saja menjalani perawatan intensif selama sekitar sepuluh hari di rumah sakit akibat pneumonia.
"Aku baru banget balik ke rumah nih after 10 days of opname," tulis Vidi dalam pesan kepada Daniel.
Ia juga menyampaikan bahwa dirinya masih harus menjaga kondisi tubuhnya agar tetap steril selama proses pemulihan. "Masih harus steril karena pneumonia," ungkapnya.
Vidi bahkan mengaku sebenarnya belum diperbolehkan pulang oleh dokter. Namun, ia merasa sudah terlalu lama berada di rumah sakit.
"Jujur ini aja masih belum boleh pulang, tapi 10 hari, mau meledak di rumah sakit. Which sucks. Karena gue rindu orang," kata Vidi.
Dalam pesan yang dibagikan Daniel, Vidi juga mengungkapkan bahwa infeksi yang ia alami sempat membuat suaranya hilang. Kondisi itu membuatnya kesulitan berbicara, sesuatu yang tentu terasa berat bagi seorang penyanyi yang selama ini dikenal dengan suara khasnya.
Sahabatnya, Adhi, juga membenarkan bahwa Vidi sempat dirawat karena infeksi sebelum akhirnya meninggal dunia.
"Detailnya aku kurang tahu, tapi memang sudah karena infeksi, jadinya dirawat di rumah sakit," kata Adhi saat ditemui di TPU Tanah Kusir, Minggu (8/3), dikutip dari Insert Live.
Adhi menuturkan bahwa setelah sempat dirawat, Vidi kembali ke rumah dan menghabiskan momen terakhirnya bersama keluarga. "Dia sempat dirawat di rumah sakit tapi sudah sempat pulang. Nah, di rumah meninggalnya, sama keluarga terdekatnya, lengkap," ungkapnya.
Bagi Daniel Mananta, percakapan terakhir itu kini menjadi kenangan yang sangat berarti. Ia membagikan tangkapan layar pesan tersebut sebagai bentuk penghormatan sekaligus untuk mengenang keteguhan hati sahabatnya yang terus berusaha kuat menghadapi penyakit hingga akhir hayat.
"Goodbye, Vid… love you so much!! We just lost a sweet soul," tulis Daniel.
Unggahan Daniel pun dipenuhi respons dari warganet yang turut merasa kehilangan. Banyak yang mengenang Vidi sebagai pribadi yang hangat, penuh energi positif, dan inspiratif karena keberaniannya menghadapi penyakit kanker ginjal sejak didiagnosis pada 2019.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.