Skip to main content
Iklan

Lifestyle

Verrell Bramasta dicemooh netizen imbas pakai vest saat kunjungi korban banjir: 'Ini bukan rompi anti-peluru'

Netizen mempertanyakan penampilan Verrell dengan rompi dan kacamata hitam bak di film aksi, yang dinilai berlebihan di tengah situasi darurat.

Verrell Bramasta dicemooh netizen imbas pakai vest saat kunjungi korban banjir: 'Ini bukan rompi anti-peluru'

Verrell Bramasta terlihat mengenakan tactical vest bertuliskan namanya, lengkap dengan kacamata hitam, saat menemui korban banjir di Sumatra Barat. (Foto: Instagram/@bramastavrl)

Kunjungan anggota DPR sekaligus aktor Verrell Bramasta ke Sumatera Barat untuk menemui korban banjir memicu gelombang komentar pedas dari netizen karena penampilannya mengenakan rompi dan kacamata hitam dinilai tidak selaras dengan situasi darurat di lapangan.

Pada kunjungan ke Sumbar pada Minggu (30/11) yang diunggah ke Instagram itu, Verrell terlihat mengenakan tactical vest bertuliskan namanya, lengkap dengan kacamata hitam. Ia terlihat menunjuk kondisi sekitar sembari sesekali berbicara dengan beberapa warga lansia.

"Setibanya di Sumatera Barat, saya melihat sendiri bagaimana warga melewati masa sulit ini," tulisnya di unggahan tersebut.

"Banyak cerita yang saya dengar hari itu baik tentang kehilangan maupun tentang usaha untuk tetap bertahan. Oleh karena itu, saya berusaha hadir bukan hanya dengan kata-kata, tetapi juga dengan bantuan pribadi untuk menopang apa yang sekiranya dibutuhkan," tulisnya.

Dalam video itu, terlihat pula Verrell tampak berlinang air mata sambil menggenggam tangan seorang perempuan lansia yang kehilangan motornya akibat banjir bandang itu.

"Insya Allah motornya bisa ibu pakai buat jualan lagi," kata Verrell, masih sambil menangis.

Terlepas dari niat baik tersebut, unggahan itu membuat sebagian warganet bertanya-tanya. Pasalnya, video itu dipenuhi visual estetik yang berkali-kali menonjolkan penampilan Verrell dengan vest hitamnya, seakan ada fotografer pribadi yang mengikuti setiap langkahnya di lokasi.

Foto itu justru terlihat seperti sesi pemotretan outdoor ketimbang kunjungan kemanusiaan di tengah bencana besar yang menewaskan lebih dari 600 orang.

Publik pun mempertanyakan seberapa penting seorang anggota DPR tampil stylish bak di film aksi ketika warga kehilangan rumah, keluarga, sumber penghidupan, dan bahkan air bersih? 

Verrell Bramasta terlihat mengenakan tactical vest bertuliskan namanya, lengkap dengan kacamata hitam, saat menemui korban banjir di Sumatra Barat. (Foto: Instagram/@bramastavrl)

"Liat Verrel pake ROMPI ANTI PELURU ITU BIAR APA!? Biar ga kena ludah nyasar? Biar army look? Apa biar gantengnya ga tembus kayu gelondongan? It’s so disappointing enough to see the younger generation fail to be critical & empathetic about what’s happening in our country," tulis netizen di Twitter dalam unggahan yang sudah mencapai lebih dari 10.000 views.

Menanggapi cemoohan itu, Verrel menjelaskan bahwa rompi itu dipakainya demi alasan fungsional.

"Rompi taktis ini tidak dilengkapi pelat balistik dan fungsinya memang untuk membawa perlengkapan kebutuhan. Saya pada saat itu membawa perlengkapan seperti air minum, uang cash untuk dibagi-bagi, dan sebagainya," ujar Verrel kepada Kompas, Selasa (212).

Namun, penampilan ala pasukan taktis itu terlanjur viral sebagai "rompi antipeluru". Verrel pun membantah keras narasi tersebut. "Rompi tersebut bukan rompi anti-peluru, melainkan tactical vest yang umum dipakai di kegiatan lapangan," kata Verrel.

"Sangat tidak benar dan disinformasi. Jadi, distorsi informasi yang terjadi, dibilang anti peluru atau pelampung, salah besar," tegasnya.

"Itu merupakan hadiah dari rekan AL kepada saya," tambahnya.

 

Menurut data resmi Pusdatin BNPB, bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar menewaskan 631 orang hingga Selasa (2/12).

"Sumatera Utara 293 jiwa, Sumatera Barat 165 jiwa dan Aceh 173 jiwa. Jumlah meninggal dunia 631 jiwa," tertulis dalam Dashboard Penanganan Darurat.

Total korban luka mencapai 2.600 orang, sementara 1 juta warga mengungsi. Angka ini menggambarkan betapa seriusnya situasi di lapangan, sementara gaya kunjungan selebritas di tengah kondisi tersebut terus memancing komentar.

Sejumlah figur publik lain juga turun tangan membantu korban banjir, seperti komika Praz Teguh dan aktivis Ferry Irwandi. Tanpa vest, tanpa sesi foto dramatis, keduanya berhasil mengumpulkan donasi untuk membantu para korban banjir bandang, longsor dan gempa di Sumatra.

Ferry Irwandi bahkan berhasil mengumpulkan dana lebih dari Rp10 miliar melalui platform Kitabisa.com.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ps/da

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan