Skip to main content
Iklan

Lifestyle

Uya Kuya maafkan seorang ibu yang ikut menjarah rumahnya

Uya Kuya maafkan seorang ibu yang ikut menjarah rumahnya

Uya Kuya dan istrinya, Astrid Kuya, dalam salah satu unggahan mereka di media sosial. (Foto: Instagram/@king_uyakuya, @astridkuya)

Jakarta: Artis sekaligus anggota DPR RI, Uya Kuya, menyatakan telah memaafkan seorang ibu yang terlibat dalam penjarahan rumahnya pekan lalu di Duren Sawit, Jakarta Timur.

Hal ini disampaikan oleh pria bernama asli Surya Utama ini ketika mendatangi Polres Metro Jakarta Timur pada Rabu (5/9) seperti diberitakan Detik.

"Saya mengambil inisiatif, saya yang mengajukan restorative justice untuk ibu ini saya akan restorative justice sehingga tak dibawa ke tahap berikutnya, sampai di sini aja," kata Uya.

Uya mengaku prihatin dengan kondisi ibu yang bekerja sebagai tukang parkir dan tinggal bersama cucunya yang disabilitas itu. Sebelumnya, ibu itu diketahui membawa AC dalam peristiwa penjarahan rumah Uya Kuya pada Sabtu lalu.

"Saya sudah ikhlas. Ibu itu juga bilang dia cuma datang, melihat ada AC tergeletak, dia sendiri tadi bilang gak tahu ini barang apa," tutur Uya Kuya.

Selain Uya Kuya, rumah anggota DPR lainnya yang juga dijarah massa adalah milik Ahmad Sahroni dan Eko Patrio. Insiden terjadi di tengah kemarahan masyarakat akibat sikap anggota DPR yang tidak peka, kenaikan tunjangan anggota dewan, dan kematian pengemudi ojol Affan Kurniawan oleh polisi.

Mengenang peristiwa penjarahan, Uya mengaku tidak sempat menyelamatkan harta benda, selain pakaian dan satu mobil. Sejumlah dokumen penting keluarganya juga ikut raib. 

Beberapa kucing peliharaan Uya ikut dibawa massa, beberapa telah berhasil diamankan oleh para cat lovers, salah satunya oleh Sherina. 

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Dicky Fertoffan, mengungkapkan belasan orang telah diamankan terkait penjarahan di rumah Uya Kuya. 

Dicky seperti dikutip dari Kumparan menjelaskan sebagian besar pelaku berasal dari sekitar kediaman Uya, dengan motif semata-mata mencari keuntungan. Polisi juga masih menelusuri siapa provokator dalam kejadian itu.

Source: Others/da

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan