Skip to main content
Iklan

Lifestyle

Atasi stres dan cemas, anak muda di China dan Korsel mengisap dot layaknya bayi!

Dulunya khas untuk bayi, kini dot justru jadi simbol self-healing bagi banyak anak muda yang mengklaim bisa tidur lebih nyenyak setelah mengisapnya.

Atasi stres dan cemas, anak muda di China dan Korsel mengisap dot layaknya bayi!

Tren mengisap dot diklaim bisa mengurangi stres bagi orang dewasa. (Foto: Tangkapan layar dari TikTok)

12 Aug 2025 04:32PM (Diperbarui: 12 Aug 2025 04:35PM)

Dunia makin penuh tekanan, dan generasi muda pun mencari pelarian yang... tak biasa. 

Di China dan Korea Selatan, kini sedang tren banyak anak muda mengemut dot, yang biasanya untuk bayi, agar membantu mereka meredakan stres, kecemasan, hingga insomnia. 

Dulunya khas untuk bayi, dot kini malah jadi simbol self-healing untuk banyak anak muda di kedua negara itu.

Dot untuk dewasa ini berukuran lebih besar, namun tetap dengan pilihan warna yang menggemaskan. Produk ini dibanderol dengan harga bervariasi, antara 10 sampai 500 yuan (sekitar Rp20 ribu hingga Rp1 juta), menurut laporan dari media The Cover.

Dot untuk dewasa ini juga diklaim mampu membantu mengurangi stres, membuat tidur lebih nyenyak, menghentikan kebiasaan merokok, dan mendukung teknik pernapasan yang lebih baik.

Oleh karena itu, produk ini laris manis hingga terjual sekitar 2.000 unit per bulan, menurut berbagai toko online, dalam laporan South China Morning Post. 

Tren mengisap dot diklaim bisa mengurangi stres bagi orang dewasa. (Foto: iStock/ajr_images)

Tren mengisap dot dewasa ini pun viral di media sosial China. Salah satu video yang menjelaskan dot dewasa ini bahkah telah ditonton lebih dari 60 juta kali di salah satu platform.

"Saya suka banget kualitasnya, lembut, dan nyaman saat saya isap. Enggak bikin susah napas juga," kata salah satu pembeli di platform belanja terkemuka di China.

"Dot ini luar biasa bantu saya berhenti merokok. Ada rasa nyaman secara psikologis dan bikin saya nggak gelisah pas lagi stop merokok," ujar pengguna lain.

Seorang pembeli lain berkata: "Kalau lagi stres banget karena kerjaan, saya isap dot ini. Rasanya kayak kembali ke masa kecil, ada rasa aman yang bikin tenang."

Tren mengisap dot diklaim bisa mengurangi stres bagi orang dewasa. (Foto: iStock/mediaphotos)

Tapi, para dokter mengingatkan soal potensi risiko kesehatannya.

"Bahaya yang mungkin terjadi pada mulut pelanggan akibat dot ini, dan ini sengaja tidak dihiraukan oleh para penjualnya," kata Tang Caomin, dokter gigi dari Chengdu, provinsi Sichuan di China.

Menurutnya, penggunaan dot dalam jangka panjang bisa bikin mulut jadi susah dibuka lebar dan menimbulkan rasa sakit saat mengunyah.

"Kalau dot ini diisap lebih dari tiga jam sehari, posisi gigi kamu bisa berubah setelah setahun," tambah Tang.

Dulunya khas untuk bayi, kini dot justru jadi simbol self-healing bagi banyak anak muda. (Foto: iStock/KMNPhoto)

Ia juga memperingatkan bahwa bagian dari dot tersebut bisa tersedot masuk ke saluran napas saat seseorang sedang tidur.

Sementara itu, psikolog dari Chengdu, Zhang Mo, mengungkapkan mereka yang menggunakan dot ini mungkin punya kebutuhan emosional yang belum terpenuhi.

"Solusi yang sebenarnya bukan dengan memperlakukan diri sendiri seperti anak kecil, tapi menghadapi tantangan itu secara langsung dan menyelesaikannya," katanya kepada The Star. 

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ps

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan