Akhirnya, Tom Cruise raih piala Oscar pertama usai 40 tahun di Hollywood
Setelah empat dekade berlalu dan empat nominasi yang tak pernah berbuah kemenangan, Tom Cruise akhirnya menggenggam patung emas kehormatan itu.
Tom Cruise meraih piala Oscar pertamanya pada Academy of Motion Picture Arts and Sciences ke-16 Governors Awards di Los Angeles, California, AS, 16 November 2025. (Foto: REUTERS/Mario Anzuoni)
Di usia 63 tahun, Tom Cruise akhirnya bisa menggenggam Oscar miliknya sendiri, pada acara tahunan Governors Awards yang digelar Academy of Motion Picture Arts and Sciences, di Los Angeles, Amerika Serikat, pada Minggu (16/11).
Meskipun usianya tak lagi muda, Cruise masih menjadi bintang film paling bersinar di ruangan penuh para superstar. Pada ajang itu, turut hadir pula Leonardo DiCaprio, Michael B Jordan, Sydney Sweeney, Dwayne Johnson, Ariana Grande, dan Jacob Elordi.
"Membuat film bukan sekadar apa yang aku lakukan, itu adalah siapa diriku," ujar Cruise, dikutip dari BBC.
Cruise menyampaikan pidato kemenangan dengan gaya tenangnya yang khas, meskipun di beberapa momen tampak nyaris menahan air mata saat berbicara. Sembari menggenggam patung emas kehormatan, ia merayakan lebih dari 40 tahun perjalanan kariernya di puncak industri film Hollywood.
"Di dalam bioskop kita tertawa bersama, kita merasakan bersama, kita berharap bersama," lanjutnya setelah menerima standing ovation selama dua menit.
Selain Cruise, production designer Wynn Thomas dan koreografer sekaligus aktor Debbie Allen juga terpilih untuk menerima penghargaan atas perjalanan karier mereka yang panjang di industri film.
Sementara, Dolly Parton yang turut dianugerahi penghargaan atas dedikasi seumur hidupnya dalam bidang filantropi tak dapat hadir.
Ini merupakan piala Oscar pertama yang diraih Cruise. Sebelumnya, ia sempat masuk nominasi Oscar sebanyak empat kali: sebagai aktor untuk film Born On The Fourth Of July (1989), Jerry Maguire (1996), dan Magnolia (1999), serta sebagai produser untuk Top Gun: Maverick (2022).
Sebelum Cruise naik ke panggung, penonton disuguhi montase panjang berisi potongan film-film yang dibintanginya, termasuk banyak adegan aksi berbahaya yang kerap ia lakukan sendiri.
Berbagai cuplikan muncul, mulai dari adegan dalam film Taps (1981) hingga Mission: Impossible – The Final Reckoning yang dirilis tahun ini.
Acara Governors Awards yang tidak ditayangkan televisi terasa cocok dengan sosok Cruise. Tom Cruise sendiri memang bukan aktor serial TV. Ia dikenal sebagai salah satu tokoh paling vokal yang mengkampanyekan pengalaman menonton film di bioskop dibandingkan streaming di rumah.
"Aku akan selalu melakukan segala yang aku bisa untuk membantu bentuk seni ini," kata Cruise.
"Untuk mendukung dan mendorong para pemain baru, untuk menjaga apa yang membuat sinema begitu kuat. Semoga tanpa terlalu banyak tulang patah lagi," ujarnya merujuk pada kebiasaan memerankan berbagai adegan berbahaya tanpa bantuan stunt double.
Sutradara pemenang Oscar, Alejandro González Iñárritu, menjadi sosok yang menyerahkan penghargaan tersebut kepada Cruise. Keduanya baru saja selesai syuting film terbaru di London yang dijadwalkan rilis pada 2026, menurut laporan Variety.
Kolaborasi ini memperlihatkan bahwa Cruise, yang dalam beberapa tahun terakhir fokus pada film-film franchise blockbuster, tampaknya masih belum menyerah dalam upaya meraih piala Oscar dengan cara tradisional: menang kategori aktor terbaik.
"Ini mungkin Oscar pertamanya," ujar Iñárritu, "tapi menurutku, ini tidak akan menjadi piala Oscar-nya yang terakhir."
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.