praktis 101 Lifestyle
Kulit kering bikin wajah terlihat lebih tua? Ini tips merawatnya
Punya kulit kering bukan berarti kamu pasti mengalami penuaan dini. Namun, menjaga kulit kering tetap sehat ternyata tak hanya sekadar menggunakan moisturizer.
Ilustrasi perawatan wajah atau skincare. (Foto: iStock/tkpond)
Apakah kulit kering bisa membuat wajah terlihat lebih tua? Ada benarnya, tetapi penyebabnya mungkin tidak seperti yang kamu bayangkan.
"Kulit kering tidak serta-merta mengalami penuaan biologis lebih cepat dibandingkan jenis kulit lainnya. Namun, kondisi kering dapat membuat tanda-tanda penuaan muncul lebih awal atau terlihat lebih jelas," jelas dr. Coni Liu, dermatolog di DermAlly Specialist Skin Clinic & Surgery Singapura.
Hal ini terjadi karena kurangnya kelembapan dan minyak alami dapat melemahkan skin barrier atau lapisan pelindung kulit. Akibatnya, garis-garis halus, tekstur kasar, dan kulit yang tampak tipis serta berkerut menjadi lebih terlihat.
Dengan kata lain, kulit kering cenderung memperlihatkan tanda-tanda penuaan yang mungkin, pada jenis kulit lainnya, masih bisa lebih tersamarkan.
Kabar baiknya, punya kulit kering bukan berarti kamu pasti mengalami penuaan dini. Dengan perawatan kulit yang tepat dan perbaikan skin barrier secara konsisten, banyak perubahan yang terlihat tersebut dapat diperbaiki.
APA ITU KULIT KERING?
Kulit kering, atau xerosis, terjadi ketika lapisan terluar kulit tidak memiliki cukup kandungan air dan lipid pelindung.
"Lipid ini biasanya membantu mengunci kelembapan di dalam kulit sekaligus melindunginya dari lingkungan luar," kata dr. Angeline Yong, dermatolog di Angeline Yong Dermatology sekaligus direktur medis Sskins Medispa Singapura.
Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan kulit kering. Menurut dr. Liew Hui Min, dermatolog di The Skin Drs, faktor tersebut meliputi:
- Genetik: Variasi pada gen tertentu dapat mengurangi kemampuan kulit untuk mempertahankan kelembapan dan mempengaruhi eksim.
- Penuaan: Seiring bertambahnya usia, kulit secara alami menjadi lebih tipis dan menghasilkan lebih sedikit minyak.
- Faktor lingkungan: Kelembapan udara yang rendah, angin kencang, dan suhu ekstrem dapat menghilangkan kelembapan dari kulit.
Kebiasaan skincare: Terlalu sering membersihkan wajah, menggunakan pembersih yang keras, mencuci wajah dengan air yang sangat panas, atau menggunakan acid dan produk eksfoliasi yang kuat secara berlebihan dapat melemahkan skin barrier.
KULITMU KERING? INI CARA MENGETAHUINYA
Kulit kering bukan cuma soal wajah yang terlihat kusam.
Selain membuat garis halus dan kerutan terlihat lebih jelas, kulit kering sering kali disertai sensasi tertarik atau kencang, terutama setelah membersihkan wajah.
Tanda-tanda umum lainnya termasuk pengelupasan halus, tekstur kulit yang kasar atau tidak merata, rasa gatal, tidak nyaman, serta meningkatnya sensitivitas, terutama ketika menggunakan produk skincare tertentu.
Meski kondisi kulit yang sedikit kering cukup umum terjadi, gejala yang terus-menerus sebaiknya tidak diabaikan.
Jika kamu mengalami rasa gatal yang parah, kulit pecah-pecah dan terasa sakit, perdarahan, ruam yang menyebar, atau kondisi kering yang tidak membaik meski sudah rutin menggunakan pelembap, dr. Yong menyarankan untuk berkonsultasi dengan dermatolog.
Gejala-gejala tersebut bisa menandakan adanya kondisi kulit tertentu seperti eksim, dermatitis kontak, atau psoriasis yang membutuhkan penanganan medis.
KULIT KERING BIKIN CEPAT TUA?
Kulit kering dapat memperjelas tanda-tanda penuaan karena membuat permukaan kulit menjadi kurang halus dan tidak terlalu kenyal.
"Ketika kulit kehilangan kelembapan, garis-garis halus di permukaan, tekstur kasar, dan kulit kusam menjadi lebih terlihat," menurut penjelasan para dokter.
Untungnya, perubahan tersebut sering kali bisa diperbaiki dengan penggunaan pelembap secara konsisten dan perawatan untuk memulihkan skin barrier.
Perubahan yang terlihat ini berbeda dengan penuaan struktural pada kulit, yang melibatkan penurunan kolagen dan elastin secara bertahap.
Perubahan yang terjadi lebih dalam tersebut dapat menyebabkan kulit kendur dan kerutan permanen, serta terutama dipicu oleh paparan sinar UV, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol berlebihan, kurang tidur kronis, dan proses penuaan alami.
Namun, skin barrier yang melemah bisa memperburuk kondisi tersebut.
APAKAH SKIN BARRIER PENTING?
Skin barrier yang sehat sangat penting untuk menjaga kulit tetap terlihat sehat.
Agar lebih jelas, dr.Yong mengibaratkannya seperti dinding bata. Sel-sel kulit merupakan batanya, sedangkan ceramide, kolesterol (yang berbeda dari kolesterol dalam aliran darah), dan asam lemak berfungsi seperti semen yang merekatkan semuanya.
"Ketika 'semen' tersebut berkurang atau susunannya terganggu, air menjadi lebih mudah keluar dan zat dari luar lebih mudah masuk ke dalam kulit," jelasnya.
Karena kulit kering biasanya memiliki lebih sedikit lipid penting tersebut, skin barrier-nya pun sering kali mengalami gangguan.
Kondisi ini membuat iritan dan alergen lebih mudah menembus kulit sehingga meningkatkan risiko masalah seperti dermatitis kontak alergi, kata dr. Liew.
Jika skin barrier terus mengalami gangguan dalam jangka panjang, peradangan ringan yang terjadi secara terus-menerus dapat secara bertahap mempercepat kerusakan kolagen dan berkontribusi terhadap penuaan struktural kulit.
CARA MERAWAT KULIT KERING
Bukan sekadar mengembalikan kelembapan ke dalam kulit, merawat kulit kering juga dapat memulihkan skin barrier agar kulit mampu mempertahankan hidrasi dengan lebih efektif.
Mulailah dengan membersihkan kulit secara lembut.
Bagi kamu yang memiliki kulit kering, dr.Liu menyarankan untuk menghindari mencuci wajah secara berlebihan, menggosok kulit terlalu keras, menggunakan air yang sangat panas, serta melakukan eksfoliasi secara berlebihan. Semua kebiasaan tersebut dapat semakin merusak skin barrier yang sudah rapuh.
Pelembap idealnya mengandung kombinasi bahan-bahan yang bekerja bersama:
- Humektan, seperti hyaluronic acid, sodium hyaluronate, glycerin, dan urea, membantu menarik air ke dalam kulit.
- Emolien, termasuk ceramide dan squalane, membantu menghaluskan dan melembutkan kulit.
- Oklusif, seperti shea butter dan jojoba oil, membantu mengunci kelembapan serta mengurangi hilangnya air dari kulit.
Bahan lain yang juga bermanfaat antara lain panthenol, yang berfungsi sebagai humektan sekaligus emolien; colloidal oatmeal, yang membantu menenangkan kulit kering dan gatal; serta niacinamide, yang membantu memperkuat skin barrier, mengurangi hilangnya air, dan meningkatkan ketahanan kulit.
Menggunakan sunscreen setiap hari juga sama pentingnya. Pasalnya, paparan sinar UV bukan hanya mempercepat proses penuaan kulit, tetapi juga dapat memperburuk kondisi kulit kering.
AREA WAJAH YANG PERLU DIPERHATIKAN
Beberapa bagian wajah secara alami menghasilkan lebih sedikit minyak sehingga membutuhkan perhatian ekstra.
Bibir, area sekitar mata, dahi, dan leher termasuk bagian yang sangat rentan mengalami kekeringan.
Gunakan lip balm yang bersifat oklusif secara rutin dan hindari kebiasaan menjilat bibir. Air liur menguap dengan cepat dan dapat menghilangkan sedikit minyak alami yang ada pada bibir.
Untuk area leher, rutinitas skincare yang sama seperti yang digunakan pada wajah umumnya juga bisa diterapkan. Namun, dr. Liu menyarankan agar bahan aktif seperti retinoid digunakan dengan hati-hati karena kulit di area leher lebih rentan mengalami iritasi.
Sudut hidung dan mulut juga membutuhkan perhatian ekstra.
Menurut dr. Yong, produk skincare sering kali menumpuk di lipatan-lipatan tersebut sehingga membuat area ini lebih rentan mengalami iritasi.
Mengoleskan sedikit pelembap sebelum menggunakan bahan aktif yang berpotensi menyebabkan iritasi dapat membantu melindungi area sensitif tersebut.
KULIT KERING TAK SELALU BKIN CEPAT TUA
Kulit kering dapat membuat garis-garis halus, tekstur kasar, dan kulit kusam terlihat lebih jelas.
Yang lebih penting, kondisi kulit kering yang berlangsung terus-menerus sering kali menjadi tanda bahwa skin barrier sedang melemah.
Jika dibiarkan tanpa penanganan, kerusakan skin barrier yang terus terjadi dapat memicu peradangan ringan kronis yang seiring waktu berpotensi berkontribusi terhadap kerusakan kolagen.
"Tujuannya bukan sekadar 'menambahkan air'," tegas dr. Yong. Sebaliknya, prioritasnya adalah memulihkan hidrasi sekaligus struktur lipid kulit agar kelembapan tetap terkunci sekaligus mencegah hilangnya air di kemudian hari.
Dengan rutinitas skincare yang lembut, penggunaan bahan-bahan yang mendukung kesehatan skin barrier, serta perlindungan dari sinar matahari setiap hari, kulit kering tetap bisa terjaga sehat, nyaman, dan terlihat awet muda selama bertahun-tahun.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.