praktis 101 Lifestyle
Kenali tanda tubuh menua: Cara merawatnya pada usia 20-an, 30-an, 40-an, dan seterusnya
Bukan hanya wajah, tanda-tanda penuaan juga terlihat di kulit tubuh. Kenali tandanya, agar tak luput dari perhatian kita.
Jaga kulit kita agar tetap sehat dan tampak awet muda. (Foto: iStock)
Sebagian besar orang rutin merawat kulit wajah, yakni dengan membersihkannya, menggunakan pelembap, mengaplikasikan serum, dan mengoleskan tabir surya sebelum keluar rumah.
Namun, bagaimana dengan perawatan kulit untuk bagian tubuh lainnya?
Sebagaimana banyak orang, rutinitas perawatan tubuh Anda barangkali hanya berupa mandi singkat. Namun, menurut para dokter kulit, bagian-bagian lain juga mengalami penuaan kulit – dan meski prosesnya lebih lambat daripada kulit wajah, kulit tubuh tetap rentan terhadap kekeringan, kekenduran, pigmentasi, dan hilangnya elastisitas.
Lantas, haruskah kita merawat kulit tubuh dengan cara yang sama seperti merawat kulit wajah?
Jawabannya: ya dan tidak.
KULIT TUBUH BERBEDA DARI KULIT WAJAH?
Meski kulit wajah dan tubuh tersusun atas lapisan-lapisan dasar yang sama, ada sejumlah perbedaan penting.
"Kulit pada tubuh umumnya lebih tebal, memiliki lebih sedikit kelenjar minyak, dan berdaya tahan lebih kuat dibandingkan kulit wajah," kata dr. Coni Liu, dokter kulit di DermAlly Specialist Skin Clinic & Surgery, Singapura.
Sementara itu, kulit wajah terus-menerus terpapar sinar UV, polusi, perubahan suhu, dan gerakan wajah berulang. Sebagian besar kulit tubuh terlindungi pakaian sehingga lebih jarang bereaksi dan tidak mudah kehilangan kelembapan, jelas dr. Lynn Chiam, dokter kulit di Children & Adult Skin Hair Laser Clinic, Singapura.
Karena itu, kulit tubuh umumnya membutuhkan perawatan yang tidak seintensif kulit wajah, meski bukan berarti boleh diabaikan.
TANDA-TANDA KULIT TUBUH MENUA
Seperti kulit wajah, kulit tubuh mengalami proses penuaan biologis. Namun, karena lebih tebal dan sering terlindungi dari pemicu stres eksternal, tanda-tandanya bisa jadi muncul lebih bertahap.
Menurut dr. Chiam, berikut lima tanda umum yang perlu diperhatikan:
1. Hilangnya kekencangan dan elastisitas
Seiring menurunnya produksi kolagen dan elastin, kulit dapat mulai terasa kurang kencang. Kondisi ini sering kali paling terlihat pada lengan atas, perut, paha, dan bokong.
2. Kulit menyerupai kertas krep
Kulit tipis dan berkerut yang menyerupai kertas krep dapat muncul pada lengan atas, area di atas lutut, paha bagian dalam, dada, dan lengan bawah.
3. Kulit kering yang persisten
Kulit yang menua menghasilkan lebih sedikit minyak, serta kesulitan mempertahankan kelembapan. Kondisi ini dapat menyebabkan tekstur kasar, pengelupasan, dan rasa gatal.
4. Pigmentasi tidak merata
Bintik akibat sinar matahari dapat muncul di dada, bahu, lengan bawah, dan tangan setelah bertahun-tahun terpapar sinar UV. Bintik putih yang berkaitan dengan kerusakan akibat sinar matahari jangka panjang juga dapat muncul pada lengan dan tungkai.
5. Kulit menipis dan mudah memar
Ketika epidermis semakin tipis seiring bertambahnya usia, pembuluh darah menjadi lebih rapuh dan memar pun lebih mudah terjadi, terutama pada tangan dan lengan bawah.
RUTINITAS ANJURAN DOKTER KULIT
Kabar baiknya? Perawatan tubuh tidak harus rumit.
Kedua dokter kulit sepakat bahwa rutinitas sederhana yang dibangun di atas tiga hal pokok sudah cukup bagi kebanyakan orang:
- Membersihkan dengan lembut
- Menggunakan pelembap setiap hari
- Melindungi area terbuka dari sinar matahari
"Kesalahan terbesar adalah beranggapan bahwa kulit tubuh tidak membutuhkan tabir surya," ujar dr. Liu.
YANG SERING TERABAIKAN
Jangan abaikan area seperti dada, tangan, dan kaki. Bagian-bagian ini sering terpapar unsur-unsur lingkungan – sama seringnya dengan wajah. Namun, banyak orang abai merawatnya. Akibatnya, area-area tersebut dapat menjadi lebih kering dan lebih cepat menunjukkan tanda-tanda penuaan.
Tangan pada khususnya dapat mengungkap usia kita, sama cepatnya dengan wajah. Menurut dr. Chiam, tanda-tanda penuaan umum antara lain pembuluh darah dan tendon yang semakin terlihat, bintik-bintik penuaan, kulit yang lebih tipis, kerutan, dan berkurangnya volume pada tangan.
Kulit tangan dapat mengungkap usia kita, sama cepatnya dengan wajah.
Agar tangan tetap terlihat prima, dr. Liu menyarankan sabun cuci tangan yang lembut dan pemakaian krim khusus secara rutin sepanjang hari, terutama setelah mencuci tangan. Ketika melakukan pekerjaan rumah seperti mencuci piring atau bersih-bersih, kenakan sarung pelindung agar tangan tidak mengering.
Area dada juga layak mendapat perhatian yang sama. "Area décolletage harus diperlakukan seperti kulit wajah," kata dr. Liu, seraya menjelaskan bahwa area tersebut sering terpapar sinar matahari dan dapat menjadi salah satu bagian pertama yang menunjukkan tanda-tanda penuaan.
Selain mengoleskan tabir surya setiap hari, ia menyarankan agar rutinitas perawatan kulit wajah juga diterapkan hingga ke leher dan dada. Produk-produk yang mengandung bahan seperti retinoid juga dapat membantu memperbaiki tekstur kulit dan mengatasi tanda-tanda awal penuaan.
Jangan lupakan bagian kaki. Gunakan pembersih lembut dan keringkan kaki secara menyeluruh setelah mandi – terutama di sela-sela jari kaki – agar terhindar dari infeksi jamur.
Jika tumit cenderung kasar atau pecah-pecah, oleskan krim kaki yang kaya pelembap secara rutin, terutama pada telapak dan tumit. Hindari mengoleskan pelembap di sela-sela jari kaki karena kelembapan berlebih dapat memicu pertumbuhan jamur.
CARA TEPAT MERAWAT KULIT TUBUH SESUAI USIA
Pada usia 20-an: Fokus pada pencegahan
Inilah rentang usia saat Anda perlu membangun kebiasaan sehat dan meminimalkan kerusakan di masa depan.
Prioritaskan:
• Mengoleskan tabir surya setiap hari pada area yang terbuka
• Menghindari berjemur berlebihan dan paparan sinar UV
• Menjaga kulit tetap terhidrasi
Jika rentan berjerawat di tubuh, pertimbangkan sabun mandi dengan benzoil peroksida atau asam salisilat beberapa kali sepekan.
Benzoil peroksida membantu membasmi bakteri penyebab jerawat dan mengurangi peradangan, sedangkan asam salisilat melarutkan minyak berlebih dan membuka sumbatan pori-pori.
Satu kebiasaan yang perlu dihindari? Membersihkan secara berlebihan.
Meski cuaca panas dan lembap di kawasan tropis membuat kita kerap ingin mandi beberapa kali dalam sehari, dr. Liu menyarankan untuk membatasi mandi hingga dua kali sehari. Mandi berlebihan dapat menghilangkan minyak alami kulit, melemahkan lapisan pelindung kulit, dan memperparah kekeringan.
Pada usia 30-an: Lindungi kolagen dan pertahankan kelembapan
Produksi kolagen mulai melambat pada akhir usia 20-an dan awal usia 30-an.
Terus gunakan tabir surya secara konsisten dan beri perhatian ekstra pada area yang sering terabaikan, seperti leher, dada, dan tangan.
Ini juga saat yang tepat untuk mulai menggunakan:
• Losion tubuh kaya seramida
• Produk-produk tubuh berbahan retinoid untuk melawan tanda-tanda awal penuaan
• Pelembap yang memperbaiki lapisan pelindung kulit
Pada usia 40-an: Atasi kulit kering dan hilangnya kekencangan
Ketika kulit semakin kering dan kurang elastis, hidrasi menjadi semakin penting.
Cari bahan-bahan seperti:
• Retinoid
• Niasinamida
• Asam laktat
Bahan-bahan ini dapat membantu meningkatkan pergantian sel, mendukung produksi kolagen, dan memperbaiki warna kulit yang tidak merata.
Asam laktat memberi manfaat tambahan sebagai humektan yang menarik kelembapan ke dalam kulit sekaligus mengeksfoliasi tekstur kasar dengan lembut.
Pada rentang usia ini, perhatikan pula area yang cenderung lebih cepat menunjukkan tanda-tanda penuaan, termasuk leher, tangan, siku, dan lutut.
Pada usia 50-an dan seterusnya: Perkuat dan dukung lapisan pelindung kulit
Ketika kulit semakin tipis dan rapuh, fokus beralih pada kenyamanan, hidrasi, dan ketahanan.
Rekomendasi dokter kulit:
• Gunakan air sejuk alih-alih air hangat
• Pilih pembersih tanpa pewangi
• Oleskan krim dan salep yang lebih pekat
• Hindari produk-produk yang mengikis atau mengiritasi kulit
Bahan seperti urea dapat sangat bermanfaat karena memberi hidrasi intensif, serta secara lembut menghaluskan kulit kasar dan berbintil yang umumnya ditemukan pada lengan atas dan paha.
TAK PERLU BANYAK PRODUK
Berbeda dari perawatan wajah, perawatan tubuh tidak sampai membutuhkan beraneka produk hingga memenuhi lemari.
Pembersih lembut, pelembap yang cocok, dan perlindungan konsisten dari sinar matahari tetap menjadi dasar kulit sehat di segala usia.
Kuncinya adalah memulai sebelum tanda-tanda penuaan terlihat jelas – sebab, sebagaimana wajah, kulit tubuh mengingat tahun demi tahun kita mengabaikannya.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.