Misteri kematian Sandy Permana: Aktor Mak Lampir diduga tewas dibunuh
Polisi mengaku sudah mengantongi nama terduga pelaku pembunuhan, tetapi demi kepentingan penyelidikan, identitasnya belum dapat diungkap ke publik.
Aktor Sandy Permana dalam salah satu unggahannya di media sosial. (Foto: Tangkapan layar Instagram @sandhypermana30)
Aktor Sandy Permana ditemukan tewas pada Minggu (12/1) di pinggiran jalan kawasan Cibarusah, Kabupaten Bekasi.
Aktor yang dikenal melalui perannya sebagai Arya Soma dalam sinetron kolosal Misteri Gunung Merapi 3 atau Mak Lampir ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan penggemarnya.
Kepergiannya juga menimbulkan tanda tanya kemungkinan ia dibunuh.
KRONOLOGI SANDY PERMANA TEWAS
Aktor berusia 45 tahun ini ditemukan oleh para tetangganya pada Minggu (12/1) sekitar pukul 07.00 WIB.
Menurut Kasat Reskrim Polres Bekasi, Kompol Onkoseno Grandiarso Sukahar, Sandy ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan tubuh bersimbah darah akibat luka tusuk di beberapa bagian tubuh.
Luka tusuk di tubuh Sandy termasuk di dada, perut, dan belakang leher.
"Awalnya korban ditemukan bersimbah darah oleh tetangga-tetangganya. Ada beberapa luka tusuk, di dada, di perut, terus di leher belakang," jelas Onkoseno, dilansir dari laporan Detik.
Para saksi yang histeris segera berteriak meminta pertolongan dan membawa Sandy ke rumah sakit di daerah Cileungsi.
Namun, nyawa aktor laga tersebut tidak tertolong.
"Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun tidak tertolong," tambahnya.
DUGAAN PEMBUNUHAN
Hasil penyelidikan awal mengindikasikan bahwa Sandy Permana diduga menjadi korban pembunuhan.
Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami motif di balik kejadian ini.
Kompol Onkoseno mengungkapkan bahwa pelaku telah teridentifikasi dan diduga kuat hanya satu orang.
"Kami sudah mengantongi identitas pelaku. Sekarang sedang dilakukan pencarian terhadap satu orang tersebut," katanya, dikutip dari Sindo News.
Namun, demi kepentingan penyelidikan, identitas pelaku belum diungkap ke publik.
DETIK-DETIK TERAKHIR KORBAN
Berdasarkan keterangan saksi, Sandy sempat terlihat berjalan dalam kondisi penuh luka sebelum akhirnya terjatuh di depan rumah salah satu tetangganya.
Kejadian ini membuat situasi di sekitar lokasi semakin mencekam.
"Korban ditemukan dalam kondisi luka-luka, jadi belum meninggal. Korban masih berjalan dan di depan rumah salah satu tetangganya baru kemudian korban pingsan," ungkap Onkoseno.
Polisi telah memeriksa tempat kejadian perkara (TKP) dan rumah sakit untuk mengumpulkan bukti tambahan.
"Kami mendapat laporan, lalu mengecek TKP dan rumah sakit. Betul, korban meninggal dengan beberapa luka tusuk," imbuhnya.
KARIER DAN KEHIDUPAN PRIBADI
Sandy Permana memulai kariernya sebagai model dan pernah meraih juara 1 di ajang pencarian bakat yang diselenggarakan oleh Majalah Aneka.
Selain dikenal sebagai aktor laga, ia sempat mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Kabupaten Bekasi Dapil 1 untuk periode 2024-2029 melalui Partai Hanura.
Sebagai aktor, perannya dalam sinetron kolosal Misteri Gunung Merapi 3 membuatnya menjadi salah satu ikon dalam dunia hiburan Indonesia.
Sandy dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan bersemangat, baik dalam karier maupun kehidupan pribadinya.
Saat ini, keluarga korban tengah fokus pada proses pemakaman Sandy.
Kehilangan ini menjadi pukulan berat bagi mereka yang mengenal dan mencintainya.
"Keluarga korban sudah mengetahui dan sedang fokus pada proses pemakaman korban," ujar Onkoseno.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.