Skip to main content
Iklan

Lifestyle

'Aku bukan polisi seni': Taylor Swift santai tanggapi kritik soal album barunya

Penyanyi pemenang Grammy itu mengaku tak ambil pusing dengan perdebatan seputar album The Life of a Showgirl, dan justru menganggap reaksi publik sebagai dinamika seru dunia hiburan.

'Aku bukan polisi seni': Taylor Swift santai tanggapi kritik soal album barunya

Taylor Swift dalam unggahannya di media sosial mempromosikan album ke-12, The Life Of A Showgirl. (Foto: Instagram/@taylorswift)

09 Oct 2025 04:38PM (Diperbarui: 09 Oct 2025 04:40PM)

Taylor Swift akhirnya buka suara soal beragam reaksi yang muncul terhadap album terbarunya, The Life of a Showgirl. Ia berterima kasih kepada para penggemar yang langsung memahami emosi dan tema dalam album tersebut, namun penyanyi pemenang Grammy itu juga punya pesan untuk para pengkritiknya.

Dalam wawancara di program The Zane Lowe Show di Apple Music, Taylor mengaku ia "menyambut kekacauan" yang muncul, karena menurutnya itu memang bagian dari dinamika dunia hiburan.

"Kalau ini minggu pertama rilis albummu dan orang-orang membicarakan namamu atau judul albummu, berarti mereka membantu," ujar Taylor santai, dikutip dari Variety.

"Aku sangat menghormati opini subjektif setiap orang terhadap seni. Aku bukan polisi seni. Semua orang bebas merasakan apa pun yang mereka mau. Dan tujuan kami sebagai penghibur adalah menjadi cerminan."

Album The Life of a Showgirl sendiri mendapat tanggapan yang beragam dari para kritikus. Sebagian memuji nuansa musiknya yang cerah dan penuh sukacita, sementara lainnya menilai lirik-liriknya kurang memiliki kedalaman emosional.

Chris Willman dari Variety menulis, "Dalam The Life of a Showgirl, cinta terasa lebih mudah diperjuangkan. Dan keyakinan bahwa cinta bisa jadi sesuatu yang ringan, bukan badai besar yang mengacaukan, membuat album ini terasa seperti perayaan yang polos dan menyenangkan, mungkin yang paling ringan dalam seluruh karya Taylor."

Taylor Swift dalam unggahannya di media sosial mempromosikan album ke-12, The Life Of A Showgirl. (Foto: Instagram/@taylorswift)

Taylor pun mengakui bahwa setiap album baginya adalah cerminan diri yang unik. "Sering kali, sebuah album adalah cara yang sangat liar untuk melihat diri sendiri," katanya kepada Lowe.

"Apa pun yang sedang kamu alami dalam hidup akan memengaruhi apakah kamu bisa merasa terhubung dengan musik yang aku keluarkan pada momen tertentu atau tidak."

Dalam wawancara yang sama, Taylor juga mengungkapkan hal yang memberinya kekuatan untuk terus mencipta musik. "Kami melakukan ini untuk jangka panjang. Aku selalu punya pandangan tentang legacy saat membuat musikku."

"Aku tahu apa yang sudah aku ciptakan, aku tahu aku mencintai hal ini, dan aku tahu bahwa dalam [album] Showgirl ini, ini bagian darinya," tuturnya.

Taylor Swift dijadwalkan melanjutkan promosi album ke-12 miliknya itu dengan tampil di acara Late Night With Seth Meyers pada hari ini, Kamis (8/10). 

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ps

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan