'Kupeluk bajumu saat tidur': Surat haru ibu mendiang Kim Sae-ron, bantah tahu isu aborsi
"Kamu selalu bilang ingin mati, dan sekarang, sudahkah kamu merasa damai?" tanya sang ibunda seakan berkata kepada putrinya, di tengah tudingan menutupi tindakan aborsi dan gugatan hukum dari agensi Kim Soo-hyun.
Mendiang aktris Korea Selatan, Kim Sae-ron, dalam salah satu unggahannya di media sosial. (Foto: Instagram/@ron_sae)
Kontroversi yang melibatkan aktor Kim Soo-hyun semakin memanas seiring dengan munculnya berbagai klaim baru, termasuk tuduhan pernikahan dan aborsi mantan kekasihnya, mendiang aktris Kim Sae-ron. Pihak keluarga Kim Sae-ron menampik mengetahui hal itu dalam surat panjang penuh hari yang ditulis ibunda Sae-ron.
Tuduhan Kim Sae-ron telah menikah dan melakukan aborsi diungkapkan dalam video yang dirilis Rabu (19/3) oleh YouTuber Lee Jin-ho, yang mengklaim bahwa Kim Sae-ron telah menikah dengan kekasihnya di Amerika Serikat saat dia mengunggah foto di Instagram pada Januari lalu.
Dalam unggahan itu, Kim Sae-ron menulis kata "Marry" dengan gambar-gambar bertema pernikahan.
Lee menuduh keluarga Kim tidak membayar tagihan rumah sakit untuk aborsi sebesar 20 juta won (sekitar Rp230 juta) saat Kim mencoba mengakhiri hidupnya beberapa kali di awal tahun lalu. Menurutnya, biaya tersebut justru dibayarkan oleh agensi baru Kim Sae-ron.
Tudingan Lee ini muncul menyusul gugatan hukum atas dugaan pencemaran nama baik yang diajukan keluarga Kim Sae-ron terhadap YouTuber ini.
Keluarga menuduh Lee menyebarkan informasi palsu yang menyebabkan tekanan psikologis parah, yang mereka yakini berkontribusi pada kematian Kim Sae-ron.
'KAMI TAK TAHU APA PUN'
Akun YouTube Garo Sero Research Institute (Hoverlab), yang mewakili keluarga mendiang Kim Sae-ron, membantah tudingan Lee Jin-ho dan merilis tiga surat tulisan tangan dari ibu Kim Sae-ron pada Kamis (20/3), seperti dilaporkan oleh The Korea Times.
Operator YouTube Hoverlab, Kim Se-ui, menegaskan bahwa keluarga Kim Sae-ron tidak pernah menyembunyikan apa pun, dan mereka benar-benar tidak tahu mengenai pernikahan maupun dugaan aborsi yang disebutkan.
"YouTuber Lee Jin-ho mengunggah video berjudul 'Kebenaran yang Disembunyikan oleh Keluarga Mendiang,' tetapi setelah itu kami bertemu dengan keluarga Kim Sae-ron. Mereka menegaskan, ‘Kami tidak pernah tahu tentang pernikahan Sae-ron dan tidak pernah mendengar kabar soal aborsi. Kami juga tidak mengerti kenapa mantan manajernya mengatakan itu kepada Lee Jin-ho.'"
"Dia menangis tanpa henti, bertanya-tanya apakah mereka harus menghancurkan reputasi putrinya sejauh ini. Kami berencana mengadakan konferensi pers hari ini, tetapi ibu Kim Sae-ron bahkan tidak bisa berdiri karena terlalu terpukul," bunyi pernyataan dari Kim Se-ui.
Kim melanjutkan, ibu Kim Sae-ron berkata, "'Aku tidak bisa membiarkan ini terjadi. Apakah aku harus mati agar Lee Jin-ho dan Kim Soo-hyun berhenti menyiksa kami?'"
"Ada klaim bahwa manajer Kim Sae-ron membayar 20 juta won (sekitar Rp226 juta) untuk biaya rumah sakitnya karena tidak ada yang membantu, tapi itu tidak masuk akal. Keluarga mendiang menangis histeris dan menuntut bukti," tulis Kim Se-ui.
"Bagaimana mungkin seseorang tega menusukkan belati ke hati orang tua yang sedang berduka?"
PENYESALAN IBU KIM SAE-RON
Akun YouTube HOVERLAB juga merilis surat emosional yang diduga ditulis oleh ibu Kim Sae-ron.
Dalam suratnya, sang ibunda menulis, "Aku masih menyimpan semua pakaian dan barang-barangmu. Aku tidak bisa membuangnya. Aroma tubuhmu masih menempel di piyamamu, jadi aku tidak mencucinya."
"Kupeluk bajumu saat tidur. Kamu selalu bilang ingin mati, dan sekarang, sudahkah kamu merasa damai?" tanya sang ibunda seakan berbicara kepada putrinya dalam surat itu, dikutip dari Allkpop.
"Apa gunanya uang...? Aku seharusnya tetap di sisimu lebih lama. Aku terlalu sibuk bekerja hingga tidak ada di saat-saat terakhirmu. Pasti kamu sangat ketakutan..."
Surat ini juga berisi kenangan terakhir sang ibu bersama Kim Sae-ron: "Ibu, kita jalan-jalan ke Hangang Park hari ini? Ibu, kita main badminton? Ibu, aku menggambar sesuatu yang cerah hari ini, seperti yang ibu bilang. Ibu, aku tidak suka tempat gelap dan sepi, aku takut… Ibu, ibu, ibu..."
Ibunda Kim Sae-ron melanjutkan suratnya, "Masih kudengar suaramu berceloteh di sampingku, dan aku terbangun dengan kaget… Aku terus bilang padamu, 'Jangan unggah foto. Jangan terlihat di depan publik. Jangan keluar larut malam. Jangan minum…' Tapi sekarang aku sadar, yang kau inginkan hanyalah menjalani hidup secara normal. Dan yang aku lakukan hanyalah melarangmu, kukira aku melindungimu. Maafkan aku, anakku… Aku pikir dengan membatasi kebebasanmu, aku bisa menjagamu tetap aman. Aku bilang aku percaya padamu, tapi yang kulakukan hanya mengekang dan menyembunyikanmu."
Seakan berbicara kepada mendiang Kim Sae-ron, sang ibu melanjutkan, "Sekarang mereka terus memintaku menjelaskan diri. Memperjelas keadaan. Tapi untuk apa? Apa yang mereka harapkan dariku? Aku hanya… Aku hanya tidak bisa membiarkanmu pergi seperti ini. Yang aku inginkan hanyalah permintaan maaf atas bagaimana mereka mengubahmu menjadi pembohong, dan agar hal seperti ini tidak pernah terjadi lagi. Tapi yang kudapatkan hanyalah orang-orang yang menyangkal keberadaanku dan menuntut penjelasan… Pasti kau sangat menderita. Betapa menyakitkan itu selama tiga tahun berturut-turut."
"Jangan khawatir. Bagaimanapun juga, ibumu tahu kebenarannya. Kami semua tahu. Teman-temanmu juga tahu. Kau selalu berkata padaku, 'Jangan khawatir, Ibu. Meski dunia tidak tahu, aku tahu.'"
"Pasti semua ini sangat melelahkan bagimu, bukan? Maaf, Ron… Aku akan membiarkanmu beristirahat dengan tenang sekarang."
GUGATAN HUKUM KIM SOO-HYUN
Di tengah meningkatnya kontroversi, keluarga Kim Sae-ron tetap bersikeras bahwa aktris tersebut berpacaran dengan Kim Soo-hyun saat masih di bawah umur. Namun, agensi Kim Soo-hyun, Gold Medalist, membantah dengan tegas.
"Kim Soo-hyun dan Kim Sae-ron baru mulai berkencan setelah dia dewasa, dari musim panas 2019 hingga musim gugur 2020. Klaim bahwa Kim Soo-hyun berpacaran dengan Kim Sae-ron saat masih di bawah umur adalah tidak benar," ujar perwakilan agensi, Kamis (20/3).
Gold Medalist juga mengajukan gugatan hukum terhadap Hoverlab dan keluarga Kim Sae-ron atas dugaan pelecehan seksual, setelah foto Kim Soo-hyun tanpa celana tengah mencuci piring di rumah Kim Sae-ron tersebar di internet.
"Kami telah mengajukan gugatan terhadap Kim Se-ui, operator kanal YouTube Hoverlab, karena menyiarkan foto yang memperlihatkan Kim Soo-hyun tanpa celana dalam siaran langsung," tulis Gold Medalist, dikutip dari The Korea Herald.
Selain itu, agensi juga menggugat seseorang yang mengaku sebagai bibi Kim Sae-ron serta anggota keluarga lainnya yang diduga membocorkan foto tersebut dan mendorong Kim Se-ui untuk menyebarkannya.
Dengan berbagai klaim, bantahan, dan gugatan hukum yang terus bergulir, kontroversi ini tampaknya masih jauh dari kata usai.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.