Impian Dee Lestari terwujud: Perahu Kertas, Aroma Karsa dan Rapijali diangkat jadi series Netflix
Kolaborasi perdana antara Dee Lestari dan Netflix ini akan menghidupkan tiga semesta kisah yang sudah lekat di hati pembaca Indonesia.
Penulis Dee Lestari dalam salah satu unggahannya di media sosial. (Foto: Instagram/@deelestari)
Layanan streaming Netflix mengumumkan kolaborasi terbaru dan untuk pertama kalinya bersama Dee Lestari, yakni mengangkat tiga novel terkenalnya menjadi original series.
Dalam sesi Netflix Creative Asia SEA di Jogja-Netpac Asian Film Festival (JAFF) pada Selasa (2/12), Netflix mengumumkan tiga novel Dee yang akan diadaptasi, yakni Rapijali, Perahu Kertas, dan Aroma Karsa.
Dee menyebut proyek serial ini sebagai pencapaian besar dan mimpi yang benar-benar terwujud. Ia menegaskan bagaimana ketiga novel tersebut telah hidup lama bersama para pembacanya.
"Saya selalu percaya bahwa cerita memiliki gema yang paling panjang dalam perjalanan manusia, dan bercerita merupakan esensi kita sebagai manusia," tutur Dee Lestari, dikutip dari Kompas.
"Ketiga novel ini telah bersama-sama pembaca Indonesia selama bertahun-tahun dan bahkan lebih lama lagi bersama saya, maka proyek ini adalah mimpi besar yang menjadi kenyataan," kata Dee.
Ia juga mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kepercayaan yang diberikan dalam proses ini. "Saya sangat tersanjung bahwa salah satu platform paling terkemuka di dunia akan mengembangkan cerita-cerita ini, didukung oleh rumah-rumah produksi yang visioner dan orang-orang paling berbakat di industri. Saya sangat berterima kasih untuk kepercayaan ini."
Ketiga judul tersebut akan digarap melalui kolaborasi dengan sejumlah studio produksi ternama. Rapijali akan diproduksi bersama Starvision, Perahu Kertas dengan Visinema, sementara Aroma Karsa ditangani Screenplay Films bersama Forka Films.
'AROMA KARSA PENUH KEAJAIBAN'
Aroma Karsa akan diarahkan oleh Kamila Andini, sutradara perempuan pemenang berbagai penghargaan yang sebelumnya mengarahkan serial Gadis Kretek. Kamila mengaku memiliki ikatan emosional dengan novel tersebut sejak pertama kali membacanya.
"Buku Aroma Karsa yang pertama kali saya baca di tahun 2018 meninggalkan kesan yang sangat mendalam di pikiran dan hati saya. Tanpa saya sadari, buku tersebut menginspirasi saya untuk menciptakan elemen sensorik visual di Gadis Kretek," ujar istri sutradara Ifa Isfansyah ini, dikutip dari Tirto.
"Bagi saya, Aroma Karsa merupakan kisah cinta epik dalam dunia dan indera aroma yang kemudian menjadi perjalanan penuh dengan keajaiban," ujar putri dari sutradara Garin Nugroho ini.
Kamila menambahkan bahwa proyek ini menjadi salah satu tantangan kreatif terbesarnya.
"Ini akan menjadi cerita fantasi pertama saya, sesuatu yang menantang saya untuk menggambarkan elemen-elemen nyata dalam kisah ini, baik yang kasat mata maupun tidak. Ini akan menjadi petualangan paling penuh imajinasi dalam proses kreatif saya," tuturnya.
'RAPIJALI SANGAT MENARIK'
Sementara itu, Rapijali akan digarap oleh Sabrina Rochelle Kalangie, sutradara dan penulis naskah perempuan yang dikenal lewat film Terlalu Tampan, Noktah Merah Perkawinan, dan Home Sweet Loan.
Ia baru saja meraih Piala Citra dalam kategori Penulis Skenario Adaptasi Terbaik di Festival Film Indonesia 2025.
Sabrina menyampaikan antusiasmenya terhadap kesempatan ini. "Saya merasa sungguh beruntung mendapatkan kesempatan untuk mengadaptasi Rapijali ke dalam sebuah medium yang baru," ujar Sabrina.
Ia menambahkan bahwa proses kreatifnya sangat menantang sekaligus menyenangkan.
"Cerita tentang menjadi dewasa ini berpusat pada musik, yang membuat kisahnya sangat hidup serta menarik. Proses mengembangkan cerita ini dan menciptakan kembali setiap elemen dan karakter, maupun mewujudkan semesta cerita ini, adalah sesuatu yang sangat menantang sekaligus menggembirakan untuk saya."
Saat ini Rapijali sudah memasuki tahap produksi, sementara Perahu Kertas dan Aroma Karsa masih berada dalam proses pengembangan kreatif.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.