Skip to main content
Iklan

Lifestyle

Menyusuri gelapnya sinopsis Nosferatu: Film horor terseram tahun ini tayang Februari 2025

Film dengan skor 85% di Rotten Tomatoes ini disebut sebagai film terseram tahun 2025 dan masuk 50 besar film horor terlaris sejak rilis global akhir Desember 2024.

Menyusuri gelapnya sinopsis Nosferatu: Film horor terseram tahun ini tayang Februari 2025

Potongan adegan karakter Ellen yang diperankan oleh Lily-Rose Depp dalam film Nosferatu (2024). (Foto: Instagram/focusfeatures)

16 Jan 2025 10:12AM (Diperbarui: 30 Jun 2025 12:29PM)

Film horor Nosferatu karya Robert Eggers akan tayang di bioskop Indonesia pada Februari 2025, sebagaimana dikonfirmasi oleh jaringan bioskop XXI.

Nosferatu sukses mencuri perhatian sejak dirilis pada Desember 2024 di Amerika Serikat, dan digadang-gadang menjadi film horor terseram tahun ini. 

Mengadaptasi cerita klasik vampir dari novel legendaris Dracula karya Bram Stoker (1897), film ini menawarkan pengalaman sinematik yang memadukan nuansa gotik era Victoria dengan elemen kengerian mendalam.

SINOPSIS FILM NOSFERATU (2024)

Nosferatu mengisahkan perjalanan Thomas Hutter (Nicholas Hoult), seorang agen real estat yang bertolak ke Transilvania pada 1830-an untuk menemui kliennya, Count Orlok (Bill SkarsgÃ¥rd). 

Sementara itu, istrinya yang baru dinikahi, Ellen (Lily-Rose Depp), tinggal bersama teman-temannya, pasangan Friedrich (Aaron Taylor-Johnson) dan Anna Harding (Emma Corrin).

Selama kepergian Thomas, Ellen mulai dihantui penglihatan-penglihatan mengerikan hingga akhirnya menghadapi kekuatan jahat yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.

Melihat jajaran pemainnya, film ini memang dipenuhi bintang populer untuk menambah daya tarik di kalangan Gen Z, utamanya dengan kehadiran Lily-Rose Depp, putri dari Johnny Depp dan Vanessa Paradis. 

Ditambah lagi, film bisu Nosferatu yang rilis pada 1922, memang punya pengikut setia dan kerap kali disebut film vampir klasik. 

Hal ini membuat versi terbarunya, Nosferatu (2024), menjadi begitu populer bahkan sebelum rilis.

KEUNIKAN FILM NOSFERATU (2024)

Para kritikus pun memuji film ini atas eksplorasi mendalamnya terhadap tema vampir. 

"Apa yang benar-benar membedakan Nosferatu dari Eggers dengan film horor lainnya adalah seberapa dalam film mengeksplorasi gambar dan tema pengetahuan vampir. Tidak banyak film Dracula yang memberi kita begitu banyak hal untuk dibenamkan," tulis BBC.

Salah satu aspek unik dalam film ini adalah pemanfaatan elemen nyata yang menghidupkan latar ceritanya.

Sebagai contoh, ada 2.000 ekor tikus hidup yang digunakan di lokasi syuting untuk menciptakan suasana mencekam. 

Pendekatan ini mencerminkan gaya Eggers yang lebih membumi, menghindari ketergantungan pada efek komputerisasi. 

Potongan adegan karakter Prof. Albin Eberhart von Franz yang diperankan oleh Willem Dafoe dalam film Nosferatu (2024). (Foto: Instagram/@universalpictures)

Willem Dafoe, yang memerankan Prof. Albin Eberhart von Franz, ahli okultisme dan pemburu vampir dalam film ini, mengatakan, "Teknologi membuat kemampuan akting sering hilang," dalam wawancara dengan BBC. 

Selain itu, sang sutradara juga memperkenalkan inovasi pada karakter Count Orlok, menjadikannya berbeda dari stereotip vampir yang kita kenal. 

Vampir ini digambarkan tidak memiliki gigi taring simetris dan jauh dari kesan penggoda anggun dengan jubah hitam berkerah tinggi. 

Eggers ingin kembali ke "masa ketika orang benar-benar percaya pada vampir" dengan pendekatan yang lebih berbasis mistisisme yang dipercayai masyarakat Transilvania kala itu. 

Hal ini membuat tokoh Orlok versi Eggers begitu unik dan segar dibandingkan adaptasi sebelumnya.

FILM HOROR TERLARIS SEPANJANG MASA

Film Nosferatu (2024) juga mencetak prestasi gemilang di box office. 

Dengan bujet produksi sebesar $50 juta, film ini meraih pendapatan global hingga $135 juta, sejak dirilis pada akhir Desember 2024. 

Selain itu, film ini menjadi salah satu dari 50 film horor terlaris sepanjang masa, mengalahkan Scream (2022) dan The Texas Chainsaw Massacre (2003). 

Penghasilan domestiknya di AS mencapai US$81 juta, sementara pendapatan internasionalnya sebesar US$53 juta.

Penghargaan pun berdatangan. 

Film ini meraih skor 85% di Rotten Tomatoes dari 304 ulasan, dengan pujian khusus untuk naskahnya yang dianggap menghadirkan horor yang wajib disaksikan di layar lebar. 

National Board of Review juga memberikan piala Outstanding Achievement in Cinematography 2024 kepada film ini atas visualnya yang memukau.

Namun, di balik segala kesuksesan ini, film "Nosferatu" juga menyentuh tema-tema universal yang mengundang refleksi mendalam. 

Willem Dafoe mengatakan kepada BBC bahwa cerita vampir selalu memikat karena "menjadi semacam meditasi tentang sisi gelap dan terang kehidupan." 

Ia menambahkan, "Jika kamu tidak mengenali adanya sisi gelap dalam kehidupan, suatu hari nanti, kamu akan menjadi korban darinya."

Dengan segala keistimewaannya, film Nosferatu tak hanya menjadi hiburan, tetapi juga karya seni yang mengajak penontonnya untuk merenungkan sisi-sisi kehidupan yang jarang diungkap. 

Film ini siap menyambut penonton Indonesia pada Februari 2025 dengan kengerian yang tak terlupakan.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ps

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan