Sinopsis Norma: Antara Mertua dan Menantu, trending di Netflix hingga Malaysia dan Singapura
Film yang dibintangi Wulan Guritno dan Tissa Biani ini berdasarkan kisah nyata Norma yang sempat viral karena pengkhianatan rumah tangga tak terduga. Norma kini turut menulis skenarionya.
Film Norma: Antara Mertua dan Menantu mencuri perhatian karena berdasarkan kisah nyata yang viral di media sosial. Sebelah kiri adalah foto kisah hidup Norma yang asli ketika menikah, sementara sebelah kanan adalah film adaptasinya. (Foto: Dok. Norma, Dee Company)
JAKARTA: Film drama berdasarkan kisah nyata yang viral di media sosial, Norma: Antara Mertua dan Menantu menjadi kembali mencuri perhatian setelah resmi tayang di Netflix sejak 14 Agustus 2025.
Film yang rilis di bioskop saat menjelang Lebaran pada Maret lalu, kini trending di Netflix tiga negara: Indonesia, Malaysia dan Singapura. Film ini merajai puncak platform streaming itu dari 15 Agustus 2025 hingga kemarin, Kamis (21/8), menurut data dari Flixpatrol.
Berdurasi 134 menit dan disutradarai oleh Guntur Soeharjanto, film ini merupakan adaptasi dari kisah nyata Norma Risma yang sempat viral di TikTok pada akhir tahun 2022.
Mengangkat tema pengkhianatan yang mengiris hati, film ini menceritakan kisah rumah tangga Norma Risma (Tissa Biani) dan suaminya Irfan Wardhana (Yusuf Mahardika), cinta pertamanya.
Pernikahan mereka pada awalnya terlihat sempurna. Norma, seorang perempuan pendiam dan pemalu, merasa sangat bahagia telah menikahi pria impiannya yang tampak penuh perhatian dan dekat dengan keluarganya.
Namun, di balik wajah manis Irfan, tersimpan rahasia kelam yang menghancurkan segalanya.
Norma mulai merasakan keganjilan hingga akhirnya menemukan kenyataan yang menghancurkan hidupnya, suaminya berselingkuh.
Dan yang lebih mengejutkan, orang ketiga dalam rumah tangga mereka bukanlah perempuan asing, melainkan ibu kandung Norma sendiri, Rina (Wulan Guritno).
Skandal terlarang antara menantu dan mertua ini bukan hanya memporak-porandakan pernikahan Norma, tetapi juga mengguncang kehidupan sang ayah, Abdul (Rukman Rosadi).
Dua keluarga luluh lantak dalam waktu bersamaan. Norma dan ayahnya merasa dikhianati oleh orang-orang yang paling mereka percayai.
Film ini menggambarkan konflik emosional yang dalam. Norma terjebak dalam dilema moral, antara memaafkan atau menuntut keadilan atas luka yang ditorehkan oleh ibu dan suaminya.
Dalam kebingungan dan keputusasaan, Norma terus mempertanyakan: "Apa yang salah dariku sampai mereka sanggup berkhianat?"
Ketika perselingkuhan ini terungkap ke publik, warga desa turut geram dan akhirnya kasus ini berujung ke meja pengadilan.
Film Norma: Antara Mertua dan Menantu tidak hanya menyuguhkan kisah tragis, tetapi juga menjadi potret nyata bagaimana kepercayaan bisa hancur dalam sekejap, bahkan oleh orang yang sangat dicintai.
Kisah ini pertama kali diceritakan langsung oleh Norma Risma melalui akun TikTok-nya, dan karena besarnya perhatian publik, Dee Company pun mengangkatnya menjadi film layar lebar.
Norma sendiri ikut terlibat dalam penulisan skenario bersama Oka Aurora, penulis terkenal yang sebelumnya menggarap Layangan Putus dan Ipar Adalah Maut.
Proses syuting berlangsung di Kota Serang dan sekitarnya, guna menciptakan atmosfer yang autentik dengan cerita yang diangkat, menurut laporan Liputan6.
Selain Tissa Biani, Yusuf Mahardika, dan Wulan Guritno, film ini juga didukung oleh jajaran pemain ternama lainnya seperti Nunung, Rukman Rosadi, Adila Fitri, Erick Estrada, Naura Hakim, dan Willem Bevers.
Film ini bukan sekadar drama penuh air mata, tetapi juga menyimpan pesan kuat tentang pentingnya menjaga komitmen, nilai keluarga, serta bagaimana rasa sakit bisa mengubah seseorang selamanya.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.