Sinopsis film Nobody 2: Timo Tjahjanto hadirkan 'Home Alone' versi sadis bersama Bob Odenkirk
Debut sutradara Timo Tjahjanto di Hollywood ini memadukan aksi brutal dan drama keluarga yang intens, disebut-sebut relatable dengan kehidupan keras di Jakarta.
Poster film Nobody 2 garapan Timo Tjahjanto dan dibintangi Bob Odenkirk. (Foto: Dok. Universal Studios)
Sutradara Indonesia, Timo Tjahjanto, menuangkan ide-ide liarnya dalam debut Hollywood lewat Nobody 2, film bergenre aksi-thriller-komedi yang dibintangi Bob Odenkirk.
Disebut-sebut sebagai versi sadis dari film legendaris Home Alone, Nobody 2 menjadi sekuel dari Nobody (2021) dengan naskah garapan Derek Kolstad, Aaron Rabin, dan Odenkirk sendiri.
Cerita Nobody 2 mengikuti Hutch Mansell (Bob Odenkirk) yang berusaha memperbaiki hubungan dengan keluarganya lewat liburan ke kota kecil Plummerville.
Namun, momen liburan itu berubah mencekam ketika ia menjadi target dari operator seorang sherif licik dan bos kriminal sadis.
Selain Odenkirk, film ini juga dibintangi Connie Nielsen, Sharon Stone, Christopher Lloyd, RZA, Colin Hanks, dan John Ortiz.
'HOME ALONE' SADIS DI 'DUFAN'
Timo membawa ide liar yang langsung mengubah naskah. Awalnya, salah satu adegan hanya berlatar waterpark biasa. Namun, ia mengajukan konsep radikal kepada Bob Odenkirk, Kelly McCormick, dan David Leitch.
"Kalau di skrip, itu dideskripsinya cuma waterpark doang. Cuma waktu baca skrip, gue pitching Bob dan Kelly dan David, gue bilang, 'Gimana kalau bikin konsep lebih kayak Home Alone versi dewasa?'" ujar Timo.
Bagi Timo, Hutch adalah Kevin McCallister—tokoh utama di film Home Alone—versi dewasa.
"Hutch ini anggap saja Kevin di Home Alone, cuma dia sudah dewasa, cuma dia punya semacam Dufan di sana, buat bunuh-bunuhan," ujarnya dalam konferensi pers virtual di Jakarta pekan ini, dikutip dari Kompas.
Inspirasi ini memperluas arena menjadi amusement park penuh jebakan dan aksi brutal.
"Karena di waterpark, berapa teknik pembunuhan yang bisa lo lakukan, sih? Kayaknya terbatas. So we expand jadi ke amusement park juga," terang Timo.
TANTANGAN SYUTING DI HOLLYWOOD
Timo mengaku kultur kerja di Hollywood sangat berbeda dengan di Indonesia.
"Di Hollywood itu, mungkin karena ini film pertama gue, jadi gue lebih kayak hati-hati dalam mengekspresikan wewenang sebagai sutradara," katanya.
Meskipun hubungan antar kru di Indonesia terasa seperti keluarga, di Hollywood semuanya profesional—namun tetap suportif.
"Mereka kalau misalnya oke, ini keren nih. 'let’s do this, we can do this.' Tapi kalau misalnya mereka bilang 'we don't usually do that here'… kalau mereka enggak biasa," tambahnya, dikutip dari Antara.
Pengalaman bekerja dengan bintang legendaris menjadi momen yang tak terlupakan.
"Attitude-nya harus percaya diri. Di sini krunya dengarkan banget. Cast-nya di sini juga berbobot banget. Ada Sharon Stone, Collin Nielsen, Christopher Lloyd, agak aneh saja legenda menunggu kita saat syuting. Memang harus percaya diri," ujar Timo.
Meskipun penuh adegan sadis, Timo memastikan Nobody 2 punya sisi emosional yang kuat.
"Banyak orang, terutama di Jakarta, di kehidupan yang keras di Indonesia, gue ngerti banget kehidupan kita sebagai seorang ayah, kepala keluarga, itu constant struggle dan juga kadang pasangan hidup dan anak-anaknya juga merasakan," jelas Timo.
"Jadi, in that way, filmnya sangat relatable," tutupnya.
Film Nobody 2 dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai Rabu, 13 Agustus 2025.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.