Wajah malaikat tapi jiwa iblis, transformasi gelap Kim You-jung di Dear X bikin merinding
Dalam drama Korea ini, Kim You-jung menanggalkan citra manisnya dan menjelma jadi sosok manipulatif yang kejam, terbentuk dari cinta yang tak pernah ia rasakan.
Potongan adegan dalam drama Korea berjudul Dear X, menampilkan akting Kim You-jung. (Foto: Dok. Tving)
Apakah monster dilahirkan atau diciptakan? Itulah pertanyaan yang menghantui Ban Ji-un saat mengadaptasi webtoon karyanya, Dear X, menjadi drama Korea terbaru yang tayang mulai awal November ini.
Drama bergenre thriller-romance ini menampilkan perubahan menakutkan dari Kim You-jung, aktris yang selama ini dikenal lewat citra manis sejak kecil.
Serial ini tayang perdana pada 6 November 2025 ini bahkan sebelum tayang pun sudah mencuri perhatian besar. Pasalnya, drama ini disutradarai oleh Lee Eung-bok, sutradara ternama di balik Sweet Home (2020), Mr. Sunshine (2018), dan Guardian: The Lonely and Great God (2016).
Diadaptasi dari webtoon populer dengan judul yang sama, Dear X menggambarkan kejatuhan aktris top Korea yang menyembunyikan kenyataan kejam di balik kecantikannya.
Dear X mengikuti kisah Baek Ah-jin (Kim You-jung), perempuan yang memakai topeng untuk melarikan diri dari masa lalunya yang kelam, sekaligus terus berjuang naik ke puncak ketenaran.
Dalam obsesinya terhadap kesempurnaan, ia meninggalkan sejumlah kawanan orang yang disebut "X", yakni orang-orang yang hancur dan dibuang setelah tak lagi berguna.
MONSTER ITU DICIPTAKAN
Sejak kecil, Ah-jin hidup dalam penyiksaan — dari ibunya yang pemabuk, lalu ayah dan ibu tirinya.
Saat remaja, ia belajar satu hal: tidak ada yang akan melindungimu, jadi manfaatkan orang lain sebelum mereka melukaimu.
Di balik wajah sempurna dan kecerdasannya, Ah-jin menyembunyikan kecenderungan psikopat dan kemampuan manipulasi — senjata yang ia gunakan di depan kamera maupun di balik layar.
Dalam memerankan Ah-jin, Kim You-jung menampilkan berbagai emosi yang menegangkan: tatapan dingin, suara datar, dan senyum tipis saat melihat orang lain hancur.
Drama ini juga dibalut kisah cinta tragis Yoon Jun-seo (Kim Young-dae), laki-laki yang rela turun ke neraka demi melindunginya. Meski tahu kekejaman Ah-jin, ia tetap mencintainya, bahkan membantu membunuh ayahnya sendiri.
"Kalau Tuhan memang ada, aku ingin bertanya kenapa aku jatuh cinta pada perempuan sejahat ini," kata Jun-seo dalam monolognya.
Di episode keempat, Ah-jin sempat menunjukkan sisi manusiawinya, mengaku kepada Jun-seo bahwa kekejamannya lahir dari cinta yang tak pernah ia dapatkan.
"Aku bahkan tidak pernah punya hidup normal seperti orang lain. Sejak kecil, aku selalu berpikir kapan aku akan diusir, seberapa keras aku akan dipukul. Aku hanya berusaha bertahan. Dan sekarang kamu ingin aku peduli pada rasa sakit orang lain?"
Pengakuan singkat itu menjadi satu-satunya momen sejauh ini yang memperlihatkan sisa sisi manusia di dalam dirinya.
Korban lain adalah Choi Jeong-ho (Kim Ji-hoon), pemilik kafe yang mempekerjakan Ah-jin karena iba. Ia pun terjebak oleh kebaikannya sendiri ketika Ah-jin menjebaknya atas tuduhan pembunuhan. Dalam kasusnya, kebaikan bukan hanya tak berdaya melawan kejahatan, tapi justru menjadi bahan bakarnya.
"Saat pertama membaca webtoon aslinya, aku langsung terpikir tema malaikat dan iblis," kata sutradara Lee Eung-bok, dikutip dari The Korea Times.
"Bagiku ini adalah kisah romantis gelap tentang iblis berwajah malaikat yang terlahir dari takdir kejam, dan dua malaikat pelindung yang mencoba menjaganya," lanjutnya.
Kim You-jung, yang dikenal lewat peran-peran keluarga dan drama ringan sejak ia masih kecil, kini harus memerankan karakter tergelapnya dalam perjalanan kariernya.
"Kalau aku melihat peran ini sebagai tantangan besar, mungkin aku akan terlalu tegang, jadi aku berusaha untuk santai," tuturnya.
"Aku berusaha menghapus ekspresi yang tidak perlu dan memberi ruang pada kehalusan. Banyak adegan di mana emosi hanya terlihat dari mata—aku ingin penonton merasakan misteri itu, perasaan tidak tahu apa yang sebenarnya dia pikirkan," ujar Kim.
Sementara, kritikus drama Yun Suk-jin menilai bahwa Dear X menggambarkan kekerasan dalam rumah tangga dengan realisme sinematik yang kuat.
"Adegan orang tua memukul dan menyiksa anak digambarkan sangat nyata — dan itulah yang membedakannya dari drama lain," katanya.
"Namun, di sisi lain, serial ini juga memperlihatkan bagaimana kekerasan bisa dijadikan alat oleh produser demi rating tinggi, dan itu memprihatinkan."
Serial ini mendorong penonton, terutama para orang tua, untuk menghadapi kenyataan bahwa kekerasan dalam rumah tangga bisa meninggalkan luka permanen pada anak-anak.
Berbagai studi menunjukkan kaitan antara pengabaian emosional dan kekerasan fisik oleh orang tua dengan perkembangan sifat psikopat di masa depan.
Sebagai sebuah drama Korea, Dear X bukan sekadar kisah balas dendam. Dengan sinematografi indah, dinamika cinta yang kelam, dan kritik tajam terhadap dunia hiburan Korea, serial ini berjalan di antara horor dan patah hati.
Drama Korea Dear X akan tayang 6 November di HBO Max Asia. Drama ini akan terdiri dari 12 episode, dengan dua episode baru tayang setiap hari Kamis.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.