Skip to main content
Iklan

Lifestyle

Sinopsis film horor Weapons: Misteri kelam 17 anak hilang, tepat pukul 02.17 tengah malam

Bukan sekadar horor biasa, film Weapons memadukan kisah misteri, teror psikologis, dan rahasia kelam yang mengguncang sebuah kota kecil.

Sinopsis film horor Weapons: Misteri kelam 17 anak hilang, tepat pukul 02.17 tengah malam

Salah satu potongan adengan dalam film Weapons. (Foto: Dok. New Line Cinema)

06 Aug 2025 10:42AM (Diperbarui: 06 Aug 2025 10:49AM)

Setelah sukses dengan Barbarian (2022), Zach Cregger kembali lewat Weapons, film horor yang menjanjikan pengalaman menonton yang bikin bulu kuduk berdiri. 

Tayang di bioskop Indonesia mulai Rabu (6/8), film Weapons menghadirkan cerita menegangkan yang menggabungkan horor psikologis, misteri supernatural, dan kritik sosial tajam. 

Film ini bahkan mengantongi skor sempurna 100 persen di Rotten Tomatoes.

Berlatar di kota kecil fiktif Maybrook, Amerika Serikat, film Weapons mengisahkan peristiwa aneh yang terjadi pada pukul 02.17 dini hari. 

Sebanyak 17 murid kelas tiga tiba-tiba bangun dari tidurnya, berjalan keluar rumah dengan ekspresi datar, tanpa paksaan, dan tanpa tanda kekerasan. 

Mereka tampak seperti "Naruto run", berlari sambil merentangkan tangan layaknya pesawat, sebelum menghilang di sudut kota yang tak terekam CCTV.

Rekaman kamera pengawas memperlihatkan hal yang sama: anak-anak itu tampak gembira, mengenakan piyama, dan berjalan menembus jalanan sepi. Anehnya, hanya satu anak yang tidak menghilang, Alex Lilly (Cary Christopher), yang kemudian menjadi saksi kunci misteri ini. Kejadian ini sontak mengguncang seluruh kota.

Poster film Weapons. (Foto: Dok. New Line Cinema)

Justine Gandy (Julia Garner), guru mereka yang dikenal tenang dan berdedikasi, mendadak menjadi sorotan dan tersangka utama. 

"Mengapa 17 muridnya hilang sementara satu anak selamat?" adalah pertanyaan yang menghantui warga. 

Kondisi ini semakin runyam ketika para orang tua, termasuk Archer Graff (Josh Brolin) yang kehilangan putranya, Matthew, menuntut jawaban. 

"Kami hanya ingin kejelasan di balik semua ini," ujar Graff dengan emosional, terlihat dari trailer film ini. 

Namun, misteri tidak berhenti di situ. Warga kota mulai menemukan tanda-tanda aneh seperti semburan darah misterius di hutan dan penampakan badut berambut merah yang menakutkan. 

Ketegangan pun meningkat ketika Gandy mulai mengalami mimpi buruk, dan Graff menemukan petunjuk-petunjuk ganjil yang membuat mereka akhirnya bekerja sama membongkar rahasia gelap kota Maybrook.

Salah satu potongan adengan dalam film Weapons memperlihatkan akting Julia Garner. (Foto: Dok. New Line Cinema)

CERITA DI BALIK LAYAR

Cregger mengaku menulis naskah Weapons setelah kehilangan sahabat dekatnya, Trevor Moore. Proyek ini menjadi bentuk ekspresi kesedihan yang ia tuangkan menjadi karya seni mendalam. 

Film ini sedikit banyak terinspirasi oleh Magnolia (1999) karya Paul Thomas Anderson, menghadirkan cerita dengan struktur babak berbeda yang menyajikan perspektif tiap karakter.

Perjalanan produksi Weapons tidak kalah dramatis. Hak produksi film ini sempat diperebutkan oleh raksasa Hollywood seperti Netflix, Universal, dan New Line Cinema. 

Pada akhirnya, New Line memenangkan hak tersebut dengan tawaran fantastis USD38 juta (sekitar Rp622 miliar), menjadikan Weapons salah satu film horor independen termahal dalam beberapa tahun terakhir.

Awalnya, film ini direncanakan dibintangi Pedro Pascal dan Renate Reinsve pada 2023, namun Pascal mengundurkan diri karena fokus pada proyek Fantastic Four: First Steps. 

Kini, deretan bintang papan atas membintangi film ini, seperti Julia Garner, Josh Brolin, Alden Ehrenreich, Amy Madigan, Austin Abrams, dan Benedict Wong.

LAPISAN CERITA 

Film Weapons tidak sekadar menghadirkan ketegangan horor, tetapi juga simbolisme mendalam. 

Ada senjata api melayang di langit malam, angka simbolik 2:17, dan isu-isu sosial yang mengusik, seperti paranoia orang tua, bahaya groupthink pada remaja, hingga alegori terhadap penembakan massal di sekolah.

Film ini dibagi ke dalam enam babak, masing-masing menyorot perspektif berbeda, menciptakan narasi non-linear yang perlahan membentuk gambaran utuh. 

Cregger juga menambahkan humor gelap di antara ketegangan, menciptakan pengalaman menonton yang ironis namun tetap menghantui.

Salah satu potongan adengan dalam film Weapons. (Foto: Tangkapan layar trailer Weapons/New Line Cinema)

Karakter Justine Gandy (Julia Garner) digambarkan sebagai guru dengan masa lalu kelam namun tekad kuat mengungkap kebenaran. 

Archer Graff (Josh Brolin) hadir sebagai ayah yang marah dan putus asa, sementara Paul Morgan (Alden Ehrenreich), mantan kekasih Gandy sekaligus polisi trauma, turut terseret dalam penyelidikan. 

Gladys Lilly (Amy Madigan), bibi Alex, digambarkan menyeramkan dan menambah intensitas cerita dengan rahasia gelap. 

Di Indonesia, film Weapons yang berdurasi 128 menit ini akan tayang di jaringan bioskop CGV, Cinepolis, dan XXI, termasuk dalam format IMAX dan 4DX. 

Bersiaplah untuk sebuah pengalaman horor yang bukan hanya menegangkan, tetapi juga sarat makna.

Film horor Weapons tayang di Indonesia mulai Rabu, 6 Agustus 2025. 

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ps

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan