Usai Ruben Onsu sambangi KPAI, giliran Sarwendah ke Komnas Perempuan — ada apa?
Kuasa hukum Sarwendah menyebut kliennya datang untuk berdiskusi dan mencari solusi.
Sarwendah dalam salah satu unggahannya di media sosial. (Foto: Instagram/@sarwendah29)
JAKARTA: Kedatangan Sarwendah ke Komnas Perempuan pada Selasa (23/6/2026) sempat memicu pertanyaan publik di tengah perselisihannya dengan Ruben Onsu. Namun, lembaga tersebut menegaskan bahwa agenda Sarwendah saat itu masih sebatas konsultasi dan belum masuk ke tahap pengaduan resmi.
Komisioner Komnas Perempuan, Irwan Setiawan, menjelaskan, permohonan audiensi diajukan melalui kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, beberapa hari sebelum akhirnya diterima oleh tim pengaduan dan pemantauan Komnas Perempuan.
"Permohonan audiensi itu, beliau melalui pengacaranya beliau mengatakan bahwa ingin berkonsultasi kepada, apa namanya, tim dari Komnas Perempuan terkait dengan apa yang dia alami," kata Irwan Setiawan, Rabu (24/6), dikutip dari Kompas.
Ia juga menyampaikan bahwa isi surat yang diajukan memang hanya berisi permohonan konsultasi.
"Poin isi suratnya seperti itu. Dia ingin berkonsultasi terkait apa yang dialami oleh klien kami. Tentunya Komnas Perempuan, sesuai mandatnya, terbuka bagi siapa pun yang ingin berkonsultasi, melakukan audiensi, ataupun pengaduan," kata Irwan.
Irwan kembali menegaskan bahwa surat permohonan audiensi tersebut telah dikirim beberapa hari lalu, namun diterima oleh bagian pengaduan dan pemantauan Komnas perempuan pada Rabu.
Irwan kemudian memaparkan bahwa mekanisme penanganan perkara di Komnas Perempuan terdiri dari empat tahapan, yaitu pengaduan, verifikasi, penyikapan, dan rekomendasi. Namun, proses tersebut belum dijalankan dalam kasus Sarwendah karena belum ada dokumen pengaduan yang disampaikan secara formal.
Saat ini, Komnas Perempuan masih menunggu apakah Sarwendah akan melanjutkan proses tersebut menjadi pengaduan resmi atau tidak.
Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, sudah menjelaskan bahwa kedatangan kliennya ke Komnas Perempuan bertujuan untuk berdiskusi sekaligus mencari jalan keluar atas persoalan yang sedang dihadapi.
"Kami di sini berdiskusi, kami di sini mencari solusi. Kami tidak bermaksud apa pun, apalagi hal-hal yang negatif. Kami hanya ingin berdiskusi dan mencari solusi," kata Chris, dikutip dari Detik.
Kedatangan Sarwendah ke Komnas Perempuan merupakan buntut dari perselisihan yang masih berlangsung dengan mantan suaminya, Ruben Onsu, terkait pola pengasuhan anak.
Ruben telah lebih dahulu mendatangi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk menyampaikan pengaduan mengenai anak-anak yang saat ini tinggal bersama Sarwendah.
Dalam pengaduannya, Ruben menyoroti sejumlah persoalan, mulai dari hak bertemu anak, dugaan perundungan, hingga keberatannya terhadap keterlibatan anak dalam siaran langsung TikTok. Pihak Ruben berharap KPAI dapat membantu menengahi permasalahan yang tengah dihadapi kedua belah pihak.
Sementara itu, melalui audiensi di Komnas Perempuan, Sarwendah memilih mencari sudut pandang perlindungan dari sisi haknya sebagai perempuan dan ibu.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.