Skip to main content
Iklan

Lifestyle

Ryan Gosling serukan penghargaan khusus stuntman di ajang Oscar

Gosling tahu rasanya menjadi stuntman, karena itu adalah karakter yang ia perankan dalam film terbarunya bersama Emily Blunt, The Fall Guy.

Ryan Gosling serukan penghargaan khusus stuntman di ajang Oscar
Ryan Gosling menghadiri pengumuman Nominasi Oscar ke-96 di Beverly Hills, California, AS, pada 12 Februari 2024. (Foto: REUTERS/Mario Anzuoni)
06 May 2024 05:36PM (Diperbarui: 06 May 2024 05:37PM)

Ryan Gosling menyerukan kategori khusus bagi para pemeran pengganti (stuntman) di ajang penghargaan film paling bergengsi, The Academy Awards, atau yang biasa disebut Oscar. 

Bagi Gosling, stuntman tak ubahnya pahlawan aksi di lokasi syuting film, sehingga perlu adanya kategori penghargaan baru khusus untuk mengapresiasi mereka. 

Seruan ini disampaikan Gosling pada pemutaran perdana film yang mengisahkan tentang kerja keras stuntman di lokasi syuting, berjudul The Fall Guy. Aktor berusia 43 tahun ini membintanginya bersama dengan lawan mainnya, Emily Blunt. 

"Mereka adalah orang-orang yang paling keras bekerja di dunia hiburan. Film ini menjadi sebuah seruan besar untuk memberikan penghargaan Oscar khusus untuk teman-teman pemeran pengganti," ujar Gosling di Los Angeles, Amerika Serikat pada akhir April lalu. 

"Kami hanya wajah dari film-film kami, tetapi para kru yang benar-benar bekerja menghasilkan film-film tersebut, dan ini adalah surat cinta untuk mereka," ujar Gosling.

Sebelumnya, Gosling pernah menyampaikan rasa hormatnya untuk para stuntman. "Mereka berpakaian seperti kami, mereka melakukan hal-hal berbahaya untuk kami. Mereka menggantikan kami ketika dipukul, menerjang mara bahaya."

"Mereka memainkan karakter, mereka juga aktor, dalam serikat yang sama. Tetapi wajah mereka tidak diketahui penonton dan bekerja dalam bayang-bayang aktor. Semua orang berpura-pura mereka tidak ada."

"Semakin baik dalam pekerjaan, mereka semakin tidak terlihat, dengan caranya sendiri. Ini harus berubah. Mari kita buat perubahan," ujar Gosling. 

"Mereka mengambil risiko yang lebih besar dari siapa pun. Pekerjaan mereka adalah seni, itu dirancang sama seperti teknik riasan, kostum dan yang lain," lanjut Gosling. 

Lawan main Gosling, Emily Blunt, juga mengungkapkan hal serupa. "(Pemeran pengganti) berlatih untuk ini, mereka memiliki keberanian yang luar biasa. Mereka rendah hati dan tidak merasa perlu menunjukkan apa yang mereka lakukan. Kini saatnya kita mengubah hal itu," ujarnya.  

Dari pertama digelar pada tahun 1929 hingga saat ini, Oscar tidak memiliki penghargaan khusus yang mengapresiasi stuntman. Namun, ajang penghargaan lain seperti The Screen Actors Guild punya kategori tersebut. 

MENJADI STUNTMAN BUKAN PEKERJAAN MUDAH

Pernyatan Gosling dan Blunt diamini oleh para pemeran pengganti. Mereka merasa perlu mendapatkan apresiasi khusus berupa penghargaan untuk kerja keras mereka di lokasi syuting, dan perjuangan mereka untuk mendapat pekerjaan tersebut. 

Menurut laporan BBC, pemeran pengganti profesional di Inggris harus bergabung dengan British Stunt Register (BSR) agar mendapatkan akses bekerja di produksi film dan TV. Hingga kini tercatat terdapat 470 pemeran pengganti terdaftar di Inggris yang dapat menggantikan peran utama aktris dan aktor dalam adegan berbahaya. 

Namun, bergabung dengan BSR bukan perkara yang mudah. Seorang stuntman perlu menguasai enam keterampilan terlebih dahulu, termasuk keterampilan dalam hal kekuatan, mengendarai kendaraan, bertarung, hingga menguasai adegan jatuh.

Akan ada pakar yang menguji berbagai keterampilan tersebut, dan memeriksa seluruh catatan pelatihan yang telah dikuasai. Baru lah seorang stuntman bisa bergabung dengan BSR.

Setelah bergabung, stuntman harus menjalani masa menjadi anggota percobaan, yang akan terus dinilai hingga mencapai tingkat koordinator aksi.

Salah satu pemeran pengganti, Catriona Scott, mengungkapkan kepada BBC bahwa menjadi stuntwoman, dia harus menguasai sejumlah keahlian, termasuk menyelam, berkuda, aksi memantulkan diri, taekwondo, panjat tebing, dan aksi mengemudi.

Tentu saja berbagai keahlian tersebut tidak dikuasainya dalam semalam. Perempuan berusia 30 tahun asal Edinburgh ini telah berlatih selama tujuh tahun.

"Aku belajar di Universitas Glasgow dan menghabiskan satu tahun di Amerika," katanya. 

Stuntwoman lainnya, Ayesha Hussein asal London, berperan sebagai pelempar pisau dalam film yang akan segera tayang, Deadpool 3, atau yang disebut juga dengan Deadpool & Wolverine.

Sekuel yang akan menampilkan pemeran untuk masing-masing karakter, Ryan Reynolds dan Hugh Jackman ini akan diberi judul Deadpool & Wolverine. (Photo: X/@deadpoolmovie)

"Ini benar-benar salah satu pekerjaan dengan tim yang paling aman dan luar biasa, tapi tidak pernah ada jaminan 100% kamu tidak akan mengalami cedera parah, atau yang lebih buruk," ujar Ayesha.

Itulah yang terjadi pada David Holmes, pemeran pengganti untuk Daniel Radcliffe dalam seri film Harry Potter. Holmes mengalami patah leher dan cedera tulang belakang saat tengah latihan untuk adegan laga dalam Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 1. 

Kecelakaan itu membuat Holmes lumpuh hingga saat ini. 

Beratnya pekerjaan seorang stuntman membuat Ayesha menilai sudah saatnya industri perfilman memberikan apresiasi yang lebih besar kepada mereka, sehingga penonton menghargai pekerjaan tersebut.

"Kami pantas mendapatkan sedikit apresiasi," katanya.

Sepakat dengan Ayesha, Catriona menambahkan, "Senang sekali jika melihat pemeran pengganti bisa mendapatkan piala Oscar."

Source: Others/ps

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan