Skip to main content
Iklan

Lifestyle

Ruben Onsu buka suara soal nafkah anak Rp225 juta per bulan, tantang Sarwendah serahkan hak asuh

Perselisihan mantan pasangan ini kembali memanas usai Ruben tak lagi mengirimkan nafkah untuk anak sejak akhir 2025. 

Ruben Onsu buka suara soal nafkah anak Rp225 juta per bulan, tantang Sarwendah serahkan hak asuh

Ruben Onsu dan Sarwendah. (Foto: Instagram/@sarwendah29)

JAKARTA: Presenter Ruben Onsu akhirnya memberikan tanggapan terkait pernyataan mantan istrinya, Sarwendah, mengenai biaya pendidikan dan pemeliharaan anak-anak mereka yang disebut tidak lagi diterima sejak akhir 2025.

Persoalan ini kembali mencuat setelah kuasa hukum Sarwendah, Abraham Simon, mengungkapkan bahwa kliennya kembali didatangi penagih utang (debt collector) terkait sebuah mobil yang disebut sebagai aset milik Ruben.

Menurut Abraham, itu merupakan kali kedua Sarwendah didatangi debt collector setelah kejadian serupa pada November 2025.

Abraham menegaskan bahwa Sarwendah sudah tidak lagi memiliki keterkaitan dengan kendaraan tersebut. Dalam kesempatan yang sama, ia juga menyampaikan bahwa biaya kebutuhan anak-anak saat ini ditanggung oleh Sarwendah.

"Fakta yang terjadi walaupun sudah disepakati terkait dengan anak ini, pada faktanya klien kami sejak akhir tahun 2025 sampai 2026 saat ini, justru klien kami yang membiayai biaya pemeliharaan anak-anak," kata Simon, dikutip dari Kompas.com.

"Biaya sekolah, les-les atau bimbingan belajar, dan kalau ada anak-anak yang sakit ke dokter, itu bahkan klien kami menanggung. Sejak dari akhir tahun 2025 sampai saat ini," lanjutnya.

Padahal, dalam akta perjanjian pascacerai, Ruben disebut telah menyetujui untuk menanggung biaya pendidikan ketiga anak mereka hingga lulus kuliah.

Menanggapi tudingan tersebut, Ruben mempertanyakan mengapa kontribusinya selama bertahun-tahun seolah diabaikan dan hanya dinilai berdasarkan enam bulan terakhir.

Dalam wawancara melalui sambungan panggilan video pada Minggu (31/5), Ruben mengatakan bahwa kerja keras dan pengorbanannya selama ini tidak semestinya dilupakan.

"Jadi, kalau dibahas tentang nafkah ini, kalau baru cari nafkah 6 bulan.... Kemarin-kemarin ketika jadi keringat, jerih payah, keringat saya, capek pun ke mana? Hanya dinilai dari 6 bulan terakhir gitu? Lari ke mana semuanya selama ini?" kata Ruben, dikutip dari CNN Indonesia. 

Ruben juga menanggapi pernyataan yang menyebut Sarwendah merasa keberatan membesarkan anak-anak seorang diri. Ia bahkan menawarkan untuk mengambil alih pengasuhan anak-anak mereka.

"Ya sudah, kalau tidak sanggup, serahkan anak-anak ke saya, saya yang membesarkan!" tegasnya.

Presenter Brownis itu mengaku selama dua tahun terakhir memilih untuk tidak banyak berbicara dan menyerahkan berbagai klarifikasi kepada kuasa hukumnya. Namun, ia merasa perlu menyampaikan langsung pandangannya karena persoalan tersebut terus berkembang.

"Dua tahun terakhir memang saya lebih banyak diam. Saya pikir ini akan usai, tapi ternyata kayaknya menjadi bola liar terus untuk berbagai pihak. Makanya saya minta pengacara saya bicara sesuai data biar jelas," ujarnya.

Sementara itu, kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, menjelaskan bahwa penghentian pemberian nafkah memang terjadi sejak Desember 2025.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk protes karena Ruben merasa tetap menjalankan kewajibannya, tetapi tidak memperoleh haknya sebagai ayah untuk bertemu dan menghabiskan waktu bersama anak-anak.

"Ruben berpikir, 'Kewajibanku kubayar terus bahkan melampaui apa yang seharusnya, hakku aku enggak dapat'. Oh dia juga ingin menunjukkan aksi protesnya, 'Aku juga bisa tidak melaksanakan kewajibanku'," kata Minola.

Ia kemudian menyoroti jumlah nafkah yang selama ini diberikan Ruben kepada anak-anaknya, yang disebut mencapai sekitar Rp225 juta per bulan.

"Sekarang saya tanya yang masih menikah saja, ada enggak suami kalian memberikan nafkah Rp 225 juta per bulan? Ayo, nih, yang sudah nikah. Ini mantan, loh. Masih diribetin juga untuk ketemu anak," pungkas Minola.

Ruben Onsu dan Sarwendah resmi bercerai pada 24 September 2024 setelah gugatan perceraian dikabulkan secara "verstek" oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Hak asuh ketiga anak mereka berada di tangan Sarwendah karena Ruben hanya mengajukan tuntutan perceraian dalam gugatannya.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ps(ar)

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan