Roby Tremonti bantah tudingan grooming, Aurelie Moeremans tunjukkan Status Liber tanda belum menikah
Buku memoar Broken Strings yang seharusnya menjadi ruang pemulihan justru memicu bantahan dan adu narasi di ruang publik.
Artis Aurelie Moeremans (kiri) dan musisi Roby Tremonti (kanan) dalam unggahan mereka masing-masing di media sosial. (Foto: Instagram/@aurelie, @robytremonti)
Polemik seputar memoar Broken Strings kembali menyeret kisah lama antara musisi Roby Tremonti dan artis Aurelie Moeremans ke ruang publik, memicu klarifikasi terbuka dari kedua pihak.
Buku tersebut mengungkap pengalaman pahit Aurelie yang mengaku menjadi korban grooming sejak usia 15 tahun, berada dalam hubungan penuh tekanan, manipulasi, kekerasan seksual dan fisik oleh seseorang yang namanya disamarkan sebagai "Bobby".
Meskipun tidak pernah mengungkapkan siapa pelaku sebenarnya, buku tersebut memicu musisi Roby Tremonti untuk buka suara. Ia merasa narasi dalam buku tersebut mengarah padanya, terutama karena jejak digital mencatat bahwa ia pernah menikah dengan Aurelie.
"Di buku itu disebutkan tokoh Bobby memaksa Aurelie menikah, dan jejak digital di internet mencatat bahwa saya pernah menikah dengannya. Jadi, wajar jika saya merasa tersindir dan perlu meluruskan tuduhan tersebut," kata Roby Tremonti kepada para awak media ketika ditemui di Jawa Barat, Selasa (13/1).
Roby secara tegas membantah semua tuduhan grooming dan pedofilia yang diarahkan kepadanya. Ia mengklaim memiliki bukti yang menurutnya bisa mematahkan tudingan tersebut.
'SAYA PUNYA BUKTI'
"Saya menolak disebut melakukan grooming atau pedofilia. Saya memiliki bukti video wawancara lama di mana Aurelie mengakui bahwa dia sudah berciuman pertama kali pada umur 13 tahun di Belgia, jauh sebelum mengenal saya," ucapnya, dikutip dari Detik.
Soal tudingan pernikahan paksa dan ancaman penyebaran foto asusila, Roby menyebut tuduhan itu tidak masuk akal. Ia bahkan menantang siapa pun untuk membuktikan keberadaan foto-foto yang dimaksud.
"Logikanya sederhana, jika saya sejahat itu, foto-foto itu pasti sudah tersebar sekarang karena saya tidak terima dituduh macam-macam. Saya menantang untuk membuktikan keberadaan foto telanjang tersebut. Sampai detik ini, tidak ada foto seperti itu di jagat maya," ucapnya.
Roby juga mempertanyakan mengapa isu serius seperti KDRT, penculikan, hingga pemerkosaan baru ramai dibahas di media sosial, bukan melalui jalur hukum. Ia menegaskan bahwa tidak pernah ada laporan kepolisian terkait tuduhan tersebut.
"Mengatakan pemerkosa dan penculikan, itu harusnya kan lapor ke yang berwajib ya. Kenapa selalu digembar-gemborkan di media sosial, tapi nggak lapor polisi? Kenapa?" katanya.
'16 TAHUN DIINJAK-INJAK'
Dalam siaran langsung di TikTok, Roby Tremonti mengaku sudah terlalu lama memilih diam. Ia menyebut dirinya merasa menjadi korban pemberitaan selama bertahun-tahun.
"16 tahun gue diam aja diinjak-injak, dihina-hina, bacot aja ngomong gitu, relevansinya di mana?" ujar Roby.
Ia kembali membantah tuduhan kekerasan dalam hubungan mereka dan meminta bukti konkret.
"Gue dibilang KDRT lah segala macam, buktinya dong mana?" kata dia.
Roby mengakui sejak awal memilih tidak berbicara demi menghindari konflik. Namun, situasi berubah setelah isi buku Broken Strings menjadi konsumsi publik.
"Dari dulu gue nggak mau konflik gue tipikal. 16 tahun gue diam," kata Roby.
Ia juga menyatakan tengah mempertimbangkan langkah hukum terhadap tuduhan-tuduhan yang diarahkan kepadanya.
"Kalau ada celahnya sih gue proses kelihatannya. Kalau dia masih koar-koar, hati-hati, saya nggak mundur," jelasnya.
STATUS LIBER
Di sisi lain, Aurelie Moeremans kembali angkat bicara untuk meluruskan isu lama soal status pernikahannya. Menyusul mencuatnya kembali klaim Roby Tremonti dan kaitannya dengan Broken Strings, Aurelie menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menikah secara sah menurut Gereja Katolik.
Ia menunjukkan dokumen resmi gereja berupa Pernyataan Status Liber sebagai bukti.
"Ini adalah pernyataan Status Liber. Kalian bisa cek di Google Status Liber itu apa. Intinya, aku tuh enggak pernah nikah dan aku enggak punya ikatan pernikahan atau perkawinan apa pun," kata Aurelie, dikutip dari Kumparan.
Aurelie menjelaskan bahwa Status Liber merupakan pernyataan resmi dari Gereja Katolik yang menyatakan seseorang bebas dari ikatan perkawinan sebelumnya dan tidak memiliki halangan kanonik untuk menikah secara sah. Ia juga mengungkap bahwa proses mendapatkan dokumen tersebut memakan waktu hampir dua tahun.
"Status liber hanya dapat diberikan apabila setelah pemeriksaan oleh Gereja dan otoritas Vatikan ditemukan bahwa pernikahan tersebut sejak awal tidak pernah sah, misalnya karena adanya paksaan, manipulasi, atau syarat sakramental yang tidak terpenuhi," jelas Aurelie Moeremans.
Penegasan ini menjadi penting mengingat Aurelie telah melangsungkan pernikahan sipil dengan Tyler Bigenho pada Desember 2024 dan kini tengah menantikan kelahiran anak pertamanya. Ia menilai klaim bahwa dirinya pernah menikah secara Katolik tidak sejalan dengan fakta yang ada.
"Kalau yang kemarin (dengan Roby Tremonti) itu sah atau beneran aku pernah nikah Katolik, aku enggak mungkin dikasih izin untuk nikah Katolik lagi (dengan Tyler)," tegas Aurelie.
Ia menambahkan bahwa dalam ajaran Katolik, pernikahan hanya dapat terjadi sekali seumur hidup, sampai maut memisahkan.
Sebenarnya, klarifikasi ini bukan kali pertama dilakukan Aurelie. Pada Februari 2020, ia juga pernah mengunggah video untuk membantah label janda yang melekat padanya selama sembilan tahun. Saat itu, ia sudah menunjukkan dokumen Status Liber yang sama.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.