Rich Brian pulang kampung, konser 'WHERE IS MY HEAD?' di Jakarta jadi kick-off tur Asia 2025
Konser di Beach City International Stadium, Ancol, bakal jadi momen spesial bagi rapper 88rising itu untuk merayakan album terbarunya yang penuh cerita personal.
Rich Brian dalam foto promosi untuk album dan tur dunia WHERE IS MY HEAD?. (Foto: Dok. 88rising)
JAKARTA: Rapper asal Indonesia, Rich Brian, siap menyapa penggemarnya lewat konser tunggal bertajuk WHERE IS MY HEAD? pada 29 November 2025. Aksi panggung ini akan berlangsung di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta Utara, dan menjadi bagian dari tur Asia sang musisi.
Kabar gembira ini diumumkan langsung oleh promotor Aloka.
"Halo Jakarta! @brianimanuel pulang kampung dengan Tur Asia 2025 Where Is My Head?" tulis Aloka lewat akun Instagram resminya pada 20 dan 21 Agustus 2025.
PENJUALAN TIKET
Aloka mengonfirmasi tiket konser akan tersedia dalam tiga sesi berbeda yang digelar pada 26-29 Agustus 2025.
- Artist Presale: Selasa, 26 Agustus 2025 mulai pukul 10.00 WIB
- Partner Presale: Rabu, 27 Agustus 2025 pukul 10.00 WIB
- General Sale: Jumat, 29 Agustus 2025 pukul 10.00 WIB
Namun, pihak promotor belum membocorkan harga tiket maupun tampilan layout resmi venue konser.
KICK-OFF TUR ASIA
Konser Jakarta akan menjadi pembuka tur Asia Rich Brian. Setelah tampil di kampung halaman, musisi bernama asli Brian Immanuel itu akan melanjutkan perjalanan ke:
- Taipei pada 1 Desember 2025
- Singapura pada 3 Desember 2025
- Hong Kong pada 6 Desember 2025
- Manila pada 8 Desember 2025
- Honolulu, Hawaii pada 11 Desember 2025
ALBUM PALING PERSONAL
Tur ini juga menjadi ajang promosi untuk album terbarunya, WHERE IS MY HEAD?, yang resmi rilis pada 15 Agustus 2025. Album ketiga Brian ini hadir enam tahun setelah The Sailor (2019).
Dalam album berisi 15 lagu tersebut, Rich Brian menyingkap sisi paling pribadi dari perjalanan hidupnya.
Ia banyak menulis dan memproduksi lagunya sendiri, mengangkat tema patah hati, penyembuhan, ambisi, keterasingan, hingga kenangan serta pencarian jati diri.
Sejumlah lagu yang masuk dalam album ini antara lain Little Ray of Light, Butterfly, Jumpy feat. Ski Mask The Slump God, Senja, Took A Breath, Body High feat. Toro y Moi, Ma, Serpents!, Timezones, Oh Well, dan Jelly Air Island.
Album ini digadang sebagai karya paling reflektif dan emosional dari Rich Brian, yang juga menyinggung rasa bersalah karena melewatkan momen keluarga hingga pergulatannya menghadapi perbedaan budaya selama berkarier.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.