Skip to main content
Iklan

Lifestyle

Rapper TOP BigBang buka kisah kelamnya di balik peran Thanos di Squid Game 2

Dalam wawancara pertamanya dalam 11 tahun, TOP blak-blakan soal perannya sebagai rapper pecandu narkoba di Squid Game 2, kritik pedas yang diterima, dan peluang kembali ke BigBang.

Rapper TOP BigBang buka kisah kelamnya di balik peran Thanos di Squid Game 2

Mantan anggota BigBang, TOP, berbicara kepada jurnalis Korea Selatan untuk pertama kalinya dalam 11 tahun terakhir pada 15 Januari 2025. (Foto: Instagram/choi_seung_hyun_tttop)

Aktor yang membintangi Squid Game season 2, Choi Seung-hyun, atau yang lebih dikenal sebagai rapper TOP mantan anggota BigBang, buka suara mengenai masa kelamnya terjerat hukum terkait penyalahgunaan ganja. 

Ini merupakan kali pertama TOP berbicara kepada media Korea Selatan dalam 11 tahun terakhir. Sebelumnya, konferensi pers serupa diadakan pada 2014 saat ia mempromosikan film Tazza: The Hidden Card.

Dalam wawancara ini, TOP blak-blakan soal perannya sebagai rapper pecandu narkoba di Squid Game 2, kritik pedas yang diterima, dan peluang kembali ke BigBang.

"Saya ingin meminta maaf atas semua yang telah terjadi. Saya juga merasa kurangnya komunikasi menyebabkan banyak kesalahpahaman. Setelah mempertimbangkan dengan hati-hati, saya mengumpulkan keberanian untuk maju," kata TOP tentang alasannya menggelar konferensi pers ini.

Pria berusia 37 tahun kemudian blak-blakan soal masa lalunya yang kelam. 

"Di usia 20-an, saya mengalami momen-momen gemilang dan menerima pujian yang luar biasa dari penggemar.  Namun, saya jatuh dan hancur akibat kesalahan saya sendiri," ujarnya. 

"Hal itu membuat saya hancur secara mental. Saya kesulitan membuat keputusan rasional, semuanya terasa negatif, dan saya sangat membenci diri saya sendiri," ungkapnya. 

"Akibatnya, saya membuat banyak kesalahan karena penilaian yang buruk. Saya sangat menyesali kesalahan itu dan sudah merenungkannya dengan sungguh-sungguh," tambahnya.

TOP, yang memiliki nama asli Choi Seung-hyun, berperan sebagai rapper Thanos alias Pemain 230, dalam Squid Game 2. (Foto: Instagram/@netflix)

TINGGALKAN DUNIA HIBURAN

Menurut TOP, ia sebenarnya berencana untuk menjauh dari industri hiburan

Namun, rencana itu berubah setelah ia menerima tawaran untuk mengikuti audisi sebagai Thanos di Squid Game musim kedua, serial produksi Netflix

"Tidak ada yang mencari saya selama sepuluh tahun. Kemudian [sutradara Hwang Dong-hyuk] mengundang saya untuk audisi, dan saya ingin membalas kepercayaan itu dengan memberikan penampilan terbaik saya," ungkapnya. 

"Sejujurnya, saya tidak berencana kembali ke industri hiburan sebelum itu," ungkapnya.

Perannya sebagai Thanos di Squid Game season 2 serupa dengan kesalahannya di masa lalu ketika ia menyalahgunakan narkotika. 

Memerankan Thanos, TOP mau tidak mau harus menghadapi "kesalahan masa lalu dan rasa malunya".

"Bahkan mengikuti audisinya menjadi keputusan yang sulit. Dari sudut pandang objektif, ada risiko citra saya akan selamanya dikaitkan dengan peran ini," tandasnya. 

"Syuting adegan di mana karakter tersebut menggunakan narkoba sangat membebani secara mental. Itu terasa seperti pertempuran dengan diri saya sendiri, tetapi pada saat yang sama, saya merasa ini adalah peran yang ditakdirkan untuk saya," jelas TOP.

Akting TOP mendapatkan tanggapan beragam. Media Korea mengkritik penampilannya yang dinilai terlalu dramatis dan canggung. 

Di sisi lain, media internasional memberikan pujian besar, menyebut Thanos sebagai salah satu sorotan di Squid Game musim kedua.

TOP sendiri menyadari tanggapan tersebut, dengan mengatakan: "Saya menerima semua opini dengan rendah hati karena menilai akting adalah hak penonton."

Ia juga menjelaskan bahwa perilaku Thanos yang dianggap "canggung" adalah bagian dari konsep karakter.

"Jika Thanos seorang rapper yang keren, dia tidak akan ikut dalam permainan seperti ini, apalagi menjadi pecundang hip-hop yang kecanduan narkoba," ujarnya. 

"Gerakan yang berlebihan dan rap yang konyol adalah bagian dari konsep tokoh itu," jelasnya.

KEMBALI KE BIGBANG?

TOP juga berbicara tentang alasannya meninggalkan BigBang dan kemungkinan akan kembali bergabung dengan boyband itu. 

Karya terakhir TOP bersama BigBang adalah single Still Life, yang dirilis pada 2022.

"Saya menyebabkan kerugian pada BigBang, grup yang membawa hari-hari terindah dalam hidup saya. Setelah menyelesaikan wajib militer, saya menemui para anggota dan YG Entertainment untuk memberitahu bahwa saya akan meninggalkan grup," katanya.

TOP menambahkan bahwa karena rasa bersalahnya yang sangat besar, ia belum berkomunikasi dengan anggota BigBang.

"Mungkin setelah lebih banyak waktu berlalu dan saya menemukan kedamaian, saya akan bisa menghubungi mereka," ujarnya.

Trio boyband K-pop BigBang, dari kiri ke kanan: Daesung, Taeyang dan G-Dragon. (Foto: Instagram/@__youngbae__)

Namun, ia menonton penampilan BigBang yang sangat dipuji di 2024 MAMA Awards baru-baru ini. 

Berkat penampilan itu, banyak penggemar K-pop yang kini mengagumi BigBang. 

Bahkan, lagu hit BigBang yang dirilis tahun 2006, Bang Bang Bang, kembali masuk ke tangga lagu belakangan ini. 

"Melihat para anggota tampil begitu gemilang di atas panggung membuat saya merasa bangga sekaligus bersalah. Saya dengan tulus berharap yang terbaik untuk mereka," ujar TOP.

TOP juga menjelaskan insiden pada tahun 2024 ketika ia memblokir penggemar BigBang yang menandai dan mengucapkan selamat kepadanya dalam postingan yang merayakan ulang tahun ke-18 BigBang.

"Saya tidak ingin memberikan harapan palsu kepada penggemar yang menginginkan reuni atau masih menunggu. BigBang adalah bagian yang begitu indah dari usia 20-an saya. Para anggotanya sangat berharga bagi saya, sudah seperti keluarga" ungkapnya.  

"Melihat BigBang bagi saya seperti melihat foto keluarga yang telah lama terpisah. Hanya saya yang paham bagaimana menyakitkannya hal itu," ujarnya. 

"Penggemar terus menandai saya dan memposting foto, tetapi itu benar-benar menyakitkan bagi saya untuk melihat foto-foto itu," jelasnya.

"Tindakan saya bukan tentang menghapus BigBang atau menyakiti para anggota. Memblokir penggemar hanyalah karena itu terasa menyakitkan seperti melihat foto keluarga yang terpisah. Sayangnya, hal itu membuat penggemar salah paham."

TOP menegaskan kembali bahwa ia tidak berniat untuk kembali ke BigBang.

"Kesalahan yang saya buat terlalu besar... Saya tidak memiliki hak, dan sudah terlalu lama untuk kembali."

Mengenai rencana masa depannya, TOP mengakui bahwa ia "tidak memiliki ruang emosional" untuk memikirkannya.

"Saya hanya ingin menjadi musisi dan aktor yang tulus. Tujuan saya adalah menjadi aktor yang dapat menunjukkan pribadi yang telah bertumbuh selama masa-masa gelap itu."

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: CNA/ps

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan