Ramai seruan boikot RANS Entertainment, Raffi Ahmad jelaskan alasan absen demo RUU Pilkada di DPR
Raffi Ahmad membantah tudingan tidak pro terhadap rakyat dan klarifikasi soal penyusutan followers Instagram-nya.
Presenter Raffi Ahmad. (Foto: Instagram/@raffinagita1717)
Penyiar Raffi Ahmad terancam terkena cancel culture lantaran tidak ikut serta berdemo di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI pada Rabu (22/8) lalu untuk menolak RUU Pilkada. Di tengah ramai seruan publik untuk memboikot ia dan perusahaannya, RANS Entertainment, Raffi membeberkan alasan tidak mengikuti aksi solidaritas itu.
"Aku bukan enggak ikut demo. Aku lagi ada di Bandung untuk urusan adik aku. Adik aku juga lagi mau nyalon [bupati]," ungkap Raffi pada Senin (26/8), dikutip dari CNN Indonesia.
Adik yang dimaksud Raffi adalah adik iparnya, Jeje Govinda, yang namanya turut masuk dalam bursa bakal calon bupati Bandung Barat.
Saat acara demonstrasi berlangsung, Raffi memang terlihat bersama dengan wakil presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka hingga Ketum PAN Zulkifli Hasan di sebuah pasar di kawasan Bandung.
Tak ayal, Raffi pun dinilai tidak pro terhadap rakyat. Ribuan netizen kemudian beramai-ramai menyerukan pemboikotan terhadap RANS Entertainment dan menerapkan cancel culture terhadap Raffi Ahmad.
BERSIH-BERSIH FOLLOWERS
Di tengah kecaman itu, jumlah pengikut Raffi di akun sosial media Instagram dikabarkan menyusut. Menurut laporan Suara, jumlah followers suami dari Nagita Slavina itu berkurang hingga 3.000 orang.
Saat artikel ini ditulis, CNA Indonesia memantau bahwa Raffi memiliki 76 juta followers.
Terkait penyusutan jumlah followers, Raffi Ahmad buka suara. Menurutnya, ia sedang menerapkan bersih-bersih followers.
"Kalau followers turun memang kita ada bersih-bersih. Bersih-bersihin itu ada namanya kalau kita lihat di Instagram," beber Raffi Ahmad dalam tayangan FYP Trans7, Senin (26/8).
Raffi sendiri mengakui dia merupakan sosok dengan "followers terbanyak di Asia Tenggara, di dunia nomor 55." Dari puluhan juta followers tersebut, "pasti ada yang suka, ada yang nggak suka, ada yang robot, ada yang tidak."
Aku juga tahu plus minus punya followers banyak, kadang ada senangnya kadang ada tidak senangnya," kata ujar ayah dari Rafathar, Rayyanza, dan Lily itu.
Namun, ia membantah tudingan tidak pro terhadap rakyat.
"Alhamdulillah, aku juga sama kok. Memang kita punya tujuan sama untuk sama-sama menjaga keutuhan NKRI. Apalagi permasalahan yang sedang ramai kemarin, kita juga mengawal, menghargai, menghormati keputusan MK. Itu benar, aku juga di sini berdiri atas pro-rakyat, di sini aku juga rakyat," tuturnya.
Dapatkan informasi menarik lainnya dengan bergabung di WhatsApp Channel CNA.id dengan klik tautan ini.