Skip to main content
Iklan

Lifestyle

Rafathar adukan Nagita Slavina ke Dedi Mulyadi karena malas mandi, minta dikirim ke barak militer

"Susah mandi, susah makan, makannya milih-milih ini, parah banget," kata putra sulung Raffi Ahmad ini soal perilaku sang ibunda saat libur di rumah. 

Rafathar adukan Nagita Slavina ke Dedi Mulyadi karena malas mandi, minta dikirim ke barak militer

Artis Nagita Slavina dalam salah satu unggahannya di media sosial. (Foto: Instagram/@raffinagita1717)

14 May 2025 03:24PM (Diperbarui: 14 May 2025 03:28PM)

JAKARTA: Artis Nagita Slavina menjadi sasaran aduan anak sulungnya, Rafathar Malik Ahmad, saat sedang menikmati waktu libur di rumah. Dalam unggahan Instagram Stories akun @raffinagita1717, Selasa (13/5/2025), Rafathar terlihat melaporkan sang ibunda ke Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM).

Rafathar dengan polos dan lantang mengadukan kebiasaan ibunya yang malas mandi meski hari sudah siang.

"Kang Dedi, Kang Dedi ini ada yang belum mandi nih sudah siang ini Kang Dedi, parah banget ini, jorok nih, bau," ujar Rafathar.

Tak hanya soal mandi, Rafathar juga menyinggung ibunya yang sulit makan dan terlalu asyik bermain telepon genggam saat di rumah.

Pengasuh Rafathar, Mbak Lala, ikut mendukung pernyataan tersebut.

"Main HP terus," timpal Mbak Lala dari belakang.

Karena merasa kelakuan ibunya sudah di luar batas, Rafathar mengusulkan agar Nagita Slavina dikirim ke barak militer, seperti program pelatihan untuk siswa nakal yang dijalankan oleh KDM.

"Ke militer saja nih bawa nih, Kang Dedi," pinta Rafathar.

Putra pertama dari pasangan Raffi Ahmad dan Nagita itu juga menambahkan, "Susah mandi, susah makan, makannya milih-milih ini, parah banget."

Nagita yang mendengar semua keluhan itu sempat menanggapi dengan bercanda, menyebut dirinya seharusnya sedang berada di luar negeri.

"Mama harusnya lagi minum kopi di Shanghai, tapi mama gak bisa berangkat ini," ucap Nagita Slavina.

Namun, ia tidak tinggal diam. Merasa tidak terima atas laporan sang anak, Nagita langsung membalas.

"Eh, ngaca ya," katanya sambil tertawa.

KDM memang memiliki kebijakan mengirimkan siswa-siswa yang dianggap nakal di wilayah Jawa Barat ke barak militer. Tujuannya agar para siswa tersebut menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab, disiplin, dan memiliki etika yang lebih baik.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ps

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan