Tunjangan DPR fantastis, Primus Yustisio tetap setia naik KRL: 'Males macet!'
Di tengah sorotan publik soal gaya hidup para anggota dewan, sikap sederhana Primus Yustisio yang konsisten menggunakan transportasi umum bikin publik salut.
Aktor sekaligus anggota DPR Primus Yustisio dalam salah satu unggahannya di media sosial. (Foto: Instagram/@primus.yustisio)
JAKARTA: Di tengah hangatnya perbincangan publik tentang tunjangan rumah untuk anggota DPR RI yang mencapai Rp50 juta per bulan, aktor sekaligus politikus Primus Yustisio kembali menarik perhatian karena lebih memilih menggunakan transportasi umum, tepatnya KRL, untuk berangkat kerja ke Gedung DPR.
Primus, yang kini menjalani masa jabatan keempatnya sebagai anggota DPR RI, sering kali terlihat berdiri di dalam gerbong kereta seperti penumpang biasa.
Bahkan ketika kondisi kereta lengang, ia tetap memilih berdiri. Pemandangan ini pun kerap diabadikan oleh pengguna KRL lain dan viral di media sosial.
Sang istri yang juga mantan aktris, Jihan Fahira, mengungkapkan bahwa alasan utama Primus memilih KRL adalah karena ingin menghindari kemacetan.
"Jadi kalau Primus itu males macet," kata Jihan dalam wawancara di acara FYP Trans7, dikutip pada Selasa (26/8).
Rumah pasangan ini yang berlokasi di Bintaro, Tangerang Selatan, hanya berjarak sekitar tiga hingga lima menit dari stasiun, membuat perjalanan dengan KRL menjadi jauh lebih praktis.
"Rumah kami sama stasiun kereta cuma 5-3 menit sampai," ucap Jihan. "Jadi, naik kereta itu memang paling efektif," lanjutnya.
Primus juga menggunakan KRL untuk mengunjungi daerah pemilihannya di Kabupaten Bogor. Wilayah tersebut cukup luas, dan menurut Jihan, perjalanan ke sana lebih mudah dilakukan menggunakan kereta dibandingkan mobil.
"Kalau ke Dapil enak naik kereta," ujarnya. "Dapilnya itu ada yang tiga jam, ada yang enak dilewatin mobil, ada yang enak pakai kereta."
Aksi sederhana Primus ini mengundang banyak komentar positif dari netizen. Salah satu pengguna X berbagi pengalamannya: "Kemarin minggu satu gerbong sama dia, naik kereta yang ke Rangkas Bitung, PKD-nya negur mulu, wkwk."
Sementara, pengguna lain menambahkan, "Emang low profile dia, naik dari stasiun Jurang Mangu turun Palmerah, kalau diajak ngobrol orang pasti nyaut."
Primus terpilih kembali di Pemilu 2024 dari Dapil Jawa Barat V dengan perolehan suara mencapai 128.892. Ia masih menjabat sebagai wakil rakyat dari Partai Amanat Nasional (PAN).
Isu tunjangan rumah anggota DPR turut menyeret nama mantan artis yang juga kini menjadi anggota dewan, Nafa Urbach. Ia sempat jadi sorotan setelah menjawab pertanyaan netizen seputar tunjangan DPR, termasuk soal perumahan.
"Jadi anggota Dewan itu kan, enggak orang Jakarta semuanya. Itu kan dari seluruh pelosok Indonesia. Jadi enggak semuanya punya rumah di Jakarta," ujar Nafa dalam siaran langsung di media sosial, dikutip dari Detik, Jumat (22/8).
"Banyak sekali anggota Dewan yang dari luar kota, maka dari itu banyak sekali anggota dewan yang kontrak di dekat Senayan supaya memudahkan mereka untuk ke DPR, ke kantor. Saya saja yang tinggal di Bintaro itu macetnya luar biasa, ini sudah setengah jam di perjalanan masih macet," lanjutnya.
Mengenai besarnya tunjangan rumah, Sekretaris Jenderal DPR Indra Iskandar menjelaskan bahwa nilai Rp 50 juta per bulan tersebut masih merujuk pada Surat Edaran Setjen DPR RI Nomor KU.00/9414/DPR RI/XII/2010.
Ketua Badan Anggaran DPR, Said Abdullah, menambahkan bahwa tunjangan dianggap lebih efisien dibanding penyediaan rumah dinas karena biaya perawatannya bisa mencapai ratusan miliar rupiah per tahun, menurut laporan Kompas.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.