Skip to main content
Iklan

Lifestyle

Pilihan kue Lebaran paling populer, dari jadul sampai kekinian

Menikmati sajian kue sembari bersilaturahmi menjadi salah satu momen yang paling dinanti saat Hari Raya Idulfitri. Simak beragam pilihannya.

Pilihan kue Lebaran paling populer, dari jadul sampai kekinian
Kue kering dan basah biasanya disajikan saat Lebaran. (Photos: Facebook/Hipsterbakes and Baker's Luv)

JAKARTA: Salah satu tradisi saat Lebaran adalah mengunjungi keluarga dan sanak saudara. Selain sajian makanan utama, kue-kue Lebaran biasanya turut disajikan untuk menemani berbagai percakapan hangat yang terjalin.

Kue kering biasanya disajikan dengan tersusun rapi di  dalam toples. Sementara kue basah dihidangkan terpisah di atas piring dengan sudah terpotong-potong, siap untuk disantap.

Dari berbagai pilihan kue, berikut lima di antaranya yang paling populer saat Idulfitri:

1. Nastar

Kue nastar biasanya dicetak bulat dengan isian selai nanas. (File photo of Hari Raya cookies)

Nastar sudah selayaknya mendapatkan julukan kue terfavorit ketika Lebaran tiba. Sepertinya kue kering yang satu ini memang sudah menjadi ikon di kala Idulfitri. 

Kue kering yang biasanya dicetak bulat dengan isian selai nanas ini pun sudah memiliki berbagai variasi. Sebut saja nastar kurma, yang kerap dinikmati sebagai takjil; nastar klepon berwarna hijau dengan parutan kelapa; dan nastar gepeng khas Bali. 

2. Kastengel 
 

Asin dan gurih menjadi cita rasa utama kue kastengel. (File photo of Hari Raya snacks)

Kue favorit lainnya saat Lebaran adalah kastengel. Asin dan gurih yang berasal dari olahan keju menjadi cita rasa utama camilan yang satu ini. Tidak jarang, selain dicampurkan ke dalam adonan, parutan keju ditaburkan pula di bagian atas kue.

Dikutip dari Indonesian Chef Association, nama kastengel diambil dari Bahasa Belanda kaasstengels, yakni perpaduan kata kaas (keju) dan stengels (batangan). 

Sementara menurut laporan RRI, kaastengels juga bisa diartikan sebagai cheese fingers yang berasal dari kata kaas (keju) dan tengels (jari).

Panjang kue kastengel awalnya bisa mencapai 30 sentimeter, seperti baguette alias roti Prancis, disantap dengan sup atau salad. Namun setelah diadopsi menjadi panganan khas Lebaran, kastengel menjadi salah satu kue kering yang disimpan di dalam toples.

3. Putri Salju

Balutan gula halus membuat kue Putri Salju menawarkan rasa manis legit (Foto: iStock)

Kue yang satu ini punya tampilan khas yang sudah dapat terlihat dari ujung meja tamu ketika kita bertandang ke rumah saudara. Bagaimana tidak, di antara deretan kue kering lainnya, hanya Putri Salju yang berbalut gula putih bubuk yang merata di permukaannya. Inilah alasan kue ini dinamakan Putri Salju.

Putri Salju biasanya dicetak bak bulan sabit melengkung. Kue ini memiliki tekstur yang padat, tapi langsung meleleh ketika digigit. Balutan gula halus membuat kue ini menawarkan rasa manis legit. 

4. Lidah kucing

Kue lidah kucing memiliki tampilan yang cenderung polos. (Foto: iStock)

Sesuai namanya, kue kering ini tipis dan bentuknya agak oval memanjang bagaikan lidah. Tekstur kue lidah kucing renyah, ringan, dan memiliki aroma mentega yang dominan.

Kue ini memiliki tampilan yang cenderung polos. Banyak yang mengkreasikan tampilan lidah kucing agar cantik dengan taburan keju hingga celupan cokelat.

5. Kue basah

Kue basah biasanya dihidangkan bersama dengan kue kering dan minuman dingin manis. (Foto: Kiki Siregar) ​​​​​​​

Di antara berbagai kue kering khas Lebaran, biasanya terdapat pula sajian kue-kue basah sebagai pelengkap. Mulai dari kue lapis, kue bolu Medan, chiffon cake, prol tape, hingga brownies kerap kali disajikan saat hari raya. 

Kue basah biasanya dihidangkan bersama dengan minuman dingin manis, seperti sirup, es mentimun, dan berbagai minuman soda. Tidak seperti kue kering yang selalu tersaji di atas meja tamu, kue basah biasanya disimpan di dalam lemari es dan hanya disajikan ketika tamu datang, disajikan di atas piring dengan sudah terpotong-potong. 

Selain itu, kue basah juga tidak memiliki waktu simpan yang lama, sehingga sebaiknya segera dikonsumsi setelah dibuat.

Source: Others/ps(ih)

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan