Legenda Cantopop Shirley Kwan kritis di ICU, sang putra langsung pulang dari AS
Putranya bahkan terlihat memeluk lutut sambil menangis, dan menolak meninggalkan rumah sakit meskipun jam besuk sudah berakhir.
Legenda Cantopop Shirley Kwan dalam foto yang diunggah ke media sosial. (Foto: Instagram/@the_story_of_sk)
Penyanyi asal Hong Kong, Shirley Kwan, dikabarkan dilarikan ke ruang ICU pada Senin (7/10) untuk menjalani perawatan darurat dan disebut berada dalam kondisi kritis.
Belum diketahui penyebab pasti mengapa Shirley harus dilarikan ke rumah sakit, meski beredar kabar bahwa penyanyi itu sempat dipasangkan alat bantu pernapasan (intubasi).
Menurut laporan media Hong Kong, ayah Shirley dan putranya, Kwan Chun Yin yang berusia 23 tahun, terlihat di luar ruang perawatan dengan wajah yang sangat sedih.
Chun Yin, yang saat ini tinggal di Amerika Serikat, disebut langsung terbang kembali ke Hong Kong begitu mendengar kabar tentang insiden yang menimpa ibunya.
Ia bahkan dilaporkan terlihat memeluk lutut sambil menangis, dan menolak meninggalkan rumah sakit meskipun jam besuk sudah berakhir, menurut laporan 8 Days.
Chun Yin baru meninggalkan rumah sakit setelah sang kakek membujuknya untuk makan di restoran dan beristirahat beberapa jam di hotel.
Kerabat dan teman dekat Shirley juga disebut bergantian datang menjenguk, meskipun kabar ini belum dapat dikonfirmasi sepenuhnya.
Penyanyi lagu Hard To Find Lovers itu dulunya merupakan salah satu bintang Cantopop paling terkenal di Hong Kong, dan berada di puncak popularitas pada era 1990-an. Namun, sejak mengumumkan pensiun pada 2020, Shirley jarang sekali muncul di hadapan publik.
Dalam beberapa tahun terakhir, Shirley sempat menjadi sorotan karena perilakunya yang dianggap tidak stabil.
Mulai dari mengaku tiba-tiba melahirkan, menyerang staf hotel, hingga pernah ditemukan jatuh ke laut secara misterius di tengah malam.
Pada 2012, ia bahkan sempat menulis pesan perpisahan di media sosial yang diduga menunjukkan keinginan untuk mengakhiri hidupnya.
Kesehatan mental adalah hal serius. Jika kamu pernah merasa putus asa, mengalami krisis emosional, atau memiliki pikiran untuk mengakhiri hidup, atau mengenal seseorang dalam kondisi tersebut, jangan ragu untuk mencari bantuan profesional.
Kamu bisa menghubungi Call Center 24 jam Halo Kemenkes 1500-567 dan Hotline Pencegahan Bunuh Diri milik Kementerian Kesehatan dan RS Marzoeki Mahdi secara gratis melalui situs www.healing199.id, telepon ke 119 ekstensi 8, atau lewat WhatsApp yang terhubung langsung dari situs tersebut.
Call Center 24 jam Halo Kemenkes 1500-567
Kemenkes juga menyediakan 5 rujukan RS Jiwa dengan layanan telepon konseling:
1. RSJ Amino Gondohutomo Semarang: (024) 6722565
2. RSJ Marzoeki Mahdi Bogor: (0251) 8324024, 8324025, 8320467
3. RSJ Soeharto Heerdjan Jakarta: (021) 5682841
4. RSJ Prof Dr Soerojo Magelang: (0293) 363601
5. RSJ Radjiman Wediodiningrat Malang: (0341) 423444
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.