Penyanyi AS D4vd didakwa melakukan pembunuhan terhadap remaja
D4vd juga dituduh melakukan pelecehan seksual berulang terhadap anak di bawah usia 14 tahun serta perusakan jenazah secara ilegal.
Pengacara Blair Berk dan Marilyn Bednarski bersama penyanyi David Anthony Burke, yang dikenal sebagai D4vd, saat sidang dakwaan atas kasus pembunuhan Celeste Rivas Hernandez di Clara Shortridge Foltz Criminal Justice Center di Los Angeles, California, AS, 20 April 2026. (Foto: REUTERS/TED SOQUI)
LOS ANGELES: Penyanyi asal Amerika Serikat, D4vd, didakwa pada Senin (20/4) atas pembunuhan pacar remajanya yang jenazahnya ditemukan di dalam mobil Tesla yang ditinggalkan di Hollywood Hills.
Pemuda berusia 21 tahun yang bernama asli David Anthony Burke tersebut menghadapi kemungkinan hukuman mati atas kematian mengerikan Celeste Rivas Hernandez. Jenazah Celeste ditemukan pada bulan September, beberapa hari sebelum ulang tahunnya yang ke-15.
“Celeste masih anak-anak, berusia di bawah 14 tahun, ketika David Burke diduga melakukan hubungan seksual secara berulang dengannya,” kata jaksa wilayah Los Angeles Nathan Hochman.
“Ketika Celeste mengancam akan mengungkap perbuatan kriminalnya dan menghancurkan karier musiknya, Burke diduga membunuhnya, memotong-motong tubuhnya, dan memasukkannya ke dalam dua tas yang diletakkan di bagasi depan mobilnya.” Hochman mengatakan, mayat Celeste yang dimutilasi membusuk selama empat bulan hingga akhirnya ditemukan.
“Pembunuhan mengerikan dan keji yang dilakukan oleh predator seksual yang didakwa ini sungguh mengejutkan dan memuakkan. Kepada keluarga dan orang-orang terkasih Celeste: kami akan menegakkan keadilan yang kalian cari dan layak dapatkan.”
Burke mendadak menjadi terkenal di internet pada tahun 2022 ketika lagunya yang berjudul “Romantic Homicide” menjadi viral di TikTok. Saat itu ia sedang menjalani tur nasional ketika para detektif dipanggil ke tempat penampungan kendaraan di Hollywood setelah para tetangga mengeluhkan bau busuk yang berasal dari sebuah mobil yang disita.
Mobil Tesla tersebut, yang terdaftar atas nama Burke di Texas, telah diparkir di jalanan di kawasan mewah Hollywood Hills selama sekitar satu bulan sebelum akhirnya ditarik.
Namun, para penyidik menduga jenazah Celeste mungkin telah berada di bagasi depan mobil tersebut jauh lebih lama. “Kondisi jenazahnya menghambat kemampuan dokter forensik untuk menentukan penyebab kematian,” kata kepala kepolisian Los Angeles Jim McDonnell dalam konferensi pers.
“Jangka waktu yang cukup lama antara kematiannya dan penemuan jenazahnya berarti bukti-bukti penting telah rusak atau hilang.”
Burke didakwa dengan masing-masing satu tuduhan pembunuhan, pelecehan seksual berulang terhadap anak di bawah usia 14 tahun, dan perusakan jenazah secara ilegal.
Pengacara David mengajukan pembelaan tidak bersalah atas namanya selama sidang singkat di Los Angeles pada hari Senin. Burke diperintahkan untuk hadir kembali di pengadilan pada hari Kamis. Dia tetap ditahan.
Pengacara sang seniman pekan lalu membantah bahwa klien mereka telah membunuh anak tersebut.
“Mari kita perjelas, bukti yang sebenarnya dalam kasus ini akan menunjukkan bahwa David Burke tidak membunuh Celeste Rivas Hernandez, dan dia bukanlah penyebab kematiannya,” kata pengacara Blair Berk, Marilyn Bednarski, dan Regina Peter yang mewakili kliennya, David.
“Kami akan dengan gigih membela ketidakbersalahan David.”
Celeste, yang tinggal di Lake Elsinore, sebelah timur Los Angeles, dilaporkan hilang oleh ibunya pada tahun 2024, saat berusia 13 tahun.
Ibunya mengatakan kepada wartawan bahwa putrinya memiliki pacar bernama David.
Video menunjukkan Burke memiliki tato di salah satu jarinya yang mirip dengan tato bertuliskan “Shhh” yang sebelumnya diungkapkan oleh dokter forensik Kabupaten Los Angeles terdapat di jari telunjuk Celeste.
Keduanya juga terlihat bersama di situs streaming.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.