Pengakuan pilu Hayden Panettiere jadi korban perdagangan seks sebelum kematiannya
Bintang Heroes itu mengaku dikhianati teman dekat yang membawanya ke sebuah kapal pesiar dan dipertemukan dengan pria yang "sangat terkenal".
Aktris Hayden Panettiere dalam wawancara dengan Jay Shetty dalam siniar On Purpose with Jay Shetty. (Foto: Tangkapan layar YouTube On Purpose with Jay Shetty)
Wawancara lama aktris Hayden Panettiere kembali beredar setelah sang aktris meninggal dunia pada Minggu (16/8) dalam usia 36 tahun. Dalam wawancara tersebut, bintang serial Heroes itu membagikan pengalaman traumatis yang dialaminya saat masih berusia 18 tahun.
Pengakuan memilukan tersebut terekam dalam podcast Jay Shetty, On Purpose with Jay Shetty, yang tayang di YouTube pada 11 Mei 2026 lalu. Dalam wawancara itu, Panettiere menceritakan pengalamannya pernah "diminta melakukan hubungan seksual" ketika dirinya masih menjadi bintang cilik yang tengah merintis karier di Hollywood.
Panettiere mengungkapkan, ia dikhianati seorang teman dekat dan menjadi korban perdagangan seksual dari seorang pria yang "sangat terkenal" di sebuah kapal pesiar, saat usianya masih 18 tahun.
"Tidak ada tanda-tanda bahwa hal seperti itu akan terjadi, jadi aku sangat terkejut," katanya.
Aktor Heroes itu mengatakan, dirinya diantar ke bagian bawah dek menuju sebuah "ruangan yang sangat kecil", kemudian ditempatkan di tempat tidur di samping seorang "pria tanpa pakaian".
Ia menceritakan kembali kejadian tersebut, yang juga dimuat dalam memoarnya, This Is Me: A Reckoning, yang diterbitkan pada 19 Mei 2026.
Panettiere menambahkan, pria yang identitasnya tidak disebutkan itu bersikap "seolah-olah ini hanyalah hari biasa baginya", sembari menceritakan bagaimana dirinya melarikan diri dari ruangan tersebut.
"Aku langsung berpikir, 'Ini tidak mungkin terjadi,'" katanya, seraya menambahkan bahwa ia kemudian mencoba bersembunyi di tempat lain di kapal tersebut.
"Tidak mungkin aku melompat dari kapal lalu berenang pergi. Dan tidak ada seorang pun yang akan berempati dengan situasiku. Aku sadar bahwa hal seperti ini bukan sesuatu yang baru bagi mereka," kata Panettiere.
Ia juga mengenang dampak emosional yang dirasakannya setelah dikhianati oleh seorang teman dekat.
"Ketika kamu menemukan seseorang yang sangat kamu percayai, kamu akan mempertahankan mereka sekuat tenaga, dan kamu merasa sangat beruntung. Jadi, dikhianati seperti itu benar-benar menjadi perasaan yang mengerikan," katanya.
Panettiere ditemukan meninggal dunia oleh seorang teman di sebuah apartemen Airbnb di Greenville, South Carolina, pada Minggu (16/8), setelah petugas tanggap darurat menerima panggilan mengenai seorang "perempuan yang tidak diketahui identitasnya" yang mengalami "henti jantung" dan diduga "overdosis", berdasarkan rekaman audio operator 911.
Usai mendengar kabar kepergian Panettiere, podcaster Jay Shetty menumpahkan rasa dukanya di media sosial. "Hayden tersayang. Aku sangat terpukul dan patah hati sejak mendengar kabar ini. Aku masih syok dan selama sehari terakhir terus mencoba mencerna kisah yang kamu tinggalkan serta kehilangan yang kami rasakan," tulis Shetty mengawali unggahannya di Instagram.
"Baru beberapa bulan lalu, aku mendapat kesempatan untuk duduk dan berbincang denganmu di On Purpose. Setelah episode itu, kamu bilang percakapan itu sangat membantumu pulih. Kamu bilang, aku sekarang sudah seperti kakak laki-laki bagimu dan aku membantumu menjadi berani," tulis Shetty.
Saat mengenang kepergian Panettiere, Shetty menulis seakan ia berbicara langsung kepadanya. "Tapi Hayden, kamulah sebenarnya yang pemberani. Kamu begitu berani, tangguh, dan luar biasa kuat melewati begitu banyak momen sulit dalam hidupmu. Kamu seharusnya tidak pernah mengalami semua hal yang telah kamu lalui."
"Kuharap kamu tahu betapa banyak orang yang menyayangimu. Betapa banyak orang yang telah kamu bantu. Betapa sikapmu yang terbuka telah menyentuh orang lain. Terima kasih karena telah memercayakan kebenaran dan kisahmu kepadaku. Kami akan selalu mengenang dan menghormatimu. Beristirahatlah dengan tenang, Hayden 🩶," tutupnya.
Dalam berbagai wawancara sebelumnya, Panettiere secara terbuka membicarakan perjuangannya menghadapi kecanduan alkohol dan narkoba.
Pada salah satu wawancaranya bersama People, sang aktris mengenang bagaimana dirinya diperkenalkan dengan "pil bahagia" ketika baru berusia 15 tahun agar terlihat "lebih bersemangat" selama menghadiri berbagai acara karpet merah.
Karier Panettiere moncer setelah mengisi suara Dot, putri semut muda, dalam film animasi hit Pixar tahun 1998, A Bug's Life. Karyanya dalam album pendamping baca film tersebut membawanya meraih nominasi Grammy untuk kategori Best Spoken Word Album for Children.
Namanya terus melambung setelah memerankan Claire Bennet, pemandu sorak SMA yang memiliki kekuatan super, dalam serial populer NBC berjudul Heroes yang mulai tayang pada 2006. Ia juga tampil dalam drama sepak bola tahun 2000, Remember the Titans, yang dibintangi Denzel Washington.
Panettiere meraih dua nominasi Golden Globe, pada 2013 dan 2014, untuk kategori Best Supporting Actress in a Television Series, Limited Series or Motion Picture Made for Television berkat perannya sebagai Juliette Barnes dalam drama musikal Nashville.
Ia juga menjadi bagian dari waralaba film horor satir Scream.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.