Denada ungkap alasan tinggalkan Ressa saat masih bayi berusia 10 hari
"Saya cuma bisa berdoa dan berharap, semoga Ressa mau memaafkan saya dan menerima saya," ucap Denada dalam video terbuka yang diunggah di media sosial.
Penyanyi Denada Tambunan dalam salah unggahannya di media sosial. (Foto: Instagram/@denadaindonesia)
JAKARTA: Penyanyi Denada Tambunan akhirnya menyampaikan pengakuan terbuka yang mengonfirmasi bahwa Ressa Rizky Rossano adalah anak kandungnya. Denada mengunggah video permintaan maaf mendalam karena baru mengungkapkan kebenaran tersebut setelah waktu yang sangat panjang.
Dalam video pernyataannya di Instagram, Denada mengakui rasa bersalah karena tidak bisa mendampingi Ressa sejak masih bayi. Video yang penuh emosi itu memperlihatkan Denada menjelaskan bahwa keputusan di masa lalu diambil saat kondisi psikologisnya tidak berada dalam keadaan stabil.
"Saya betul-betul minta maaf kepada Ressa karena tidak hidup bersama saya dari bayi. Saat itu kondisi psikis saya sedang tidak layak," ujar Denada, dikutip Senin (2/2).
Denada juga menilai keterlambatannya mengakui status Ressa sebagai anak kandung sebagai kesalahan besar yang sangat ia sesali.
"Saya juga mau minta maaf kepada Ressa karena setelah sekian lama, baru sekarang saya memberi tahu kalau dia anak kandung saya. Itu kebodohan saya yang amat sangat," tuturnya.
Kini, Denada hanya bisa berharap Ressa bersedia membuka hati untuk memaafkannya. Ia menyadari masih harus banyak belajar menjalani peran sebagai ibu setelah melewati perjalanan hidup yang penuh tantangan.
"Saat ini saya cuma bisa berdoa dan berharap, semoga Ressa mau memaafkan saya dan menerima saya, ibu kandungnya, dengan segala kekurangan saya. Saya masih harus banyak belajar menjadi ibu," aku Denada.
Tak hanya kepada Ressa, Denada juga menyampaikan permohonan maaf kepada mendiang ibunya dan seluruh anggota keluarga atas keputusan yang ia ambil di masa lalu.
"Dan saya juga minta maaf kepada almarhumah mama, juga kepada semua adik-adik saya. Semoga Allah mengampuni semua dosa saya," ucap Denada.
SETELAH 24 TAHUN
Pengakuan ini sejatinya bukan muncul tanpa latar belakang panjang. Nama Ressa Rossano telah lebih dulu mencuat ke publik ketika ia menyampaikan klaim sebagai anak kandung Denada.
Pernyataan tersebut memicu perbincangan luas di media sosial dan media massa, meski pada awalnya belum mendapat pengakuan langsung dari Denada.
Persoalan kemudian bergulir ke ranah hukum. Ressa Rizky Rossano mengajukan gugatan pada 26 November 2025 di Pengadilan Negeri Banyuwangi untuk mendapatkan kejelasan serta pengakuan resmi atas hubungan darah tersebut.
Kuasa hukum Ressa Rizky, Ronald Armada, menjelaskan bahwa gugatan tersebut terdiri dari beberapa komponen. Pada awalnya, nilai gugatan ditetapkan sebesar Rp7 miliar. Jumlah tersebut merupakan hasil perhitungan biaya perawatan sejak Ressa masih bayi hingga sekarang, mencakup kebutuhan hidup sehari-hari, pendidikan, serta aspek kesehatan.
Sementara itu, sekitar Rp5 miliar lainnya diajukan sebagai tuntutan kerugian immaterial, yang berkaitan dengan tekanan mental akibat ketidakjelasan status serta stigma sebagai anak di luar pernikahan yang selama ini ia rasakan.
Secara keseluruhan gugatan Ressa Rizky terhadap Denada mencapai Rp13,65 miliar, menurut laporan Detik.
Di tengah proses hukum, Denada memilih tidak banyak memberikan komentar kepada publik. Sikap tersebut memunculkan berbagai spekulasi hingga akhirnya ia memutuskan menyampaikan pengakuan terbuka yang menjadi titik balik dari polemik panjang ini.
Usai pengakuan tersebut, dukungan dari sesama selebriti Tanah Air pun berdatangan. Sejumlah figur publik menuliskan pesan penguatan untuk Denada.
"Sending you love and strength. Dimudahkan dan dilancarkan semuanya ke depan," tulis Anya Dwinov.
"Ada saatnya dimaafkan, ada saatnya kita harus memaafkan…peluk Dena," tulis Ivy Batuta.
"I Love You mbak DenadaQuu sayang," tulis Uut Permatasari.
SEJAK USIA 10 HARI
Di sisi lain, kisah Ressa juga disampaikan oleh Ratih, tante Denada yang selama ini merawatnya. Ratih mengungkapkan bahwa Ressa sudah berada dalam asuhannya sejak berusia 10 hari.
Menurut Ratih, Ressa dibawa langsung oleh eyang Denada saat itu. "(Yang bawa) nenek buyutnya, ibunya mbak Emil yang gendong dia itu," jelas Ratih saat berbincang di Curhat Bang Denny Sumargo.
Ratih juga menyebut bahwa Emilia kala itu sempat berjanji akan memberikan susu untuk Ressa. Namun, sejak awal Ratih tidak menggantungkan harapan karena ia telah menyayangi Ressa seperti anaknya sendiri.
Saat itu, Ratih telah memiliki seorang anak perempuan, yang kini suaminya menjadi kuasa hukum Ressa.
Ratih mengaku sempat menutupi kebenaran dari Ressa ketika ia akhirnya mengetahui bahwa dirinya adalah anak Denada. Pihak keluarga baru menyampaikan cerita ini setelah 24 tahun berlalu.
Keputusan Ressa menggugat Denada disebut dipicu oleh akumulasi rasa kecewa dan sakit hati atas perlakuan Denada dan adiknya yang kini tinggal di Australia.
Kini, publik menantikan bagaimana kelanjutan hubungan Denada dan Ressa, serta penyelesaian persoalan yang telah tertunda selama puluhan tahun.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.