Pengabdi Setan 3: Origin tayang 2027, terinspirasi histeria massal abad ke-16
Disebut sebagai salah satu proyek terambisius Joko Anwar, film ini akan diproduksi dari dua benua dan menggunakan tujuh bahasa.
(Gambar: X/Joko Anwar)
Pengabdi Setan 3: Origin dijadwalkan tayang di bioskop pada 2027 dan akan mengungkap asal-usul kutukan serta kultus yang menjadi inti cerita dua film sebelumnya.
Menurut laporan IDN Times pada Selasa (1/9), film arahan Joko Anwar itu terinspirasi histeria massal di Strasbourg pada tahun 1518 dan akan membawa cerita hingga ke sebuah mercusuar berhantu di pesisir selatan Jawa pada abad ke-17.
Film ini disebut sebagai salah satu proyek Joko Anwar yang paling ambisius, dengan produksi yang berlangsung di dua benua dan menggunakan tujuh bahasa.
Pengabdi Setan 3: Origin akan menelusuri asal-usul kultus dan perjanjian dengan iblis yang menjadi dasar berbagai peristiwa dalam dua film sebelumnya.
“Film ini adalah segalanya yang selama ini aku bangun, tanpa aku sadari, film yang akhirnya menjawab dari mana asal kutukan itu, mengapa kutukan itu tak kunjung berhenti, dan apa sebenarnya yang diincarnya,” tutur Joko Anwar, seperti dikutip IDN Times.
Menurut laporan yang sama, Pengabdi Setan 3: Origin akan hadir sebagai prekuel yang bisa berdiri sendiri dan bukan kelanjutan langsung dari dua film sebelumnya.
Joko mengatakan, pendekatan itu memungkinkan film tersebut dinikmati oleh penonton baru, sekaligus memberikan jawaban bagi penggemar lama.
“Para penggemar lama akan mendapatkan jawaban yang telah mereka tunggu selama bertahun-tahun. Pendatang baru akan mendapatkan pengalaman yang luar biasa,” katanya.
IDN Times juga melaporkan bahwa produksi film akan menggunakan tujuh bahasa, yakni Indonesia, Alsace, Portugis, Jawa, Belanda, Turki, dan Latin.
CEO Barunson E&A Yoonhei Choi mengatakan, skala proyek kali ini jauh lebih besar dibanding karya-karya Joko sebelumnya.
“Setiap kali kami bekerja dengan Joko Anwar, skalanya semakin besar dan ambisinya semakin tajam. Pengabdi Setan 3: Origin berbeda dari karya-karyanya yang lain, sebuah cerita yang melintasi abad dan benua,” katanya.
MENGUNGKAP MISTERI
Sementara itu, Antara melaporkan bahwa Rapi Films dan Come and See Pictures, bekerja sama dengan Sky Media dan Legacy Pictures, telah mengumumkan bahwa Pengabdi Setan 3: Origin mulai memasuki tahap produksi.
Joko mengatakan, film terbaru tersebut akan membawa penonton lebih dekat ke asal berbagai misteri, petunjuk, dan pertanyaan yang tersisa dari Pengabdi Setan (2017) dan Pengabdi Setan 2: Communion (2022).
“Sejak Pengabdi Setan pertama, cerita ini memang tidak pernah dirancang untuk selesai dalam satu film. Sekarang waktunya kita mulai mencari tahu dari mana semuanya bermula,” ujar Joko dalam siaran pers rumah produksi, seperti dikutip Antara.
Cerita Pengabdi Setan 3 juga akan memperluas ruang, waktu, dan skala kisah dibanding dua film terdahulu.
Menurut Antara, film ini akan mengulik lebih jauh asal-usul sekte yang muncul dalam waralaba tersebut, termasuk masa lalu dua karakter misterius, Darminah dan Batara.
Produser Rapi Films Sunil Samtani mengatakan, pihaknya melihat besarnya antusiasme penggemar dalam membangun berbagai teori mengenai dua karakter tersebut di media sosial.
Ia menyebut Pengabdi Setan 3: Origin sebagai babak penting dalam perjalanan semesta Pengabdi Setan.
Film ini diproduseri oleh Gope T Samtani dan Tia Hasibuan. Sementara itu, posisi produser eksekutif diisi oleh Sunil G Samtani, Sunar S Samtani, Priya NK, Joko Anwar, Tia Hasibuan, Wicky Olindo, dan Lisbeth Simarmata.
Untuk sisi visual, Ical Tanjung terlibat sebagai Director of Cinematography, dengan Dennis Sutanto sebagai Production Designer, Monika Paska sebagai Costume Designer, serta Novie Ariyanti yang menangani make-up effects.
Barunson E&A, perusahaan hiburan Korea Selatan yang memproduksi film pemenang Academy Awards Parasite, juga bergabung sebagai international sales agent untuk menangani penjualan global film tersebut.
Pengabdi Setan 2: Communion sebelumnya mencatat sekitar 6,3 juta penonton dan menempati posisi ketujuh dalam daftar film Indonesia terlaris sepanjang masa, menurut IDN Times. Film pertamanya ditonton sekitar 4,2 juta orang.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.