Pembalut dengan rasa mint, bikin sensasi segar atau picu iritasi?
Produk pembalut dengan sensasi mint kini mulai ramai di pasaran dan menawarkan sensasi segar saat menstruasi. Tapi benarkah sensasi dingin ini nyaman digunakan, atau justru dapat memicu masalah kesehatan?
Tinggal di Indonesia dengan udara yang panas dan lembap membuat tubuh kita mudah gerah, apalagi saat kamu sedang menstruasi. Karena itu, tidak heran jika kini makin banyak produk pembalut menawarkan sensasi dingin berkat kandungan mint, yang kini mulai sering terlihat di rak-rak swalayan.
Perkembangan inovasi pembalut memang cukup panjang. Dari yang awalnya hanya berbentuk kain sederhana, kini tersedia versi dengan sayap, lebih tipis, bahkan dilengkapi ekstrak mint. Katanya sih, efeknya bikin pembalut terasa dingin, segar, dan minty.
Tapi, benarkah kandungan mint ini benar-benar memberi kenyamanan ekstra untuk area kewanitaan saat menstruasi? CNA mencoba langsung sensasinya dan bertanya kepada para ahli.
SENSASI SEGAR YANG ANEH
Semua perempuan tentu ingin tetap merasa segar meski sedang dalam masa menstruasi. Sensasi dingin memang bisa terasa menyenangkan saat sedang haid.
Namun, apa benar pembalut dengan rasa mint bisa menciptakan rasa segar tersebut?
Untungnya, sensasinya tidak seperti mengoleskan minyak angin ke area sensitif. Tidak menyakitkan, tapi jujur saja, terasa agak aneh.
Setiap kali aku bergerak, baik saat sedang duduk, berdiri, berjalan, atau menyilangkan kaki, aku langsung menangkap aroma menthol, zat aktif dalam mint yang menciptakan sensasi dingin.
Rasanya seperti salah tempat: "Bukankah aroma ini seharusnya muncul saat sedang menyikat gigi?"
Yang membingungkan, sensasi dinginnya juga bisa terasa seperti area basah akibat bocor.
Ini bisa memicu rasa tidak nyaman, terutama jika dibarengi kram atau pegal di bagian punggung bawah.
RISIKO IRITASI
Menurut dr. Eileen Tan, dokter Spesialis Kulit dan Kelamin (dermatolog) di Mount Elizabeth Novena Hospital Singapura, pembalut dengan efek dingin biasanya mengandung bahan aktif seperti minyak esensial menthol yang memberikan sensasi sejuk saat bersentuhan dengan kulit.
Label "hipoalergenik" di kemasannya memang sempat membuat hati agak tenang. Seolah jadi jaminan bahwa produk ini aman.
Namun, dr. Tricia Chong dari National Skin Centre Singapura mengingatkan bahwa istilah "hipoalergenik" tidak berarti produk tersebut sepenuhnya bebas risiko alergi. Artinya hanya kemungkinan reaksinya lebih kecil, bukan tidak ada sama sekali.
Selagi aku masih ragu dengan efektivitas pembalut mint ini, ternyata ada juga yang sangat menyukainya, bahkan sampai digunakan berhari-hari.
"Saya pernah menangani beberapa remaja yang menggunakan pembalut pendingin yang sama selama tiga hingga empat hari, dan mereka mengalami infeksi kandidiasis (jamur)," ungkap dr. Tan.
Ia menegaskan bahwa pembalut kotor meningkatkan risiko infeksi bakteri dan jamur. Jadi meskipun terasa dingin dan menyegarkan, pembalut tetap harus diganti secara rutin demi menjaga kebersihan area kewanitaan.
Aku pribadi tidak bisa membayangkan menggunakan pembalut selama lebih dari lima jam, meskipun klaim kemasan menyebutkan efek dinginnya bisa bertahan sepanjang hari.
Lebih lanjut, dr. Chong juga menambahkan bahwa dermatitis kontak bisa menjadi efek samping. Dermatitis kontak merupakan reaksi berupa ruam merah dan gatal akibat kulit bersentuhan dengan zat tertentu.
Bahkan bagi yang merasa tidak memiliki riwayat alergi, tetap ada kemungkinan muncul reaksi dari produk baru yang digunakan langsung di kulit.
Aku pribadi tidak mengalami iritasi selama mencoba pembalut mint. Namun, jika kamu mengalaminya, dr. Tan menyarankan penggunaan krim hidrokortison yang dijual bebas dan antihistamin untuk meredakan kemerahan dan rasa panas.
"Kalau dalam dua sampai tiga hari tidak ada perbaikan, sebaiknya periksa ke dokter kulit. Mungkin perlu pemeriksaan lanjutan seperti kultur bakteri atau jamur," tambahnya.
LAYAK DICOBA?
Apakah pembalut dengan mint benar-benar menyegarkan seperti yang dijanjikan?
Menurutku, tidak sepenuhnya. Kamu tetap akan berkeringat dan merasa panas, hanya saja ditambah sensasi menthol di area kewanitaan.
Mungkin produk ini bisa menjadi solusi sementara saat kamu tidak bisa segera ke toilet.
Namun, jika harus memilih, membersihkan diri di toilet dan rutin mengganti pembalut tetap menjadi cara terbaik untuk merasa benar-benar segar saat datang bulan.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.