Nonton TV bikin kamu ngantuk? Begini pengaruh suara pada otakmu, bisa bikin fokus kerja atau tidur
Apa yang membuat suara dapat memberikan dampak yang berbeda-beda bagi pendengarnya?
Suara tetesan hujan yang lembut di jendela bisa menjadi penenang hati bagi sebagian orang. Sementara bagi sebagian lain, mungkin playlist lo-fi di Spotify membantu menghilangkan gangguan suara yang memecah fokus. Ada juga yang menikmati sensasi ASMR dari suara seperti menyikat telinga, berbisik, dan mengetuk lembut.
Tidak mengherankan memang, setiap orang menyukai suara yang berbeda-beda untuk kegiatan yang berbeda, baik untuk membantumu tidur atau membuatmu fokus saat bekerja.
Namun, suara yang sama dapat memberikan dampak yang berbeda-beda bagi pendengarnya. Misalnya saja, ketika kamu sedang makan di kantin, kamu merasa terganggu sekali mendengar orang yang duduk di sebelahmu mengunyah dengan keras. Padahal, salah satu hobimu di rumah adalah menikmati video mukbang di YouTube, yang isinya penuh dengan suara gigitan, kunyahan dan seruputan.
Mengapa hal semacam itu bisa terjadi? Bagaimana suara bisa mempengaruhi emosi kita saat kita butuh fokus dalam bekerja atau malah butuh ketenangan saat akan tidur?
PENGARUH SUARA TERHADAP OTAK
Menurut kepala petugas kesejahteraan di Singapore Counselling Centre dr. John Shepherd Lim, beberapa area otak diaktifkan saat kita melakukan tugas yang membutuhkan fokus tinggi, seperti membaca, menulis, dan menganalisis data.
"Suara dapat memengaruhi area-area ini dengan cara meningkatkan atau mengganggu fokus, tergantung pada sifat suaranya," kata dr. Lim.
Oleh sebab itu, suara musik menenangkan cenderung membantu kamu berkonsentrasi ketika menulis laporan, dibandingkan dengan suara keras dan tidak terduga yang hanya akan mengganggu fokusmu.
Studi juga menunjukkan bahwa stres yang disebabkan oleh kebisingan dapat menurunkan ketersediaan dopamin di korteks prefrontal.
Ini mengakibatkan penurunan fungsi otak serta gangguan belajar dan memori.
NGANTUK SAAT MENONTON TV
White noise merupakan suara apa pun (bisa berupa suara statis atau suara hutan) yang "mengandung semua frekuensi di spektrum suara yang dapat didengar dalam jumlah yang sama".
Beberapa orang menyukai white noise karena dapat meminimalkan gangguan yang disebabkan oleh suara tak terduga bagi mereka.
Suara latar dari TV bisa menjadi menenangkan atau membuat ngantuk, kata asisten profesor klinis dalam bidang pengobatan tidur di Stanford University School of Medicine dr. Vikas Jain.
Suara semacam itu dapat membantu untuk tidur terutama ketika film atau acara TV yang sedang tayang adalah acara favoritmu yang dapat mengurangi kecemasan dan membuatmu mengantuk, menurutnya.
Jika kamu bekerja dari rumah, menyalakan TV bisa "berfungsi ganda," menurut dr. Lim.
"Suara siaran TV bisa mengalihkan perhatianmu dari pikiran yang tidak menyenangkan, memberikan kehadiran suara yang menenangkan, dan meningkatkan fokus untuk belajar dan bekerja," tuturnya.
CARI SUARA YANG PAS BUATMU
Namun, menurutnya, sebelum kamu mengunduh White Noise 10 Hours dari Spotify, cari tahu dulu suara apa yang menenangkanmu.
"Kita tahu bahwa setiap orang memiliki perbedaan dalam memproses sensorik dan tingkat sensitivitas yang bervariasi terhadap suara yang berbeda," ujar kata dr. Chow.
Namun, pada umumnya, suara yang "konsisten, rendah, dan tidak berubah mendadak, seperti musik instrumental yang lembut," cocok untuk tidur kata dr. Lim.
"Elemen-elemen seperti bahasa, ketukan per menit, volume, dan kualitas rekaman semuanya dapat mempengaruhi respons otak. Musik lo-fi, misalnya, sering kali mencakup suara latar seperti tetesan hujan atau ketukan lembut, yang dapat menciptakan lingkungan auditori yang nyaman dan akrab yang kondusif untuk bekerja maupun relaksasi," tuturnya.
Jika kamu sedang membaca atau menulis, sebaiknya hindari musik dengan lirik, kata dr. Chow.
"Mendengarkan musik dengan lirik mengaktifkan bagian otak yang menangani informasi auditori. Jika kita mencoba untuk berkonsentrasi melakukan pekerjaan yang melibatkan kata-kata, itu bisa menjadi beban bagi otak kita untuk melakukan keduanya dengan sempurna," pungkasnya.
Dapatkan informasi menarik lainnya dengan bergabung di WhatsApp Channel CNA.id dengan klik tautan ini.