Konflik memanas: Pengadilan larang NewJeans beraktivitas tanpa ADOR
Keputusan ini memperkuat status ADOR sebagai agensi resmi yang menaungi girlband K-pop tersebut.
NewJeans menghadiri Billboard Women in Music Awards di Inglewood, California, A.S., 6 Maret 2024. (Foto: REUTERS/Mario Anzuoni)
Pengadilan Distrik Pusat Seoul memutuskan bahwa para anggota NewJeans, yang kini menggunakan nama NJZ, harus menghentikan semua aktivitas independen mereka setelah mengajukan pemutusan kontrak dengan label rekaman ADOR pada November lalu.
Pada Januari 2025, ADOR mengajukan gugatan terhadap girlband K-pop tersebut yang telah mengatur penampilan dan jadwal sendiri, termasuk menandatangani kontrak iklan tanpa persetujuan label.
ADOR menilai tindakan ini berpotensi "mengganggu stabilitas industri musik Korea Selatan."
Pada akhir pekan lalu, pengadilan memenangkan gugatan ADOR dan memutuskan bahwa NewJeans tidak boleh melakukan aktivitas independen apa pun, termasuk produksi musik hingga kerja sama iklan.
Keputusan ini memperkuat status ADOR sebagai agensi resmi yang menaungi grup tersebut.
ADOR KLAIM SIAP DUKUNG NEWJEANS
Menanggapi keputusan pengadilan, ADOR merilis pernyataan resmi bahwa mereka akan menjalankan tanggung jawabnya dalam mendukung para artis ke depan.
Mereka juga menegaskan bahwa pihaknya akan memberikan "dukungan penuh di lokasi" agar penampilan di festival ComplexCon Hong Kong tetap berjalan dengan nama NewJeans di bawah naungan ADOR. Festival ini seharusnya menjadi debut NJZ dengan nama baru mereka.
"ADOR dengan tulus berharap dapat segera bertemu dengan para artis dan berdialog secara terbuka," ujar perwakilan agensi tersebut.
NEWJEANS SIAP BANDING
Sementara itu, para anggota NewJeans juga merilis pernyataan resmi, menegaskan bahwa mereka akan menentang putusan pengadilan.
"Kami, NJZ, menghormati keputusan pengadilan. Namun, kami merasa keputusan ini belum cukup mempertimbangkan fakta bahwa kepercayaan kami kepada ADOR telah sepenuhnya hancur," ujar mereka.
Terkait putusan ini, mereka berencana mengajukan banding dan akan melengkapi dokumen tambahan untuk memperkuat argumen mereka.
"Yang terpenting, hingga saat pemutusan kontrak, kami telah memenuhi kontrak dengan baik tanpa melakukan pelanggaran. Sebaliknya, ADOR dan HYBE—sebagai induk perusahaan — terus memperlakukan kami secara tidak adil dan diskriminatif, yang merusak kepercayaan," tegas mereka.
"Kami yakin bahwa kebenaran hanya tinggal menunggu waktu untuk terungkap."
ADOR VS NEWJEANS
Keputusan ini menjadi babak terbaru dalam konflik hukum panjang antara ADOR dan NewJeans yang telah berlangsung sejak Agustus 2024.
Perseteruan memanas setelah HYBE diduga memecat Min Hee-jin, mentor yang disebut berperan besar dalam kesuksesan NewJeans.
Pada September 2024, NewJeans — yang terdiri dari Minji, Hanni, Danielle, Haerin, dan Hyein — menuduh ADOR melakukan intimidasi, pelecehan, serta praktik manipulatif.
Dua bulan kemudian, mereka meminta kontrak eksklusifnya dibatalkan. Sejak saat itu, para anggota tak lagi memperkenalkan diri sebagai NewJeans, melainkan dengan nama masing-masing.
ADOR membantah seluruh tuduhan tersebut dan bersikeras bahwa kontrak grup ini "tidak bisa dibatalkan sepihak."
Di tengah ketegangan, pada akhir bulan lalu para anggota NewJeans sempat mengadakan kontes dua hari bagi penggemar untuk memberikan usulan nama baru bagi mereka. Mereka menyebut nama tersebut akan digunakan untuk "jangka waktu tertentu."
Konflik ini masih jauh dari kata selesai, dengan kedua belah pihak terus mempertahankan posisi masing-masing.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.