Perseteruan ibu-anak: Lolly dijemput paksa Nikita Mirzani, sampai menangis dan minta tolong
Menurut keterangan polisi, Nikita membawa Lolly ke rumah sakit setelah penjemputan itu dan akan memberikan keterangan.
Putri Nikita Mirzani, Laura Meizani Mawardi atau yang lebih dikenal sebagai Lolly. (Foto: TikTok/@1a.uraaaaa)
Perseteruan ibu-anak antara Nikita Mirzani dan Laura Meizani Mawardi, atau yang lebih dikenal sebagai Lolly, kian memanas. Terbaru, Nikita Mirzani menjemput paksa Lolly di apartemennya yang terekam secara langsung di sosial media. Dalam rekaman itu, Lolly terlihat menolak bahkan meraung-raung dan menangis minta tolong.
Penjemputan paksa itu dilakukan Nikita Mirzani pada Kamis (19/9), hanya beberapa jam setelah Lolly mengunggah video berisi makian untuk ibunya. Makian itu berisi pendapat Lolly tentang Nikita Mirzani dan teman-temannya yang menurutnya memberikan keterangan bohong tentang dirinya.
Dalam video yang diunggah di akun Instagramnya, @itsofficiallauraa, Lolly mempertanyakan maksud ibunya mendatanginya kemarin, Rabu (18/9) malam di apartemennya, walaupun tidak berhasil menemuinya. Pasalnya, hubungan ibu dan anak ini sudah renggang dan putus komunikasi selama dua tahun terakhir.
Dalam video yang diunggah di Instagram story-nya, Lolly marah-marah dan memaki-maki Nikita Mirzani dan sejumlah pihak yang menurutnya telah mengkhianatinya.
Lolly juga turut menyebutkan sejumlah akun dalam unggahannya tersebut, termasuk akun Instagram Komnas Anak, Komnas Perempuan, Komnas HAM, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Polda Metro Jaya, Divisi Humas Polri, Kapolri Listyo Sigit dan Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni.
Menyusul video Lolly yang menghebohkan media sosial itu, Nikita Mirzani ditemani sejumlah sahabatnya, termasuk dokter Oky Pratama dan pemilik apartemen yang disewa Lolly, kemudian mendatangi apartemen Lolly pada Kamis (19/9) siang untuk menjemputnya.
Penjemputan paksa Lolly disiarkan langsung di akun TikTok Mail Syahputra.
Sontak, aksi ibunya itu menimbulkan reaksi keras dari Lolly.
Dalam siaran tersebut, Lolly terlihat marah besar, berteriak, dan bahkan memaki ibunya. Pemilik unit apartemen ikut turun tangan dengan memaksa Lolly keluar karena merasa terganggu oleh kegaduhan yang telah ia sebabkan.
"Enggak mau, tolong," teriak Lolly.
Tidak lama, Lolly juga sempat berteriak histeris kepada Mail, "Ngapain lo nampar gue?"
Mail pun langsung membantah tuduhan tersebut."“Siapa yang mau nampar lo," sahut Mail Syahputra.
"Lolly jangan halu-halu, Nak," ujar dr. Oky.
Sementara itu, dr. Oky yang berusaha menenangkan Lolly menyebut bahwa klaim Lolly tentang dirinya dipukul tidak benar.
Namun, Lolly terus menolak dan meminta pertolongan.
Dalam kondisi tegang tersebut, Lolly akhirnya dibawa keluar dari apartemen oleh pamannya.
Ia terus berteriak, menyatakan bahwa dirinya akan dipukul oleh Nikita Mirzani, meski tidak ada yang menanggapi tuduhan tersebut.
Ia kemudian diangkut ke mobil dan ditemani oleh dr. Oky.
Menurut keterangan AKP Nurma Dewi, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Nikita membawa Lolly ke rumah sakit setelah penjemputan tersebut, dengan rencana selanjutnya untuk memberikan keterangan di kepolisian.
Meskipun banyak yang menyebut peristiwa ini sebagai "penjemputan paksa," AKP Nurma Dewi menjelaskan bahwa tindakan Nikita tidak dianggap sebagai penjemputan, melainkan bagian dari tanggung jawab orang tua terhadap anaknya.
"LM masih di bawah asuhan NM. Menurut saya itu kewajiban dari orang tua," kata Nurma Dewi, dikutip dari CNN Indonesia.
PERSETERUAN IBU-ANAK
Perseteruan ini tidak lepas dari konflik yang telah terjadi sejak 2023. Hubungan Lolly dan Nikita mulai retak setelah Lolly memutuskan untuk memihak mantan suami Nikita, Antonio Dedola, saat terjadi perselisihan di antara kedua orang tuanya itu.
Lolly bahkan dikabarkan kabur dari sekolah di Inggris, yang dibiayai oleh Nikita.
Perselisihan mereka semakin menjadi sorotan ketika Lolly dilaporkan hamil di luar nikah dan melakukan aborsi. Nikita akhirnya melaporkan kekasih Lolly, Vadel Badjideh, ke polisi atas dugaan keterlibatannya dalam tindak pidana aborsi.
Menurut keterangan pengacara Nikita, Fahmi Bachmid, Vadel dituduh melanggar Undang-Undang Perlindungan Anak dan Undang-Undang Kesehatan karena diduga telah menyuruh Lolly melakukan aborsi dua kali.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, menyatakan bahwa Nikita merasa dirugikan atas kejadian tersebut dan melaporkannya ke Polres Jakarta Selatan.
Di tengah gejolak hubungan ini, Nikita pernah menyinggung kondisi keuangannya, yang terkuras akibat utang-utang Lolly yang mencapai ratusan juta rupiah.
Nikita juga menyebut bahwa sebagian besar utang itu digunakan untuk membiayai kekasih Lolly dan kebutuhan sehari-harinya.
Di lain sisi, saat proses penjemputan berlangsung, Lolly juga menuding bahwa dirinya dipaksa dan tidak diperlakukan baik.
Namun, dokter Oky berulang kali meyakinkan bahwa mereka tidak akan melakukan sesuatu yang membahayakan. "Udah ya nak, Lolly yakin gak diapain-apain nak," katanya sambil berusaha menenangkan Lolly, yang terus berteriak meminta dilepaskan, menurut laporan Viva.
Konflik panjang ini memperlihatkan betapa rumitnya hubungan antara ibu dan anak ini. Nikita, yang dulunya selalu tegar di depan publik, bahkan pernah menangis di acara televisi saat menceritakan kondisi hubungannya dengan Lolly.
Namun, hingga kini, perselisihan Nikita Mirzani dan Lolly terus berlanjut dan menjadi perhatian publik.
Dapatkan informasi menarik lainnya dengan bergabung di WhatsApp Channel CNA.id dengan klik tautan ini.