Nasib rumah tangga Insanul Fahmi: Mawa disebut gugat cerai, sementara Inara cabut laporan
"Aku enggak tahu sih ke depannya gimana baiknya karena sudah carut-marut semuanya," aku Insanul.
Insanul Fahmi ketika diwawancarai oleh Richard Lee. (Foto: Tangkapan layar YouTube @drRichardLeeMARS)
JAKARTA: Rumah tangga Insanul Fahmi kini berada dalam situasi yang tidak menentu. Di tengah kabar Wardatina Mawa diduga telah mengajukan gugatan cerai, Insanul juga menghadapi perkembangan baru terkait laporan hukum yang sebelumnya dibuat oleh Inara Rusli.
Rumor perceraian mencuat setelah Wardatina Mawa mengunggah foto dirinya berada di pengadilan agama saat pulang ke Medan. Langkah itu diduga berkaitan dengan keputusannya menggugat cerai Insanul, menyusul dugaan perzinaan dan perselingkuhan sang suami dengan Inara Rusli yang tak kunjung reda.
Mawa juga disebut tidak mengetahui adanya pernikahan siri antara Insanul dan Inara. Di tengah situasi tersebut, muncul pula kabar bahwa Insanul telah menalak Inara. Namun, ia membantah hal itu.
"Untuk saat ini belum ada sih soal talak-menalak semuanya itu belum ada, ke semua pihak belum ada. Tapi memang ya saat ini kan kita masing-masing dulu. Gitu sih," kata Insanul Fahmi, Jumat (27/2), dikutip dari Detik.
Insanul mengakui kondisi hubungannya saat ini sangat rumit karena melibatkan tiga pihak. Ia belum dapat memastikan arah ke depan dan memilih untuk berbicara secara personal dengan masing-masing pihak.
"Aku enggak tahu sih ke depannya gimana baiknya karena sudah carut-marut semuanya. Yang jelas aku mau yang paling prioritas duduk dulu sama masing-masing pihak, pengin bertanya ya kan apakah bisa menjalankan visi dan goals yang sama," ujarnya.
Ia menegaskan tidak ingin memaksakan hubungan jika sudah tidak lagi berada di jalur yang sama.
"Tapi kalau misalnya memang gak bisa ya gak ada yang kupaksakan. Jadi harus kedua-duanya sih aku coba adil dengan pertanyaan yang sama," kata Insanul Fahmi.
Di sisi lain, proses hukum yang melibatkan Insanul dan Inara justru mengalami perkembangan berbeda. Pada Senin (2/3), Insanul mendatangi Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya untuk menandatangani berita acara serah terima Surat Perintah Penghentian Penyidikan atau SP3 atas laporan yang sebelumnya dilayangkan Inara. Ia hadir bersama kuasa hukumnya, Tommy Tri Yunanto, serta kuasa hukum Inara, Lechumanan.
"Hari ini kita bersama Mas Insanul dan penasihat hukum dari Inara Rusli berkunjung ke Polda Metro Jaya untuk menghadap penyidik. Rencananya sudah terbit SP3 atau surat penghentian perkara dari laporan Inara Rusli," ujar Tommy di Polda Metro Jaya, dikutip dari Kompas.
Tommy menjelaskan bahwa kehadiran Insanul diperlukan untuk merampungkan administrasi sebagai tanda bahwa surat penghentian penyidikan telah diterima secara resmi oleh pihak terlapor.
Lechumanan turut membenarkan bahwa penerbitan SP3 tersebut merupakan hasil rekomendasi gelar perkara yang telah dilakukan sebelumnya. Menurut Lechumanan, keputusan Inara untuk menghentikan proses hukum memperlihatkan bahwa perasaannya terhadap Insanul masih ada.
"Ini membuktikan bahwa memang klien saya masih sayang kepada Mas Insan. Yang jelas-jelas sudah dilaporkan saja dicabut, berarti rasa sayangnya tidak bisa diukur lagi," tuturnya.
Menanggapi penghentian perkara tersebut, Insanul berharap langkah ini dapat menjadi awal dari penyelesaian yang lebih baik bagi semua pihak. Ia juga mengungkap adanya komunikasi terbaru dengan Inara yang dinilainya menunjukkan empati terhadap Wardatina Mawa.
"Bagaimanapun saya berusaha mengutamakan perdamaian untuk semua pihak. Ada sedikit obrolan dari pihak Inara baru-baru ini, dia mencoba memberikan pernyataan dengan empati bahwa coba pikirkan juga Mawa. Bagaimanapun dia juga seorang perempuan," ujar Insanul.
Meski demikian, terkait peluang perdamaian secara menyeluruh, Insanul menyebut belum ada pembicaraan lanjutan yang konkret.
"Kita lihat nanti seperti apa, karena belum ada diskusi lebih lanjut lagi," pungkasnya.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.