Skip to main content
Iklan

Lifestyle

Momen Oscars 2024: Pesan perdamaian menggema walaupun Oppenheimer merajai panggung

Penghargaan paling bergengsi di industri perfilman ini diwarnai dengan seruan menjaga perdamaian, tetapi film tentang bom atom membawa pulang piala utama.

Momen Oscars 2024: Pesan perdamaian menggema walaupun Oppenheimer merajai panggung
Sutradara Christopher Nolan dan Produser Emma Thomas dan Charles Roven memenangkan Piala Oscar 2024 untuk Oppenheimer sebagai Film Terbaik.(REUTERS/Mike Blake)
13 Mar 2024 02:19PM (Diperbarui: 05 May 2024 10:51AM)

Penghargaan Oscar 2024 yang diselenggarakan pada Minggu (10/3) di Dolby Theatre di Los Angeles, Amerika Serikat, ini diwarnai dengan berbagai momen yang tidak terlupakan. Misalnya saja, pesan mengenai perdamaian diserukan oleh beberapa para sineas, merujuk pada perang Rusia-Ukraina dan konflik kemanusiaan di Gaza. 

Meskipun begitu, film tentang dramatisasi pembuatan bom atom yang kemudian menjadi senjata perang yang telah menewaskan jutaan manusia pada masa perang dunia, Oppenheimer, merajai panggung dengan memenangkan tujuh penghargaan, termasuk piala utama Film Terbaik, seperti yang telah sering diprediksi oleh publik. 

Meski tidak banyak kejutan terkait para pemenang penghargaan, perhelatan Oscar 2024 juga menorehkan beberapa momen yang tidak terlupakan. Berikut beberapa di antaranya. 

Ryan Gosling membawakan lagu I'm Just Ken dari film Barbie dalam acara Oscar di Academy Awards ke-96 di AS, 10 Maret 2024. (REUTERS/Mike Blake)

BARBIE REDUP, TAPI KEN TAMPIL CEMERLANG

Menyandang film terlaris tahun 2023 lalu tidak lantas membuat Barbie memborong penghargaan pada ajang Oscars 2024. Dari delapan nominasi, Barbie hanya membawa pulang satu piala untuk kemenangan Billie Eilish dan Finneas atas lagu mereka berjudul What Was I Made For? yang keluar sebagai pemenang Lagu Orisinal Terbaik, seperti dikutip dari AP. 

Meskipun demikian, penggemar Barbie tampaknya terobati dengan penampilan cemerlang Ryan Gosling yang membawakan lagu I'm Just Ken dengan sangat semarak. Gosling berperan sebagai Ken, pasangan Barbie dalam film tersebut, dan sempat menyatakan keheranannya mengapa Academy Awards tidak menominasikan Greta Gerwig dalam kategori Sutradara Terbaik dan Margot Robbie dalam kategori Aktris Terbaik pada Oscars tahun ini. 

Melalui penampilannya, Gosling membuktikan bahwa dia aktor multitalenta yang dapat berakting dalam film drama, aksi, komedi, dan bahkan bernyanyi dan menari, tanpa terlihat lelah sedikit pun. 

Berbalut setelan jas serba pink, dia bernyanyi bersama gitaris Slash, dan diiringi beberapa aktor yang tampil sebagai penari latar, termasuk Simu Liu, Ncuti Gatwa dan Kingsley Ben-Adir. Di ujung penampilannya, Gosling mengajak rekannya bernyanyi bersama, termasuk  Gerwig, Robbie, lawan mainnya dalam film La La Land, Emma Stone, seperti dilaporkan Reuters. 

Emma Stone sendiri malam itu membawa pulang piala Aktris Terbaik untuk perannya yang nyentrik dalam film Poor Things. Kemenangan ini di satu sisi menggagalkan kesempatan Lily Gladstone untuk mencetak sejarah sebagai penduduk asli Amerika pertama yang memenangkan Oscar.

Jimmy Kimmel, kembali didapuk memandu Oscar untuk keempat kalinya tahun 2024. (Foto: Instagram/theacademy)

PEMBICARAAN PEMILU

Penghargaan Oscar tahun ini tidak terlepas dari pembicaraan soal kondisi geopolitik dan pemilu AS. Pemandu acara terkenal, Jimmy Kimmel, kembali didapuk memandu Oscar untuk keempat kalinya tahun ini, dan tidak lupa menyelipkan berbagai bahan lawakan soal pemilu, termasuk menyindir mantan presiden AS yang tahun ini kembali menjadi capres, Donald Trump.

Meskipun begitu, Kimmel mendapat sambutan hangat penonton ketika ia memperkenalkan anjing yang mencuri perhatian sejak tampil dalam film Prancis, Anatomy Of A Fall. Film ini membawa pulang piala untuk kategori Skenario Asli Terbaik. 

SERUAN PERDAMAIAN

Film 20 Days In Mariupol keluar sebagai Film Dokumenter Terbaik memotret agresi militer Rusia di Ukraina. Sang pembuat film, Mstyslav Chernov, dengan bangga mengatakan bahwa ini adalah Oscar pertama dalam sejarah negaranya, Ukraina. Ia mengatakan bahwa ia merasa terhormat - namun menambahkan, "Mungkin saya akan menjadi sutradara pertama di panggung ini yang mengatakan bahwa saya berharap tidak pernah membuat film ini. Saya berharap dapat menukarnya dengan Rusia yang tidak pernah menyerang Ukraina," ujarnya, seperti diberitakan AP. 

"Kami dapat memastikan bahwa catatan sejarah tegak lurus dan kebenaran akan menang, dan bahwa orang-orang Mariupol, dan mereka yang telah mengorban nyawa, tidak akan pernah dilupakan," katanya. "Karena sinema membentuk kenangan dan kenangan membentuk sejarah."'

Sementara itu, pesan perdamaian juga diserukan oleh Jonathan Glazer, sutradara dan penulis skrip film The Zone Of Interest yang berkisah tentang kehidupan domestik yang tenang namun mengerikan karena berlatar di rumah yang bersebelahan dengan kamp kematian di Auschwitz, Polandia.  

"Film kami menunjukkan kekejaman terhadap manusia pada kondisi terburuk. Kami tidak ingin keyahudian kami dan peristiwa Holocaust dijadikan alasan untuk konflik yang telah menyebabkan begitu banyak nyawa manusia yang tidak bersalah melayang. Baik serangan kepada warga Israel atau serangan kemanusiaan di Gaza, bagaimana kita bisa melawannya?" ujar Glazer, dilansir dari AP. 

FILM BOM ATOM BAWA PULANG PIALA UTAMA

Meskipun dibalut dengan berbagai seruan perdamaian, Academy Awards nyatanya mendapuk Oppenheimer yang mengisahkan drama pembuatan bom atom, sebagai Film Terbaik. Selain itu, sang sutradara, Christopher Nolan, sang pemeran utama, Cillian Murphy, dan Robert Dawney Jr. sebagai pemeran pendukung, juga masing-masing membawa pulang piala Oscar. 

Kemenangan besar Oppenheimer dalam ajang penghargaan ini tidak mengejutkan dan sudah diprediksi oleh publik. Meskipun demikian, ini merupakan piala Oscar pertama untuk Nolan, yang menurut para penggemarnya sudah lama sutradara ini harusnya diapresiasi dalam ajang Oscar. 

Pada pidatonya, sutradara berusia 53 tahun ini mengatakan bahwa sinema telah berusia lebih dari seratus tahun. "Bayangkan jika Anda berada di sana 100 tahun setelah lukisan atau teater," kata Nolan. "Kita tidak tahu ke mana perjalanan luar biasa ini akan berlanjut dari sini. Namun, mengetahui bahwa Anda menganggap saya sebagai bagian yang berarti dari perjalanan ini sangat berarti bagi saya."

Namun tetap saja mendebarkan untuk menyaksikan penobatan seorang pembuat film yang banyak orang mengira sudah lama ditunggu-tunggu. Memenangkan Oscar penyutradaraan pertamanya, Nolan yang berusia 53 tahun ini mengatakan bahwa sinema telah berusia lebih dari seratus tahun. "Kita tidak tahu ke mana perjalanan luar biasa ini akan berlanjut dari sini. Namun, mengetahui bahwa kalian menganggap saya sebagai bagian penting dari perjalanan sinema sangat berarti bagi saya," ujarnya. 

Source: Others/ps(ih)

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan