Skip to main content
Iklan

Lifestyle

Menangis di sidang, Min Hee-jin tak mengira akan dikhianati HYBE

Dengan emosional, Min memaparkan tekanan internal, konflik antar-divisi, dan sikap para petinggi HYBE yang merusak pekerjaannya dengan NewJeans.

Menangis di sidang, Min Hee-jin tak mengira akan dikhianati HYBE

Min Hee-Jin, mantan CEO ADOR, label yang menaungi girlband K-pop NewJeans. (Foto: Instagram/@hybestory)

Mantan CEO agensi NewJeans, ADOR, Min Hee-jin, memberikan kesaksian emosional lebih dari lima jam di pengadilan pada hari Kamis (27/11), dalam sidang kelanjutan sidang sengketa hukum sengit antara dirinya dengan perusahaan induk ADOR, HYBE.

Min menuduh HYBE, merusak pekerjaannya dengan NewJeans dan mengatakan ia "tidak pernah membayangkan" perusahaan itu akan mengkhianatinya.

Saat memberikan kesaksian, Min beberapa kali menangis di depan majelis hakim.

Ia menggambarkan dirinya, "seseorang yang lebih menghargai reputasi dan kualitas kreatif dibandingkan uang", seperti dikutip dari The Korea Times.

Min juga menambahkan bahwa Chairman HYBE, Bang Si-hyuk, awalnya bersikeras agar ia mulai memimpin ADOR tanpa kepemilikan saham sama sekali sebagai pertukaran untuk menerima trainee.

Min mengatakan bahwa pada akhirnya ia sepakat dengan opsi saham dan menegaskan bahwa ia tidak pernah menandatangani perjanjian pemegang saham demi keuntungan finansial.

Sidang ketiga ini digelar oleh Divisi Perdata Pengadilan Distrik Pusat Seoul dengan agenda Min berupaya membatalkan pemutusan perjanjian pemegang saham dengan HYBE, sekaligus menuntut agar HYBE menghormati put option, yang nilainya diperkirakan sekitar 26 miliar won (sekitar Rp294 miliar).

Put option adalah hak yang diberikan kepada Min agar dia berkesempatan menjual kembali sahamnya kepada HYBE dengan harga yang sudah disepakati sejak awal. Ini merupakan bentuk perlindungan finansial jika hubungan kerja memburuk.

Menurut kesaksian Min, sikap internal yang tidak bersahabat terhadap NewJeans mulai muncul tak lama setelah grup tersebut meraih kesuksesan besar.

Ia mengatakan tim PR gagal mempromosikan pencapaian NewJeans dengan layak, sementara tim iklan justru mencoba mengalihkan tawaran komersial bernilai tinggi ke label lain.

Ia juga menyebut tim intellectual property dan konser milik HYBE kerap bersitegang dengannya dan menilai ADOR sebagai "label yang sulit diajak bekerja sama."

LE SSERAFIM ATAU NEWJEANS?

Min mengaku pernah mendengar bahwa sebelum debut Le Sserafim dan NewJeans, sejumlah petinggi di HYBE sempat berdiskusi tentang tim mana yang seharusnya sukses.

Ia juga mengklaim, seorang eksekutif senior menilai Le Sserafim "harus" sukses demi menjaga disiplin perusahaan.

Ia juga mengatakan ada eksekutif lain yang secara pribadi memperingatkannya untuk "berhati-hati" karena ada kecemburuan dan resistensi.

Min menjelaskan bahwa ia menandatangani perjanjian pemegang saham karena membutuhkan independensi dan suara untuk labelnya. Ia juga menambahkan bahwa mantan CEO HYBE, Park Ji-won, pernah menyampaikan ketidakpuasan terhadap perusahaan.

"Aku tidak pernah membayangkan Park akan mengkhianatiku," ujarnya.

BUKAN UNTUK UANG

Menjawab tuduhan bahwa ia mencoba bernegosiasi lebih tinggi untuk put option, Min menegaskan bahwa permintaan itu bukan berasal darinya. 

"Pengacaraku yang menangani negosiasi. Aku bahkan bilang itu tidak masalah. Aku melakukan semua ini demi pekerjaan, bukan uang," katanya.

Min juga membantah keras tuduhan HYBE yang menilai ia berusaha memisahkan ADOR atau berkonspirasi dengan pihak eksternal.

Ia menepis sebuah percakapan pesan pribadi yang oleh HYBE ditafsirkan sebagai upaya membawa NewJeans keluar dari perusahaan, dan menyebutnya sebagai "fiksi liar HYBE".

Menurutnya, bagian percakapan itu dipotong dari konteks obrolan santai yang hanya menjadi tempat meluapkan frustrasi.

"Sungguh tidak masuk akal obrolan itu berubah menjadi tuduhan hukum. Mengatakan sesuatu di chat tidak sama dengan melakukan kejahatan. Tidak seperti itu cara mainnya," ujarnya. 

Penyanyi Korea Selatan, IU, dan para anggota girlband K-pop NewJeans dalam episode di acara YouTube mereka. (Foto: YouTube/IU Official)

TAK PENGARUHI NEWJEANS

Min juga dengan tegas menyangkal anggapan bahwa mengakhiri kontrak NewJeans akan menguntungkannya.

"Keuntungan apa yang aku dapat dari hal itu? Kalau aku diam saja, aku bisa menggunakan put option tanpa ribet. Aku sempat bertahan karena rasa tanggung jawab, meski HYBE membuat hidupku terasa menyiksa," ujarnya.

Ia turut mengkritik keputusan HYBE yang mencopotnya dari posisi CEO ADOR tahun lalu. 

"Perusahaan mana yang memecat CEO anak perusahaan hanya sepuluh hari setelah timnya memenuhi Tokyo Dome untuk fan meeting luar biasa? Itu tidak masuk akal," katanya, sambil menambahkan bahwa audit internal dan tekanan dari tim HR HYBE makin intens sebelum pencopotannya.

Min mengatakan ia akhirnya memilih meninggalkan posisinya, meskipun mengalami kerugian finansial. "Setiap hari di perusahaan itu terasa seperti neraka, tapi aku bertahan karena NewJeans. Aku percaya pada mereka dan sudah menyiapkan lagu untuk membawa mereka go global."

Min menegaskan bahwa ia tidak terlibat dalam keinginan para member grup K-pop itu untuk memutus kontrak eksklusif dengan ADOR, dan mengaku dirinya baru diberi tahu setelah para orangtua member memutuskannya. "Aku sudah jelas bilang aku tidak punya kewenangan untuk menyarankan pemutusan kontrak," ujarnya.

Persidangan sengketa hukum ini dijadwalkan berakhir pada 18 Desember 2025.

NewJeans, yang kalah dalam gugatan untuk membatalkan kontrak eksklusif dengan ADOR, sudah menyatakan keinginan untuk kembali ke agensi itu. Min sendiri kini sudah meluncurkan label baru bernama OOAK (One of A Kind).

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ps/da

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan