Skip to main content
Iklan

Lifestyle

Rama Duwaji, istri Zohran Mamdani dan seniman kreatif di balik kampanye viral sang suami

Perempuan 28 tahun yang akan menjadi 'first lady' kota New York ini kerap dijuluki "Putri Diana masa kini", yang menuangkan pandangan politiknya lewat karya seni pro-Palestina. 

Rama Duwaji, istri Zohran Mamdani dan seniman kreatif di balik kampanye viral sang suami

Rama Duwaji mendampingi suaminya, Zohran Mamdani, yang baru saja terpilih menjadi Wali Kota New York, pada acara malam kemenangan di Brooklyn, pada 4 November 2025. (Foto: REUTERS/Jeenah Moon)

06 Nov 2025 12:57PM (Diperbarui: 06 Nov 2025 01:06PM)

Rama Duwaji, seniman sekaligus istri Zohran Mamdani, dikenal sebagai sosok pendiam dan jauh dari sorotan kamera, meskipun sang suami baru saja terpilih sebagai Wali Kota New York, Amerika Serikat, pada Selasa (4/11). Namun, Duwaji ternyata memainkan peran besar di balik keberhasilan kampanye politik suaminya.

Di usianya yang baru 28 tahun, perempuan keturunan Suriah ini baru menetap di New York City sejak 2021. Siapa sangka, empat tahun kemudian, ia akan menjadi "first lady" termuda dalam sejarah salah satu kota terbesar di Amerika Serikat itu.

Siapa sebenarnya Rama Duwaji, dan bagaimana ia membantu kampanye politik suaminya yang viral di media sosial meski nyaris tak pernah tampil di panggung politik?

Lahir di Houston dari keluarga keturunan Suriah, Duwaji tinggal di Texas hingga keluarganya pindah ke Dubai saat ia berusia sembilan tahun.

Ia sempat kuliah di Virginia Commonwealth University School of the Arts di Qatar sebelum pindah ke kampus utama di Richmond untuk menyelesaikan gelarnya. Ia kemudian meraih gelar magister di bidang ilustrasi dari School of Visual Arts di New York.

Sebagai seniman, Duwaji telah menelurkan berbagai karya ilustrasi yang muncul di sejumlah media ternama, seperti The Cut, BBC, Vogue, dan The New Yorker.

Rama Duwaji mendampingi suaminya, Zohran Mamdani yang baru saja terpilih menjadi Wali Kota New York, pada acara malam kemenangan di Brooklyn, pada 4 November 2025. (Foto: REUTERS/Jeenah Moon)

KENAL DI APLIKASI KENCAN

Duwaji mengenal Zohran Mamdani lewat aplikasi kencan Hinge pada 2021. Saat itu, Mamdani baru saja terpilih menjadi anggota Majelis Negara Bagian New York. Saat itu, Duwaji tidak begitu memahami dunia politik.  

Menurut laporan CNN, kencan pertama mereka sangat khas generasi muda New York: makan di Qahwah House, kafe kopi Yaman di Brooklyn, lalu berjalan santai di McCarren Park. Di kencan kedua, Mamdani mengajaknya tur keliling distrik legislatifnya di Astoria, Queens.

Hubungan mereka berlanjut serius hingga bertunangan pada Oktober 2024. Beberapa hari setelah mengumumkan pertunangan di Instagram, Mamdani langsung meluncurkan kampanyenya sebagai calon wali kota New York.

Pasangan ini merayakan pertunangan di Dubai pada Desember 2024, lalu menikah secara sipil pada Februari 2025 di kantor catatan sipil Lower Manhattan. Mereka berpose di atas sofa hijau di ruang tunggu, dengan latar foto Balai Kota.

Rama Duwaji, istri wali kota terpilih New York, Zohran Mamdani, dalam salah satu unggahannya di media sosial. (Foto: Instagram/@ramaduwaji)

MEMILIH MENJAUH DARI SOROTAN

Beberapa bulan sebelum pernikahan, pasangan ini sudah membicarakan bagaimana pencalonan Mamdani sebagai wali kota New York akan mengubah hidup mereka. Menurut sumber CNN yang mengenal pasangan ini, keduanya sepakat memilih untuk membatasi privasi mereka, sehingga Duwaji pun tak sering tampil di muka publik.

Benar saja, tak lama setelah Mamdani mendeklarasikan pencalonan, berbagai media mulai menyoroti kehidupan pribadi mereka. Salah satu tajuk New York Post bakan berbunyi, "Calon wali kota NYC yang sosialis, Zohran Mamdani, diam-diam menikah di Dubai".

Menanggapi pemberitaan itu, Mamdani memutuskan untuk merilis foto-foto pernikahan sipil mereka di Instagram. "Rama bukan cuma istriku, dia seniman luar biasa yang pantas dikenal lewat karyanya sendiri," tulis Mamdani.

"Kamu boleh mengkritik pandanganku, tapi jangan keluargaku," lanjut pria berusia 34 tahun itu.

Satu-satunya unggahan Duwaji tentang kampanye politik suaminya di Instagram muncul pada Juni lalu, setelah Mamdani menang mengejutkan dalam pemilihan pendahuluan Partai Demokrat. "Aku tak bisa lebih bangga lagi," tulisnya singkat.

DI BALIK KAMPANYE VIRAL

Meskipun memilih menjauh dari sorotan untuk menjaga privasi, Duwaji menjadi salah satu sumber dukungan terbesar untuk sang suami.

Ia mendesain berbagai visual untuk kampanye Mamdani, termasuk logo dan font yang khas untuk membantu kampanye suaminya di media sosial.

Menurut laporan The New York Post, desain Duwaji untuk kampanye Mamdani terinspirasi dengan berbagai nuansa warna khas yang mudah dikenali warga New York: oranye kekuningan Metrocard, biru khas tim baseball New York Mets sebagai latar belakang, serta sedikit warna merah menyala ala pemadam kebakaran.

Sementara, font yang digunakan akan mengingatkan para pemilih terhadap papan toko bodega kuning mencolok yang terkenal di sudut kota NYC.

Di berbagai kesempatan, Mamdani mengakui bahwa strategi digital kampanyenya yang kini viral tak lepas dari sentuhan Duwaji.

Rama Duwaji mendampingi suaminya, Zohran Mamdani yang baru saja terpilih menjadi Wali Kota New York, pada acara malam kemenangan di Brooklyn, pada 4 November 2025. (Foto: REUTERS/Shannon Stapleton)

SENIMAN PRO-PALESTINA

Sebagai seorang ilustrator dan pembuat keramik, akun media sosial Duwaji sebagian besar berisi karya seni, termasuk ilustrasi hitam-putih tentang perempuan Timur Tengah, kelaparan ekstrem di Gaza, serta bendera Palestina.

Unggahannya tersebut sejalan dengan kritik sang suami terhadap pemerintah Israel yang melakukan genosida dan menyebabkan krisis kemanusiaan parah di Gaza. Pandangan itu sempat memicu perdebatan di kalangan komunitas Yahudi New York, yang merupakan komunitas Yahudi terbesar di luar Israel.

"Apa yang ia unggah sejalan dengan banyak hal yang juga dibicarakan Mamdani," ujar Lisa Burns, profesor studi media di Universitas Quinnipiac yang meneliti peran para first lady.

"Aku mulai melihat adanya titik temu, di mana kerja advokasi sebagai seniman mendukung pekerjaan yang dilakukan suaminya. Dua dunia yang sangat berbeda, tapi saling melengkapi," ujarnya, dikutip dari CNN. 

PUTRI DIANA VERSI BROOKLYN

Meski menolak tampil di depan publik, beberapa teman dekat Duwaji sempat memuji dirinya dalam berbagai wawancara, seiring meningkatnya perhatian terhadap perannya jika sang suami menang.

"Dia seperti Princess Diana masa kini," ujar sahabatnya, Hasnain Bhatti, kepada The New York Times bulan lalu.

Teman-teman lainnya menggambarkan Duwaji sebagai sosok yang antusias namun sedikit kewalahan dengan perhatian publik yang semakin besar.

Sementara itu, Mamdani sendiri sering mendapat pertanyaan soal pernikahan muda mereka dan rencana masa depan.

Dalam konferensi pers terbaru, saat membahas program "baby baskets" untuk bayi baru lahir di New York, ia ditanya apakah mereka berencana punya anak dalam waktu dekat.

"Aku merasa seperti lagi ditanya ibuku sendiri," jawab Mamdani sambil tertawa, lalu menambahkan bahwa untuk saat ini, fokus utamanya masih pada pemilihan wali kota.

Hingga saat ini, Duwaji kerap menolak wawancara dan belum pernah menjelaskan alasan ia memilih menjauh dari sorotan publik.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ps/da

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan