Skip to main content
Iklan

Lifestyle

Mengapa bag charm begitu populer? Usai Labubu, karakter apa yang bakal trending?

Fenomena bag charm, utamanya dengan karakter Labubu, berkembang dari sekadar gantungan lucu menjadi barang koleksi hingga simbol status. Ada apa di balik tren ini?

 Mengapa bag charm begitu populer? Usai Labubu, karakter apa yang bakal trending?

Boneka PopMart Labubu The Monsters tergantung di tas tangan seorang influencer di toko pop-up AliExpress di London, Inggris. (Foto: REUTERS/Isabel Infantes)

Popularitas Labubu bermula dari unggahan Lisa BLACKPINK yang memperlihatkan dirinya memeluk boneka monster kecil yang imut itu. Dari momen sederhana tersebut, Labubu berkembang pesat, mulai dari mystery box hingga menjadi bag charm favorit banyak orang.

Semenjak video viral memperlihatkan Lisa BLACKPINK menyukai Labubu, popularitas karakter ini melesat. Tak hanya di Korea, selebritas Hollywood seperti Rihanna juga tertangkap kamera pernah membawa bag charm Labubu.

Bahkan, petenis Naomi Osaka tampil dengan Labubu bertabur hiasan yang menjadi spotlight di US Open tahun ini. Beauty influencer seperti vlogger James Charles ikut menyebarkan tren ini lewat Reels Instagram dan TikTok.

Tren yang tadinya hanya ramai di Korea akhirnya menyebar ke berbagai negara dan menarik perhatian penggemar internasional. Labubu kini bukan sekadar aksesori, tetapi sudah menjadi bagian dari budaya pop global, dikoleksi sebagai simbol status, dan bahkan sedang dalam proses diadaptasi menjadi film.

Sementara itu di Korea, tren bag charm terus berevolusi, tidak lagi hanya dipenuhi karakter Labubu. Muncul berbagai boneka dan karakter lucu yang ikut meramaikan tas para anak muda. Jadi, karakter apa yang kira-kira punya potensi menjadi the next Labubu?

Satu set barang koleksi Labubu V2. (Foto: Ariel Faye)

MENGAPA BAG CHARM POPULER?

Sebelum membahas deretan karakter lucu yang berpotensi menjadi Labubu berikutnya, menarik untuk melihat dulu alasan kenapa warga Korea begitu terobsesi dengan bag charm kecil ini.

The Korea Times mencatat bahwa salah satu penyebabnya adalah norma sosial kolektif yang kuat di Korea. Dalam kultur fashion yang serba monokrom dan cenderung seragam, banyak orang mencari cara sederhana untuk mengekspresikan identitas tanpa terlihat mencolok.

Bag charm dan gantungan kunci yang disampirkan di tas pun jadi pilihan populer karena sifatnya yang personal, trendy, dan tetap subtle. Aksesori kecil ini memungkinkan pemiliknya tampil beda tanpa terlihat berusaha terlalu keras.

Popularitas bentuk ekspresi diri ini bahkan melahirkan istilah baru di Korea, yaitu "baek-kumigi" yang berarti dekorasi tas.

Keberhasilan tren bag charm juga tidak lepas dari strategi pemasaran yang cerdik. Mystery box, item edisi terbatas, dan mesin gacha memainkan peran besar dalam menjaga hype.

Berbagai mainan boneka vinil berbulu dari seri POP MART Labubu The Monsters Big into Energy Series dipamerkan di toko pop-up AliExpress di London, Inggris. (Foto: REUTERS/Isabel Infantes)

Warga Korea rela menghabiskan ratusan hingga ribuan dolar demi mendapatkan item yang mereka incar, termasuk seri edisi terbatas. 

Ada juga yang sampai mengoleksi seluruh versi dari satu jenis bag charm atau mainan. Para ahli menyebut perilaku ini mirip dengan berjudi karena sensasi ketidakpastian dapat memicu adrenalin.

Dalam siklus tren Korea yang bergerak super cepat, sebuah hype bisa muncul dan tenggelam dalam sekejap. Salah satu cara terbaik memprediksi tren berikutnya adalah memperhatikan apa yang dikenakan para idol dan artis Korea, terutama saat mereka menunjukkan airport fashion dan unggahan kasual mereka di media sosial.

Ketika seorang bintang memakai atau membawa sesuatu yang sedikit berbeda, produk itu bisa langsung sold out.

Contohnya saja, Huh Yunjin dari Le Sserafim yang sempat viral tahun lalu karena ia menghias tas dengan pita, manik-metalik, dan boneka plush, yang kemudian memicu tren tas beraksen maksimalis. Banyak penggemar terinspirasi untuk menghias tas mereka dengan cara serupa.

Sakuya dari grup NCT Wish juga sempat ramai dibicarakan karena koleksi bag charm-nya yang super banyak. Idol itu menyampirkan lebih dari 10 bag charm di backpack yang selalu dibawa selama kegiatan promosi. Koleksinya mencakup Labubu, merchandise boneka plush grupnya sendiri, hingga gantungan acak.

Sakuya NCT Wish memamerkan koleksi bag charm miliknya. (Foto: Dok. SM Entertainment)

USAI LABUBU, TOKOH APA LAGI?

Meskipun para penggemar masih mengantre panjang di Pop Mart untuk mendapatkan Labubu impian, tren bag charm baru mulai bermunculan. Berikut beberapa di antaranya: 

Anjing dari seri Wallace & Gromit mendadak populer sebagai bag charm. (Foto: Dok. Aardman Animations)

1. ANJING WALLACE & GROMIT

Anjing lucu yang tak pernah bicara dari seri claymation asal Inggris, Wallace & Gromit, mendadak populer lagi di Korea dalam bentuk bag charm versi terjangkau.

Gromit dijual dalam kondisi "tanpa busana", memberi kebebasan bagi pembeli untuk mengkreasikan outfit dan aksesori sesuka hati.

Seperti tren Labubu, biasanya apa yang sedang tren di Korea akan merambah ke seluruh dunia. 

Jennie BLACKPINK berpose dengan gantungan kunci tut keyboard dengan huruf Hangeul (Foto: Instagram/@jennierubyjane)

2. KEYCAP KEYCHAIN

Gantungan kunci berbentuk tut keyboard komputer/laptop ini diminati sebagai bag charm karena dapat ditekan-tekan.

Para penggemar mengaku menekan keycap dapat meredakan kecemasan, sehingga berfungsi sebagai alat pelepas stres. Apalagi tut keyboard ini bisa dikustomisasi, sehingga penggemar bebas menggunakan kreasi mereka sendiri.

Jisoo BLACKPINK memamerkan bag charm berbentuk boneka Jellycat. (Foto: Instagram/@sooyaaa__)

3. JELLYCAT

Meski plushie Jellycat sudah lama populer di Inggris dan Amerika Serikat, pop-up Jellycat di Korea baru dibuka awal bulan ini di Seongsu, salah satu kawasan paling hits di Korea.

Reservasinya langsung penuh, dan banyak pengunjung mengantre sepanjang hari hanya untuk membeli Jellycat versi mereka sendiri.

Dengan banyak influencer dan selebritas Korea memposting pengalaman imersif tersebut, bisa jadi boneka plush menggemaskan ini jadi tren bag charm selanjutnya. 

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ps/da

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan