Mengapa Gwyneth Paltrow jadi jubir Astronomer usai skandal kiss cam Coldplay?
Jangan lupa, Gwyneth Paltrow jagonya soft pivot. Ingat istilah 'conscious uncoupling' saat perpisahannya dengan Chris Martin? Strategi itu kini kembali jadi sorotan dalam manuver berani Astronomer.
Gwyneth Paltrow dalam salah satu unggahannya di media sosial. (Foto: Instagram/@gwynethpaltrow)
Astronomer menggandeng aktris Gwyneth Paltrow sebagai juru bicara sementara, usai skandal kiss cam di konser Coldplay yang membuat dua eksekutifnya mundur. Keputusan ini diduga sebagai upaya untuk mengubah narasi di tengah sorotan publik.
Astronomer, perusahaan teknologi yang berbasis di New York, Amerika Serikat, mendadak jadi pusat perhatian publik ketika dua eksekutifnya terekam kamera dalam pelukan mesra di konser Coldplay – momen yang kemudian ditayangkan di layar raksasa stadion.
Dugaan perselingkuhan antara CEO Astronomer Andy Byron dan kepala HR perusahaan itu Kristin Cabot terungkap ke publik ketika vokalis Coldplay, Chris Martin, meminta kamera "kiss cam" memindai penonton di tengah konser mereka di di Gillette Stadium, Boston, AS, pada Rabu (16/7) malam.
Di sela-sela konser, "kiss cam" kebetulan menyorot mereka dan menampilkan kemesraan Andy Byron dan Kristin Cabot. Keduanya kedapatan tengah berpelukan dari belakang, sementara tangan mereka saling bertautan.
Awalnya, Chris Martin mengira kamera sedang menangkap momen romantis yang manis. "Lihatlah pasangan ini," ujarnya dengan nada lembut.
Namun, ketika menyadari "kiss cam" kebetulan menyorot mereka dan menampilkan kemesraan mereka di layar besar, keduanya langsung buru-buru menghindari sorotan kamera. Cabot langsung menutup wajah dengan kedua tangannya dan berbalik, sementara Byron cepat-cepat menunduk agar tak terlihat.
Reaksi panik pasangan itu pun langsung membuat Martin salah tingkah.
"Eh, ada apa, ya?" kata Martin canggung di atas panggung. "Entah mereka lagi selingkuh, atau memang pemalu banget."
Insiden ini telah memicu pengunduran diri yang mengejutkan dari keduanya, hanya dalam hitungan hari. Cabot mengundurkan diri dari jabatannya pada Jumat (25/7).
Sementara, Byron sendiri telah lebih dulu resign sebagai CEO Astronomer pada Sabtu (19/7).
Usai skandal tersebut, Gwyneth Paltrow, yang pernah menikah dengan vokalis Coldplay Chris Martin selama 13 tahun, mengumumkan bahwa dirinya direkrut sebagai juru bicara yang "sangat sementara" untuk Astronomer, pada Jumat (25/7) melalui X (sebelumnya Twitter).
"Astronomer mendapat banyak pertanyaan selama beberapa hari terakhir, dan mereka ingin saya menjawab pertanyaan yang paling umum," ujar Paltrow, lihai menghindari isu soal Kiss Cam yang menghebohkan itu.
"Kami senang sekali karena banyak orang yang kini mulai tertarik dengan otomasi alur kerja data," lanjut bintang Shakespeare in Love dan Iron Man sambil tersenyum.
"Sekarang, kami akan kembali fokus melakukan yang terbaik – memberikan hasil yang mengubah permainan bagi pelanggan kami," tuturnya.
Langkah Astronomer ini, menurut EVP global creative innovation sekaligus chief creator officer Asia Pasifik di Golin, Shouvik Prasanna Mukherjee, merupakan "strategi komunikasi publik yang brilian."
Alih-alih menunggu situasi mereda dan meluncurkan kampanye pemulihan reputasi secara perlahan, Astronomer bereaksi dengan cepat.
"Jika menunggu lebih lama, audiens yang lebih luas mungkin sudah tidak lagi tertarik pada perusahaan B2B ini. Timing yang mereka pilih membuat langkah ini relevan di mata dunia," ujarnya, dikutip dari media yang berfokus pada pemasaran dan komunikasi publik, Marketing-Interactive.
Astronomer memilih strategi cerdas dan sedikit nakal: menghadirkan Gwyneth Paltrow sebagai "juru bicara sementara." Koneksi Paltrow dengan Chris Martin semakin memperkuat dampak langkah ini.
Mukherjee juga menyoroti penggunaan humor, "format komunikasi yang paling sulit dan umumnya sebaiknya dihindari saat krisis," sebagai kunci untuk menyoroti kontras antara gosip viral soal pimpinan perusahaan dan pekerjaan nyata yang dilakukan lebih dari 300 karyawan mereka.
Ia menambahkan: "Kamu harus paham aturan sebelum bisa melanggarnya. Ini bukan sekadar pengalihan standar—ini strategi komunikasi krisis berisiko tinggi yang dieksekusi dengan sempurna."
Sementara itu, Joey Gan, regional vice president PRecious Communications, mengakui bahwa dirinya hampir tidak tahu soal Astronomer sebelum skandal ini. Namun, langkah perubahan citra yang dipimpin Paltrow mengubah pandangannya.
"Berkat sedikit plot twist ini, saya jadi paham, dari sudut pandang orang luar, mereka berhasil membingkai ulang narasi mereka dengan begitu rapi," ujarnya.
Namun bagi Gan, kejeniusan sesungguhnya ada pada penggunaan bahasa.
"Jangan lupa, Gwyneth Paltrow bukan sekadar selebritas. Dia jagonya soft pivot," katanya.
"Ingat istilah 'conscious uncoupling' saat perpisahannya dengan Chris Martin? Itu bukan sekadar putus hubungan — itu adalah strategi kelas master dalam membingkai ulang situasi."
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.