'Sudah tak bisa dihitung': Mantan pacar ungkap kekerasan dan seks menyimpang P. Diddy
Cassie mengungkap bahwa Diddy menjebaknya dalam pusaran pesta seks liar dan penuh narkoba yang disebut freak offs, dan terjadi begitu sering hingga ia merasa itu sudah seperti pekerjaan tetapnya.
Sketsa ruang sidang menunjukkan Sean "Diddy" Combs menghadiri sidang kesaksian dari mantan pacarnya, Casandra "Cassie" Ventura, dalam kasus perdagangan seks di New York City, New York, A.S., 13 Mei 2025. (Foto: REUTERS/Jane)
NEW YORK: Dengan suara bergetar dan air mata yang terus mengalir, penyanyi R&B Casandra Ventura, atau yang akrab disebut Cassie, membongkar hubungan kelam selama satu dekade bersama Sean "Diddy" Combs.
Di persidangan kasus perdagangan seks yang melibatkan sang mogul musik pada Selasa (13/5), Cassie mengungkap serangkaian kekerasan fisik, kontrol penuh atas hidupnya, hingga paksaan melakukan hubungan seksual menyimpang yang disebutnya sebagai "freak offs".
Menurut Cassie, ritual penuh obat-obatan dan pelecehan itu terjadi begitu sering hingga "sudah tak bisa dihitung lagi".
Menurut laporan Sky News, Cassie memberikan kesaksian dengan menghela napas berat, sesekali terlihat menyeka air mata dengan tisu, dan beberapa kali berhenti untuk menenangkan diri. Kesaksian Cassie dalam kasus yang menjerat mantan kekasihnya itu berjalan hingga 5 jam.
Cassie mengungkapkan Diddy memiliki obsesi terhadap voyeurisme, sehingga hubungannya dengan musisi itu dipenuhi dengan kekerasan seksual.
Ia menyebut Diddy kerap mengatur pertemuan Cassie dengan pekerja seks pria, memaksanya menggunakan minyak bayi dalam jumlah besar untuk menciptakan tampilan "mengilap" yang diinginkan Diddy.
Diddy rela membayar ribuan dolar kepada pekerja seks agar mereka berhubungan seks dengan Cassie dalam pesta yang disebut freak offs, yang penh dengan narkoa dan dapat berlangsung selama 36 hingga 48 jam, bahkan ada yang sampai empat hari.
Pesta seks ini berlokasi di hotel yang jauh dari sorotan publik, tidak seperti pesta White Party milik Diddy yang dipenuhi selebritas papan atas di Hamptons.
Pelantun lagu Me & U itu mengatakan di depan hakim bahwa permintaan Diddy untuk melakukan aksi seks yang menjijikkan, bahkan terkadang disaksikan dari ruangan lain melalui FaceTime. Semua itu membuatnya merasa "sangat terobjektifikasi."
Namun, katanya, ia tetap menjalaninya karena cintanya pada Diddy.
Cassie sendiri bertemu pertama kali dengan Diddy pada 2005, saat ia berusia 19 tahun dan Diddy 37 tahun, menurut laporan CNN.
Diddy lalu menandatangani kontrak musik untuk Cassie selama 10 tahun di bawah label Bad Boy Records miliknya. Beberapa tahun kemudian, mereka mulai menjalin hubungan, menurut pengakuan Cassie.
Single-nya tahun 2006, Me & U, menduduki peringkat pertama Billboard Hot R&B/Hip-Hop dan menjadi lagu andalan album debutnya. Cassie sempat mengerjakan album lanjutan, namun Diddy "yang memutuskan langkah selanjutnya" dan tidak merilis karya baru darinya.
Cassie mengatakan bahwa saat bertemu Diddy, ia masih "tidak berpengalaman secara seksual", dan bahwa Diddy memperkenalkannya memintanya ikut dalam freak offs pertama saat usianya belum genap 22 tahun.
Cassie mengaku ia bingung, gugup, tapi juga sangat mencintai dan ingin membuat Diddy bahagia.
Baca:
Selain itu, Cassie mengaku bahwa Diddy mengontrol setiap aspek hidupnya, mulai dari karier hingga tempat tinggal, dan ia merasa tak memiliki pilihan untuk menolak kekerasan tersebut.
Saat Cassie mengancam ingin berpisah, Diddy akan menghukumnya. Salah satunya adalah terlihat dalam kamera pengawas di sebuah hotel di Los Angeles pada 2016 lalu.
Dalam video yang diputar di pengadilan untuk kelima kalinya itu, Diddy terlihat memukul, menendang, dan mencoba menyeret Cassie kembali ke kamar mereka. Setelah video itu bocor tahun lalu, Diddy sempat menyampaikan permintaan maaf.
Saat ditanya berapa kali Diddy menjatuhkannya ke lantai, Cassie menjawab, "Sudah tak bisa dihitung."
Saat bersaksi di pengadilan, Cassie yang kini berusia 38 tahun, tengah hamil anak ketiganya dari suaminya, Alex Fine, dan sesekali terlihat menyentuh perutnya. Fine juga hadir di ruang sidang untuk menunjukkan dukungannya terhadap sang istri.
Sean "Diddy" Combs, atau P. Diddy, menjadi tersangka kasus perdagangan, kekerasan, dan pelecehan seksual.
Peraih tiga Grammy Awards berusia 55 itu diduga menggunakan ketenaran dan kekayaannya untuk melakukan eksploitasi seksual sejumlah korbannya dalam pesta seks yang penuh kekerasan.
Diddy sendiri hingga saat ini tetap mengaku tidak bersalah. Selama Cassie memberikan kesaksiannya, Diddy terlihat tenang sembari sesekali berinteraksi dengan tim pengacaranya.
Saat jeda sidang, Diddy bahkan membentuk simbol hati menggunakan tangannya dan mengucapkan "terima kasih" kepada salah satu anak perempuannya yang kembar. Ia juga meniupkan ciuman kepada ibunya.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.