Skip to main content
Iklan

Lifestyle

Mager dan makan junk food bisa picu depresi, ini buktinya!

Sejumlah kebiasaan sehari-hari yang terlihat sepele ternyata perlahan bisa mengganggu kesehatan mental. 

Mager dan makan junk food bisa picu depresi, ini buktinya!

Ilustrasi hamburger, fast food, makanan ultra proses, soft drink. (Foto: iStock)

Kebiasaan harian yang kelihatannya tidak berbahaya, seperti berjam-jam main ponsel atau mengemil keripik, ternyata bisa diam-diam memengaruhi kesehatan mental kamu.

Para pakar menilai, pikiran punya rasa sensitif yang sama dengan tubuh terkait gaya hidup yang kamu lakukan. Namun, kabar baiknya, perubahan kecil menuju hidup lebih sehat dapat berdampak besar.

Berikut beberapa kebiasaan kecil sehari-hari yang tanpa kita sadari dapat memberi dampak negatif terhadap kesehatan mental.

MALAS BERGERAK

Tubuh manusia diciptakan untuk bergerak. Tapi, banyak orang menghabiskan waktu berjam-jam duduk atau berbaring, apalagi seiring bertambahnya usia.

Menurut laporan The Korea Times, studi menunjukkan bahwa semakin lama kamu diam tanpa aktivitas, semakin besar risiko munculnya kecemasan, depresi, dan nyeri kronis.

Kuncinya, menurut para pakar kesehatan, adalah menemukan tingkat aktivitas yang sesuai dengan diri kamu.

Bagi sebagian orang, olahraga intens bisa jadi sumber energi dan kesenangan, sementara bagi yang lain mungkin lebih suka mulai dari hal kecil seperti jalan santai.

Bahkan, jika kamu hanya meluangkan satu hari seminggu untuk bergerak, itu bisa membantu kamu membangun kebiasaan yang konsisten seiring waktu.

STRES BERKEPANJANGAN

Tidak ada yang bisa hidup sepenuhnya tanpa stres, dan dalam skala kecil, stres justru bermanfaat bagi pengembangan diri.

Stres ringan membantu otak tetap siaga dan fokus. Tapi ketika stres berlangsung terus-menerus, itu bisa merusak tubuh dan pikiran.

Akibatnya, kamu bisa jadi lebih mudah marah, cemas, atau bahkan depresi.

Untuk mencegah hal ini, para ahli kesehatan mental menyarankan untuk menutup hari dengan menulis hal-hal yang membuat kamu stres dan bagaimana kamu meresponsnya.

Peregangan ringan atau latihan relaksasi otot juga bisa membantu menenangkan tubuh sebelum tidur.

Ilustrasi remaja menggunakan ponsel untuk mengakses sosial media. (Foto: iStock/Thai Liang Lim)

TAK BISA LEPAS DARI HANDPHONE

Di dunia digital saat ini, ponsel seakan sudah menjadi bagian dari diri: terkait dengan identas, tempat kita berbelanja, bahkan menjadi sumber berita.

Namun, semua kemudahan ini datang dengan harga yang tidak murah. Pemakaian ponsel yang berlebihan bisa bikin kamu burnout, ganggu hubungan sosial, dan mengacaukan pola tidur.

Penelitian juga menunjukkan bahwa orang yang lebih sering menghabiskan waktu di media sosial cenderung merasa kurang puas dengan hidupnya.

Para pakar menyarankan untuk sesekali istirahat dari layar — kamu bisa baca buku cetak, olahraga ringan di rumah, berkebun, atau main dengan hewan peliharaan.

Ilustrasi anak muda mengkonsumsi junk food seperti burger dan ketang goreng. (Foto: iStock/mihailomilovanovic)

MAKAN JUNK FOOD

Apa yang kamu makan punya pengaruh besar terhadap perasaan kamu. Studi menemukan bahwa konsumsi makanan olahan dalam jumlah besar, seperti junk food, cookies, keripik, dan roti putih, bisa meningkatkan risiko depresi.

Kalau kamu sering merasa murung, mungkin sudah saatnya melihat lagi pola makan kamu.

Studi berjudul "Ultra-processed foods may increase risk of depression" yang dipublikasikan oleh Harvard T.H. Chan pada 2023  mnyebutkan bahwa para penderita depresi atau gangguan kesehatan mental lainnya sebaiknya "membatasi konsumsi makanan ultra-olahan sebanyak mungkin.

Saat kamu mulai memperbaiki asupan makanan, kemungkinan besar suasana hati kamu juga ikut membaik. Ahli gizi menyarankan untuk fokus pada sayuran, buah, kacang-kacangan, biji-bijian utuh, ikan, dan lemak sehat seperti minyak zaitun, sambil mengurangi makanan olahan.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ps/da

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan